Tak Disangka, iPhone 5S dan iPhone 6 Masih Kebagian Update iOS di 2026

- Pembaruan iOS 12.5.8 diberikan untuk iPhone 5S dan iPhone 6
- Perangkat lama masih bisa dipakai meski sudah usang
- Apple menyatakan akan memberikan pembaruan keamanan minimal selama lima tahun
Tak banyak yang menyangka bahwa iPhone 5S dan iPhone 6 masih menerima pembaruan iOS pada 2026. Padahal, kedua perangkat ini pertama kali meluncur pada 2013 dan 2024. Jadi, secara usia sudah jauh melampaui siklus hidup sebagian besar smartphone saat ini.
Sebagian besar produsen smartphone menghentikan pembaruan perangkat lunak hanya dalam kurun 2 hingga 3 tahun. Berbeda halnya dengan Apple yang masih memberikan pembaruan resmi untuk iPhone 5S dan iPhone 6 setelah lebih dari satu dekade sejak pertama kali diperkenalkan. Fenomena ini tentu memunculkan rasa heran. Kira-kira, apa alasan di balik langkah tersebut? Berikut ulasan lengkapnya!
1. Pembaruan tersebut diberikan dalam bentuk sistem operasi iOS 12.5.8.

Pembaruan terbaru untuk iPhone 5S dan iPhone 6 hadir melalui iOS 12.5.8 yang dirilis berbarengan dengan pengumuman AirTag generasi kedua. Padahal, sebelumnya kedua perangkat ini hanya menerima pembaruan keamanan terakhir pada awal 2023. Meski tidak membawa fitur baru yang bersifat fungsional atau visual, update ini tetap memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan penggunaan perangkat lawas tersebut. Apple kembali menunjukkan komitmennya untuk tidak sepenuhnya meninggalkan iPhone generasi lama.
Inti dari pembaruan iOS 12.5.8 terletak pada perpanjangan sertifikat sistem yang bersifat krusial. Sertifikat ini diperlukan agar layanan utama seperti iMessage, FaceTime, serta proses aktivasi perangkat tetap dapat berfungsi normal. Tanpa perpanjangan tersebut, layanan-layanan ini berpotensi berhenti beroperasi dalam waktu dekat. Mengutip BGR, pembaruan ini memastikan iPhone 5S dan iPhone 6 masih dapat digunakan setidaknya hingga Januari 2027, bahkan berpeluang lebih lama.
2. iPhone 5S dan iPhone 6 masih bisa dipakai, meski sudah usang

Secara spesifikasi, iPhone 5S dan iPhone 6 jelas tidak lagi relevan untuk kebutuhan modern. Banyak aplikasi terbaru sudah tidak mendukung iOS 12, sementara performa perangkat juga terbatas untuk multitasking berat. Teknologi seperti 5G, kamera canggih, hingga fitur kecerdasan buatan terbaru Apple juga tidak tersedia. Namun, perangkat ini belum sepenuhnya kehilangan fungsinya.
Apple tampaknya ingin memastikan bahwa perangkat lama tidak langsung menjadi tidak berguna. Selama iPhone masih bisa diaktifkan, masuk ke Apple ID, dan menjalankan layanan komunikasi dasar, perangkat tersebut tetap memiliki nilai guna. Pendekatan ini membuat iPhone lama masih dapat dimanfaatkan sebagai smartphone cadangan atau perangkat komunikasi sederhana.
3. Apple menyatakan akan memberikan pembaruan keamanan minimal selama lima tahun

Secara resmi, Apple menyatakan akan memberikan pembaruan keamanan minimal selama lima tahun sejak tanggal pertama perangkat dijual. Pernyataan ini disampaikan kepada otoritas Inggris pada 2024 sebagai bentuk kepatuhan regulasi. Namun, dalam praktiknya, Apple sering kali melampaui batas minimum tersebut. Banyak iPhone lama masih menerima patch keamanan meskipun sudah berstatus usang.
Contohnya, iPhone 6S yang dirilis pada 2015 masih memperoleh pembaruan keamanan pada Maret 2024. Ini berarti perangkat tersebut mendapat dukungan hampir sembilan tahun setelah peluncuran. iPhone 5S sendiri sebelumnya juga menerima patch keamanan pada November 2020 meski sudah lama dihentikan produksinya. Update iOS 12.5.8 semakin menegaskan konsistensi Apple dalam menjaga perangkat lama.
4. Pembaruan iOS 12.5.8 memperlihatkan kekuatan ekosistem Apple

Dukungan jangka panjang terhadap iPhone generasi lama menegaskan kuatnya ekosistem yang dibangun Apple. Tidak sedikit pengguna yang masih menjadikan iPhone berusia 5 hingga 6 tahun sebagai perangkat utama, sembari tetap menikmati pembaruan sistem secara berkala. Kondisi ini membuat pengalaman penggunaan tetap terasa konsisten, meskipun perangkat berasal dari generasi yang berbeda. Apple secara sadar merancang ekosistemnya agar perangkat lama tidak langsung tertinggal begitu siklus produk berganti.
Sebagai gambaran, iPhone 11 Pro Max yang dirilis hampir enam tahun lalu masih menerima pembaruan iOS utama hingga saat ini. Walau tidak kebagian fitur terbaru seperti Apple Intelligence atau dukungan jaringan generasi terkini, perangkat tersebut tetap layak digunakan untuk kebutuhan harian. Pendekatan ini secara tidak langsung membangun kepercayaan dan loyalitas pengguna. Konsistensi dukungan software pun menjadi salah satu nilai jual terkuat dari ekosistem iPhone.
Sementara itu, pembaruan iOS 12.5.8 untuk iPhone 5S dan iPhone 6 memang tidak menghadirkan inovasi besar. Namun, arti pembaruan ini jauh melampaui sekadar peningkatan teknis. Di usia yang telah menembus satu dekade lebih, kedua perangkat tersebut masih memperoleh dukungan resmi dari Apple. Fakta ini menegaskan bahwa Apple belum sepenuhnya melepas produk lamanya.
Langkah tersebut sekaligus menetapkan standar dukungan software yang sulit ditandingi oleh produsen lain. Bagi konsumen, kebijakan ini memberikan rasa aman dalam menggunakan perangkat Apple untuk jangka panjang. iPhone 5S dan iPhone 6 pun menjadi contoh bahwa usia perangkat tidak semata ditentukan oleh tahun rilisnya. Komitmen dukungan jangka panjanglah yang pada akhirnya memperpanjang relevansi sebuah produk.


















