penampilan visual iPhone Duo (apple.com)
Terlepas dari berbagai tantangan tersebut, Apple masih memperkirakan pendapatannya tumbuh sekitar 7–10 persen pada kuartal yang berakhir Desember 2026. Periode ini bertepatan dengan musim liburan yang biasanya menjadi salah satu momentum penjualan terbesar perusahaan. Namun, proyeksi tersebut sudah memperhitungkan keterbatasan pasokan produk.
Mengutip laporan Reuters (5/11/2026), pada kuartal fiskal keempat, Apple membukukan pendapatan sebesar 114,48 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.076,67 triliun. Angka tersebut melampaui estimasi analis sebesar 113,39 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.056,29 triliun. Penjualan iPhone mencapai 57,58 miliar dolar AS (Rp1.044,50 triliun), sementara Mac menyumbang 10,79 miliar dolar AS (Rp195,73 triliun). Adapun penjualan iPhone Duo belum masuk dalam laporan tersebut karena perangkat baru mulai dipasarkan pada 23 Oktober 2026.
Tingginya minat terhadap iPhone Duo menjadi sinyal positif bagi langkah Apple memasuki pasar HP lipat. Namun, perusahaan masih harus menyelesaikan dua pekerjaan besar, yakni meningkatkan kapasitas produksi dan memastikan kualitas layar perangkat. Selama kedua persoalan tersebut belum teratasi, konsumen tampaknya masih perlu bersabar untuk mendapatkan iPhone Duo.