4 Headset VR Terjangkau Sebagai Alternatif Steam Frame

Steam Frame menawarkan VR nirkabel, game VR/non-VR, dan mode standalone, tetapi harganya mulai US$1.059, sehingga alternatif lebih murah relevan untuk gaming, film, atau monitor virtual.
Meta Quest 3S dan Quest 3 menyediakan VR standalone serta koneksi PC; Quest 3S unggul harga US$349, sedangkan Quest 3 menawarkan visual dan field-of-view lebih baik mulai US$599.
PICO 4 Ultra menonjol untuk produktivitas lintas MacOS, Windows, dan Linux, sementara PlayStation VR2 seharga US$399 fokus gaming berkualitas tinggi meski memakai kabel dan membutuhkan adaptor PC.
Steam Frame menawarkan kombinasi menarik antara VR nirkabel, kemampuan memainkan game VR maupun non-VR dan mode standalone tanpa perlu selalu terhubung ke PC. Namun, untuk bisa menikmati itu semua, pengguna harus merogoh kocek cukup dalam di mana Steam Frame dengan penyimpanan 256 GB dibanderol di harga US$1.059 (Rp18,9 juta), sementara model dengan penyimpanan 1 TB dijual di harga US$1.299 (Rp23,2 juta). Bagi pengguna yang hanya ingin menikmati game VR, menonton film atau menggunakan monitor virtual, harga tersebut tentu jauh dari kata bersahabat. Untungnya, di luar terdapat beberapa headset VR yang lebih murah dengan fitur yang tak kalah lengkap dan berikut beberapa di antaranya.
1. Meta Quest 3S

Meta Quest 3S (dok. Meta) Meta Quest 3S merupakan pilihan paling menarik bagi pengguna yang mengutamakan harga terjangkau. Model dengan penyimpanan 128 GB dibanderol di harga US$349 (Rp6,2 juta) atau sekitar seperempat harga Steam Frame. Meskipun murah, Quest 3S tetap menawarkan pengalaman VR nirkabel dan standalone. Artinya, pengguna bisa memainkan game langsung dari ekosistem Meta Quest atau menghubungkannya ke PC berbasis Windows melalui Meta Link untuk menjalankan beberapa game VR tertentu. Selain itu, headset VR ini juga mendukung fungsi produktivitas, termasuk mengubah PC menjadi ruang kerja dengan beberapa monitor virtual. Kekurangannya terletak pada resolusi layar yang lebih rendah dan field-of-view yang lebih sempit. Namun, untuk pemula atau pengguna yang ingin mencoba headset VR tanpa mengeluarkan banyak biaya, Quest 3S sudah lebih dari cukup.
2. Meta Quest 3

Meta Quest 3 (dok. Meta) Meta Quest 3 ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas lebih baik dan nyaman dibandingkan Quest 3S. Harganya memang lebih tinggi yaitu mulai dari US$599 (Rp10,7 juta), namun headset VR ini menawarkan peningkatan penting pada kualitas visual. Quest 3 menggunakan Snapdragon XR2 Gen 2 yang sama dengan Quest 3S, namun memiliki resolusi 2064 × 2208 piksel per mata serta field-of-view yang lebih luas. Peningkatan tersebut membuat teks dan berbagai elemen UI lebih mudah dibaca, terutama ketika digunakan untuk produktivitas atau monitor virtual. Disamping itu, Quest 3 juga bisa memainkan game secara langsung dari Meta Quest dan bisa dihubungkan ke PC untuk menjalankan versi VR dari sejumlah game PC. Dengan dukungan Windows Mixed Reality Link, headset VR ini sempurna bagi pengguna yang ingin menggabungkan kebutuhan hiburan dan pekerjaan.
3. PICO 4 Ultra

PICO 4 Ultra (dok. PICO) PICO 4 Ultra menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang tidak terlalu tertarik dengan produk Meta namun tidak masalah untuk sedikit menambah biaya. Headset VR ini dijual mulai dari US$699 (Rp12,4 juta) dan sangat unggul untuk kebutuhan produktivitas karena mendukung Immersed alias sistem ruang kerja virtual yang kompatibel dengan PC berbasis MacOS, Windows dan Linux. Untuk bermain game, pengguna bisa memanfaatkan PICO Connect untuk menampilkan desktop PC dan melakukan streaming game SteamVR. Yang menarik, pengguna bisa menampilkan hingga tiga desktop untuk menciptakan ruang kerja yang lebih imersif seakan menggunakan monitor ultrawide yang lebar. Spesifikasinya juga memiliki kemiripan dengan Steam Frame sehingga secara performa, headset VR ini tidak perlu diragukan lagi.
4. PlayStation VR2

PlayStation VR2 (dok. Sony) PlayStation VR2 merupakan headset VR yang sangat direkomendasikan untuk bermain game. Setelah penurunan harga pada 2025, headset VR ini tersedia di harga US$399 (Rp7,1 juta), sehingga menjadi salah satu alternatif paling murah untuk menikmati pengalaman VR berkualitas tinggi. PSVR2 sendiri tidak hanya bisa digunakan bersama PS5, tapi juga mendukung penggunaan di PC. Dengan bantuan aplikasi seperti Desktop+, pengguna bisa membuat ruang kerja virtual. Perbedaan terbesar dibandingkan Steam Frame adalah koneksinya yang menggunakan kabel, sehingga kurang ideal bagi pengguna yang mengutamakan kebebasan bergerak. Selain itu, pemakaian di PC juga memerlukan adaptor tambahan dan proses konfigurasi ekstra. Kendati demikian, PSVR2 tetap sangat menarik bagi gamer yang lebih mementingkan pengalaman bermain game daripada produktivitas.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa headset VR terjangkau sebagai alternatif Steam Frame. Tertarik membeli salah satu headset VR di atas?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















