Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Durabilitas HP Lipat Tidak Setangguh HP Konvensional?

4 min read
Kenapa Durabilitas HP Lipat Tidak Setangguh HP Konvensional?
ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Georgiy Lyamin)
  • HP lipat lebih rentan karena layar OLED plastik atau ultra thin glass lebih lunak dan tidak dapat memakai perlindungan sekuat Gorilla Glass pada ponsel konvensional.
  • Celah pada layar dan engsel memungkinkan debu, kotoran, atau air masuk, yang berpotensi mengganggu engsel, merusak layar, memicu karat, serta menyebabkan overheat.
  • Engsel dan sertifikasi ketahanan menjadi keterbatasan utama; pengguna disarankan menghindari tekanan, air, magnet, panas berlebih, serta memakai case untuk perlindungan tambahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Perkembangan HP lipat semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Awalnya HP lipat kurang diminati karena dianggap aneh, tapi lama-kelamaan demand terhadap HP lipat terus meroket karena perkembangan di aspek spesifikasi, kamera, layar, hingga kapasitas baterai. Namun, HP lipat tetap memiliki satu kekurangan, yaitu durabilitasnya.

Jika dibandingkan, durabilitas HP lipat tidak setangguh HP konvensional. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti layar OLED yang terbuat dari plastik, adanya celah, hingga kehadiran engsel itu sendiri. Bagaimana cara mengatasi kekurangan tersebut dan apa efeknya bagi HP? Berikut pembahasan lengkapnya.

  1. 1. Layar OLED HP lipat terbuat dari material yang lunak

    ilustrasi HP lipat
    ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

    Salah satu bagian yang paling rawan rusak di HP lipat adalah layarnya. Dilansir dari HONOR, hal tersebut dapat terjadi karena layar HP lipat terbuat dari panel OLED plastik, berbeda dari HP konvensional yang layarnya terbuat dari kaca. Layar HP lipat cenderung lebih tipis, halus, lembek, mudah sobek, dan akhirnya lebih mudah rusak. Plastik sendiri digunakan agar layar OLED mudah dilipat.

    Selain plastik, HP lipat modern juga mulai menggunakan material ultra-thin glass (UTG) atau kaca super tipis. Material tersebut jauh lebih kuat dari plastik tapi masih lebih lemah dari kaca konvensional di HP biasa. Karena materialnya tersebut, HP lipat tak bisa dipasangi perlindungan tambahan seperti kaca Corning Gorilla Glass, sehingga ketahanannya tidak akan sekuat HP konvensional.

  2. 2. HP lipat memiliki banyah celah

    ilustrasi HP lipat
    ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Amanz)

    Dilansir dari Gadget Hacks, HP lipat pasti memiliki banyak celah yang bertebaran di berbagai sudut. Celah tersebut bisa hadir di sela-sela layar, engsel, bagian luar, bagian dalam, hingga di berbagai lubang yang ada di HP. Celahnya memang berukuran kecil dan sulit dilihat dengan mata telanjang, tapi celah sekecil apa pun bisa berisiko membuat debu, kotoran, hingga air masuk ke dalam perangkat. Jika hal tersebut terjadi, perangkat bisa mengalami banyak masalah, entah itu engsel yang tidak bisa ditekuk, layar rusak, terjadi karat di engsel, hingga memicu overheat (panas berlebih) karena sirkulasi udara tertutup oleh material yang masuk ke HP.

  3. 3. Sertifikasi durabilitas HP lipat biasanya lebih rendah

    ilustrasi HP lipat
    ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Gavin Phillips)

    Laman Android Authority menjelaskan bahwa salah satu masalah utama HP lipat adalah sertifikasi durabilitas. Awalnya, HP lipat pertama di dunia sama sekali tidak memiliki sertifikasi IP rating. Artinya, HP tersebut tidak memiliki ketahanan apa pun terhadap kotoran, debu, atau air. Setidaknya butuh lebih dari lima tahun untuk HP lipat bisa memiliki IP rating yang tinggi seperti IP68.

    Namun, sertifikasi IP rating tinggi seperti IP68 tak dimiliki oleh semua HP lipat. Masih banyak perangkat yang hanya mengantongi sertifikasi IP58 atau IP59 seperti HP lipat OPPO. HP lipat Samsung sendiri hanya mengantongi sertifikasi IP48, sehingga ketahanannya terhadap debu terbilang rendah. Di sisi lain, HP konvensional sudah mengantongi sertifikasi tingkat tinggi seperti IP68, IP65, IP69, hingga IP69K yang tahan debu hingga air bertekanan tinggi.

  4. 4. HP lipat punya engsel yang rawan akan kerusakan

    ilustrasi HP lipat
    ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

    HP lipat memiliki engsel yang memungkinkan layarnya dilipat. Sayangnya, engsel inilah yang membuat ketahanan HP lipat jauh lebih rendah daripada HP konvensional. Engsel sendiri bisa rusak karena beberapa hal, seperti terlalu sering dilipat, dilipat dengan terlalu keras, dilipat ke sisi berlawanan, rusak karena kemasukan debu atau air, atau terdapat masalah pada mekanismenya. Berbagai merek HP seperti Samsung sebenarnya sudah memberikan klaim bahwa engselnya tetap aman meski dilipat hingga ratusan ribu kali. Namun, klaim tersebut didapat berdasarkan pengetesan di laboratorium, sementara penggunaan di dunia nyata sangat berbeda.

  5. 5. Cara merawat HP lipat dengan baik dan benar

    ilustrasi HP lipat
    ilustrasi HP lipat (unsplash.com/Onur Binay)

    Karena ketahanannya yang terbilang lebih rendah, kamu harus menjaga HP lipat dengan baik dan tidak memperlakukannya seperti HP konvensional. Dilansir dari laman resmi Samsung, ada beberapa cara untuk merawat HP lipat, seperti menghindari melepas screen protector, memastikan tak ada objek di layar sebelum menutupnya, jangan melipat HP terlalu keras, jangan menekan layar dengan benda keras, dan menjauhkan HP dari magnet.

    Melipat HP ke arah yang berlawanan juga dilarang. Selain itu, pastikan HP tetap bersih dan jangan sekali-kali mendekatkan HP ke air. Sebisa mungkin pastikan juga HP tidak mengalami overheat karena hal tersebut bisa merusak layar, baterai, dan chipset. Untuk pengamanan yang lebih kuat, kamu juga bisa memasang case agar HP tetap aman meski terbentur atau terjatuh.

    Fakta bahwa durabilitas HP lipat tidak setangguh HP konvensional tentu menjadi PR bagi produsen model tersebut. Berbagai produsen memang sudah mengembangkan teknologi durabilitas kelas atas seperti engsel yang diperkuat, kemampuan memberikan IP rating, penggunaan material kelas atas seperti titanium, dan pembuatan layar yang lebih tahan tekanan. Meski begitu, HP lipat tetap memiliki keterbatasan karena desain lipatnya. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More