Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 HP Samsung yang Sudah Gak Worth It Buat 2026

5 HP Samsung yang Sudah Gak Worth It Buat 2026
ilustrasi HP Samsung (unsplash.com/N.Tho.Duc)
Intinya Sih
  • Beberapa seri Samsung seperti Galaxy Note, J, dan S22 ke bawah dinilai sudah tidak layak dipakai pada 2026 karena masalah performa, keamanan, serta dukungan software yang dihentikan.
  • Galaxy A54 ke bawah dianggap terlalu tua dengan spesifikasi rendah dan desain kuno, sementara Galaxy Z generasi awal rawan kerusakan layar serta baterai cepat habis.
  • Artikel menyarankan pengguna untuk memilih HP Samsung generasi terbaru demi kualitas, keamanan, dan dukungan jangka panjang meski harganya lebih tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Samsung selalu merilis HP baru tiap tahunnya. Ada Samsung Galaxy A, Galaxy Z, Galaxy M, hingga Galaxy S yang merupakan model flagship dengan harga puluhan juta rupiah. Selain itu, ada juga beberapa HP Samsung yang sudah kuno, performanya menurun, dan gak worth it buat dibeli.

Beberapa di antaranya adalah Samsung Galaxy Note, Galaxy S20, dan Galaxy A50. Harganya memang jauh lebih murah dari model terbaru, tapi kamu akan menyesal karena semua HP tersebut tak akan memberikan pengalaman penggunaan yang optimal. Yuk, simak artikel ini agar kamu gak salah beli HP Samsung pada 2026 ini!

1. Samsung Galaxy Note (update sudah berhenti)

Samsung Galaxy Note
Samsung Galaxy Note (unsplash.com/Mark Chan)

Samsung Galaxy Note memang menjadi smartphone termahsyur di masanya. Layar luas, S-Pen yang serbaguna, performa ngacir, dan kamera terbaik merupakan beberapa keunggulan seri ini. Spesifikasinya juga masih bersaing untuk saat ini, mulai dari layar Dynamic AMOLED, refresh rate 120Hz, kamera telephoto, perekaman video 8K, hingga frame metal masih sangat relevan.

Namun, laman Sammy Fans menjelaskan kalau Samsung sudah menghentikan dukungan update software dari seri ini sejak awal September 2025. Hal tersebut membuat Samsung Galaxy Note series rawan akan virus, malware, dan kejahatan siber. Beberapa fitur dan aplikasi baru juga tak bisa berjalan optimal karena Samsung Galaxy Note tak akan mendapat versi Android terbaru.

2. Samsung Galaxy J (spesifikasinya sangat rendah)

ilustrasi HP Samsung
ilustrasi HP Samsung (unsplash.com/Mark Chan)

Dilansir NotebookCheck, Samsung Galaxy J series merupakan seri smartphone entry level atau kelas bawah. Di zamannya, spesifikasi seri ini sudah terbilang rendah, apalagi pada 2026. Spesifikasinya sendiri mencakup layar IPS atau Super AMOLED, baterai yang hanya 2000-3000 mAh, penyimpanan internal 16-32GB, jenis penyimpanan eMMC 5.1, dan hanya punya satu kamera belakang.

Seri ini juga masih membawa teknologi masa lampau seperti tombol home dan back door yang bisa dilepas. Karena itu, Samsung Galaxy J tidak memiliki sertifikasi durabilitas apa pun. Speaker seri ini juga berlokasi di bagian belakang sehingga suaranya akan teredam saat HP ditaruh dalam posisi "tertidur." Jika masih menggunakan Samsung Galaxy J pada 2026, sebaiknya kamu segera membeli HP baru.

3. Samsung Galaxy S22 ke bawah (punya banyak masalah)

Samsung Galaxy S21 Ultra
Samsung Galaxy S21 Ultra (unsplash.com/Anh Nhat)

Samsung Galaxy S22, S21, dan S20 memang merupakan smartphone flagship dengan spesifikasi rata kanan. Namun, mereka memiliki banyak masalah krusial yang sangat mengganggu penggunaan. Dilansir Android Authority, beberapa masalah utama dari Samsung Galaxy S20, S21, dan S22 adalah layar terkena green line, overheat, notifikasi yang terlambat, refresh rate sering berubah dengan sendirinya, dan HP bisa tiba-tiba restart sendiri. Penyebab masalahnya beragam, mulai dari bug software hingga kerusakan hardware.

4. Samsung Galaxy A54 ke bawah (terlalu tua)

Samsung Galaxy A34 5G memiliki rating IP67
Samsung Galaxy A34 5G memiliki rating IP67 (commons.wikimedia.org/PantheraLeo1359531)

Samsung Galaxy A54 ke bawah seperti Galaxy A33, Galaxy A53, Galaxy A12, dan Galaxy A50 sudah tidak worth it buat 2026 karena usianya terlalu tua. Dilansir GSMArena, spesifikasinya juga tergolong rendah, seperti layar HD+, chipset Exynos 850, penyimpanan eMMC 5.1, pengecasan yang hanya 15 watt, dan perekaman video yang terbatas pada resolusi 1080p. Desainnya juga terlihat kuno dan Samsung sudah menghentikan dukungan update software. Karena usia tuanya, seri di bawah Galaxy A54 juga rawan akan kerusakan dan kamu tak akan bisa membeli unit barunya.

5. Samsung Galaxy Z generasi awal (terlalu tua)

Samsung Galaxy Z Flip
Samsung Galaxy Z Flip (unsplash.com/Amanz)

Generasi awal Samsung Galaxy Z mencakup Galaxy Z Fold, Z Fold 2, Z Fold 3, Z Flip, Z Flip 3, dan Z Flip 4. Jika hanya melihat spesifikasi, mungkin semua HP tersebut masih cukup relevan dengan chipset Snapdragon 8+ Gen 1, kamera utama 12MP dengan OIS, bahkan sudah mendukung perekaman video 4K 60 FPS. Namun, usianya yang tua akan menimbulkan berbagai masalah, khususnya layar rusak, baterai cepat habis, atau penurunan kualitas kamera. Biaya perbaikan Galaxy Z series juga sangat tinggi sehingga tidak direkomendasikan untuk membeli generasi awal.

Beli HP Samsung generasi terbaru menjadi pilihan terbaik buat 2026. Harganya memang jauh lebih tinggi dari generasi lama, tapi kualitas dan dukungannya masih terjamin. Spesifikasi generasi terbaru juga masih jadi yang terbaik sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang. Jika kamu masih belum punya budget, sebaiknya tahan dulu dan jangan buru-buru beli HP Samsung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More