Benarkah HP POCO Rawan Matot? Cek Fakta dan Penjelasannya!

- HP POCO rawan matot pada seri lama seperti X3 Pro, M3, F4, dan F3.
- Penyebab matot bisa dari kerusakan hardware atau software, baterai, port charging, layar, hingga overheat.
- Masalah lain di HP POCO meliputi bug setelah update software, NFC tidak berfungsi, baterai cepat habis, hingga pengecesan yang berhenti.
Menjadi bagian dari Xiaomi, POCO terkenal karena berani menghadirkan HP berkualitas dengan harga murah. Hal tersebut dapat tercapai dengan beberapa strategi, seperti promosi minim dan penjualan yang hanya dilakukan secara online. Namun, di balik semua kelebihan tersebut, ia masih tak terlepas dari beberapa kekurangan. Apalagi, banyak rumor menghantui dan mulai mencoreng nama baik POCO.
Salah satu rumor tersebut adalah soal HP POCO yang rawan mati total (matot). Rumor tersebut berkembang karena banyak kasus HP POCO matot di beberapa tahun terakhir yang dikeluhkan pengguna di beragam forum. Mulai dari HP entry level hingga mid-range pernah mengalaminya. Namun, benarkah HP POCO rawan matot seperti rumor yang beredar? Mari ungkap kebenarannya di bawah ini agar kamu tak termakan hoaks!
1. Benarkah HP POCO rawan matot?

Secara umum, kasus matot pada HP POCO cukup sering terjadi, khususnya di keluaran lama, seperti POCO X3 Pro, M3, F4, dan F3. Banyak pengguna menyampaikan hal tersebut di berbagai forum seperti XDA Developers dan Xiaomi Community. Mereka menyampaikan kalau POCO F3, X3 Pro, atau F4 tiba-tiba matot atau berhenti beroperasi setelah mengalami overheat atau mati tiba-tiba tanpa penyebab jelas.
Namun, dari banyaknya kasus tak sedikit juga pengguna yang berhasil menggunakan HP POCO milik mereka selama bertahun-tahun tanpa masalah berarti. Ada yang pernah menggunakan HP selama 2 tahun, bahkan 5 tahun. Jadi, kasus matot hanya rawan terjadi pada seri tertentu yang atau model lama. Di seri lain HP POCO tergolong aman dan jarang bermasalah.
2. Faktor yang bikin HP POCO matot

Matot memang bisa terjadi secara tiba-tiba. Tapi, selalu ada penyebab yang melatarbelakanginya. Tiap HP memiliki masalah yang berbeda, tetapi masalahnya tak jauh dari kerusakan hardware atau software. Di sisi hardware, kerusakan IC atau UFS menjadi dua hal yang bisa menyebabkan matot. Kegagalan update software, kehadiran virus, dan masuknya malware juga bisa menyebabkan matot. Masalah pada baterai, port charging, dan layar juga bisa memicu matot. Overheat atau panas berlebih juga sangat berisiko menyebabkan matot karena panas akan menjalar dan merusak berbagai komponen.
3. Masalah lain di HP POCO

Matot bukanlah satu-satunya masalah yang membayangi HP POCO. Berdasarkan pengalaman pengguna yang disampaikan di forum POCO Community dan spiceworks, beberapa model seperti POCO X7 Pro, X6, dan X4 Pro memiliki banyak masalah, yaitu bug setelah update software, NFC tiba-tiba tidak berfungsi, Launcher bermasalah, baterai tiba-tiba habis dengan cepat, hingga pengecesan yang berhenti di tengah jalan. Semua masalah tersebut lebih kompleks dari matot dan membutuhkan penanganan yang berbeda. Jadi kamu harus berkonsultasi ke service center untuk mengatasi semuanya.
4. Cara menghindari matot

Untuk menghindari matot, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti hindari overheat, beli HP keluaran baru yang minim masalah, selalu bersihkan sampah di penyimpanan, jangan buka sembarang link di internet, dan matikan iklan. Semua pencegahan tersebut bisa menghilangkan virus, membuat kondisi HP makin optimal, meminimalisir masalah software, dan membuat sistem semakin ringan. Namun, perlu digarisbawahi kalau semuanya hanyalah pencegahan dan tidak 100 persen menjamin HP akan aman. Jika ada cacat pabrik atau kerusakan secara tiba-tiba, maka HP juga tetap memiliki risiko matot.
5. Cara mengatasi HP matot

Jika HP terlanjur matot, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Penanganan pertama dilakukan dengan mengecek layar atau port USB dengan cara melakukan pengecasan. Pengecekan tersebut dilakukan dalam upaya mengidentifikasi masalah apa yang terjadi. Selain itu, kamu juga bisa melakukan flashing secara mandiri dengan cara mengganti ROM di HP POCO.
Namun, jika tak bisa melakukan flashing dan HP tak merespons saat dicek, kamu harus membawanya ke ahli. Jika garansi masih berjalan (biasanya sekitar setahun) segera bawa HP ke service center Xiaomi. Service center akan memperbaiki, bahkan memberikan unit baru sebagai konpensasi. Selain service center kamu juga bisa membawa HP ke tempat servis yang terpercaya untuk diperbaiki.
Jika ditanya benarkah HP POCO rawan matot, jawabannya bisa sangat bervariasi. Jadi kamu tak boleh menggeneralisir atau menganggap semua HP POCO akan matot dan tak layak digunakan. Sebaliknya kamu harus bisa mengidentifikasi masalah dan faktor yang bikin HP POCO matot. Jika ditarik, matot dan masalah smartphone juga bergantung pada pola penggunaan, bukan hanya dari kualitas HP itu sendiri.


















