Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Hands-on iPhone Duo, iPhone Lipat Pertama Apple yang Menarik

8 min read
Hands-on iPhone Duo, iPhone Lipat Pertama Apple yang Menarik
iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)
  • iPhone Duo membawa desain lipat seperti buku, dengan layar luar 5,4 inci dan layar utama 7,6 inci untuk pengalaman smartphone ringkas sekaligus area tampilan luas.

  • Perangkat ini dibekali A20 Pro, sistem pendinginan khusus, dua baterai, kamera Dual Fusion 48MP, serta fitur fotografi yang memanfaatkan keberadaan dua layar.

  • iOS 27 menghadirkan Split View dan dukungan antarmuka khusus, tetapi kenyamanan engsel, bekas lipatan, performa termal, dan daya tahan baterai masih membutuhkan pengujian langsung.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Apple akhirnya membawa desain layar lipat ke lini iPhone melalui iPhone Duo, perangkat yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan model iPhone biasanya. Smartphone ini menggabungkan layar luar berukuran 5,4 inci dengan layar utama 7,6 inci yang bisa dibuka seperti buku, sehingga pengguna dapat beralih dari smartphone ringkas menjadi perangkat dengan area tampilan yang jauh lebih luas.

Menariknya, Apple tidak hanya mengandalkan desain lipat sebagai daya tarik utama iPhone Duo. Apple juga menyiapkan iOS 27 dengan antarmuka khusus, kemampuan multitasking Split View, sistem kamera yang memanfaatkan kedua layar, serta chipset A20 Pro yang dirancang untuk menangani kebutuhan komputasi berat dan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan.

iPhone Duo juga membawa sejumlah pendekatan yang belum pernah ditemukan pada model iPhone sebelumnya, mulai dari kamera FaceTime tersembunyi di balik layar, dukungan Apple Pencil, hingga sistem dua baterai yang bekerja sebagai satu kesatuan.

  1. 1. Desain lipat yang memberikan kesan premium

    IMG_0085.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    Hal pertama yang membedakan iPhone Duo dari model iPhone lainnya tentu berada pada desain lipatnya yang menggunakan mekanisme seperti buku. Ketika ditutup, perangkat ini memiliki proporsi menyerupai paspor sehingga lebih ringkas untuk digenggam, sementara ketika dibuka, pengguna mendapatkan layar berukuran besar yang mengingatkan pada pengalaman menggunakan iPad dalam bentuk lebih portabel.

    Apple menggunakan material titanium Grade 5 untuk rangka iPhone Duo dengan permukaan yang dipoles hingga menghasilkan tampilan mengilap, sedangkan bagian penutup engsel menggunakan titanium yang diproduksi melalui teknologi cetak 3D. Material tersebut membuat iPhone Duo terasa sangat premium saat digenggam. Engsel tersebut terdiri dari lebih dari 100 komponen kecil yang dirancang untuk memberikan resistansi terkontrol ketika perangkat dibuka dan ditutup, sekaligus mempertahankan posisi layar pada berbagai sudut tanpa harus selalu dibentangkan sepenuhnya.

    Aspek ketahanan juga mendapat perhatian melalui Ceramic Shield 2 pada layar luar, Ceramic Shield pada bagian belakang, serta sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air dalam kondisi pengujian tertentu. Apple turut menyediakan dua pilihan warna, Night Sky dan Star White, sementara sensor Touch ID ditempatkan pada tombol samping agar proses membuka kunci tetap dapat dilakukan ketika perangkat berada dalam posisi terbuka maupun tertutup.

  2. 2. Dua layar dengan pendekatan yang berbeda

    IMG_0080.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    Salah satu daya tarik terbesar iPhone Duo adalah layar bagian dalam berukuran 7,6 inci yang menggunakan panel Super Retina XDR, menjadikannya layar terbesar yang pernah digunakan pada iPhone. Luas tampilannya diklaim 50 persen lebih besar dibanding iPhone 18 Pro Max dan 80 persen lebih besar dibanding iPhone 18 Pro, sehingga pengguna memiliki ruang tambahan untuk membaca, menonton video, bermain game, maupun membuka dua aplikasi sekaligus.

    Ketika perangkat dilipat, aktivitas dapat dilanjutkan melalui layar luar Super Retina XDR berukuran 5,4 inci yang memiliki area tampilan setara sekitar 90 persen layar iPhone 18 Pro. Kedua layar menggunakan rasio aspek 1,4:1 untuk menjaga kesinambungan tampilan ketika perangkat dibuka atau ditutup, sementara dukungan ProMotion 120Hz, tingkat kecerahan puncak luar ruangan hingga 3.000 nits, dan Always-On Display melengkapi kemampuan visualnya.

    Apple juga memberikan lapisan nano-texture khusus pada layar bagian dalam untuk membantu mengurangi pantulan cahaya sekaligus menyamarkan tampilan bekas lipatan di bagian tengah. Pendekatan ini cukup menarik karena bekas lipatan merupakan salah satu aspek yang sering menjadi perhatian pada smartphone foldable, meskipun efektivitas lapisan tersebut dalam penggunaan sehari-hari tetap perlu dibuktikan melalui pengujian langsung dalam berbagai kondisi pencahayaan.

  3. 3. Performa A20 Pro dengan sistem pendinginan khusus

    Di balik desain lipatnya, iPhone Duo menggunakan chipset A20 Pro yang dibuat menggunakan teknologi fabrikasi 2 nanometer dan membawa sejumlah peningkatan pada CPU, GPU, serta Neural Engine. Apple menyebut chipset ini memiliki GPU dengan satu inti tambahan, Dual 16-core Neural Engine, serta peningkatan bandwidth memori sebesar 50 persen untuk mendukung berbagai aktivitas berat, termasuk gaming dan pemrosesan kecerdasan buatan.

    Salah satu perubahan menarik terdapat pada desain kemasan chipset yang menempatkan system-on-chip bersebelahan dengan memori, bukan menumpuk keduanya seperti pendekatan sebelumnya. Susunan tersebut dirancang untuk memperbaiki jalur perpindahan panas, sementara vapor chamber dan material grafit fleksibel membantu mendistribusikan panas ke kedua sisi perangkat agar performa tetap terjaga ketika menjalankan beban kerja dalam waktu panjang.

    Menurut klaim Apple, kombinasi A20 Pro dan sistem pendinginan tersebut mampu menghasilkan sustained performance hingga 35 persen lebih tinggi dibanding iPhone 17 Pro. Angka ini menggambarkan fokus Apple pada kemampuan mempertahankan performa ketika perangkat digunakan secara intensif.

  4. 4. Dua baterai untuk mendukung penggunaan sepanjang hari

    IMG_0079.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    Apple menggunakan pendekatan yang berbeda pada sektor daya dengan menempatkan satu baterai di masing-masing sisi bodi iPhone Duo, kemudian mengelolanya melalui chip dan algoritma khusus agar keduanya bekerja sebagai satu sistem. Konfigurasi tersebut memungkinkan distribusi energi disesuaikan dengan penggunaan perangkat, baik ketika layar luar aktif, layar dalam digunakan, maupun saat pengguna berpindah di antara keduanya.

    Berdasarkan pengujian internal Apple, iPhone Duo mampu memutar video hingga 44 jam menggunakan layar luar dan hingga 31 jam ketika menggunakan layar dalam. Untuk penggunaan campuran dengan kedua layar, Apple mengklaim daya tahannya mencapai 24 jam dalam satu kali pengisian, meskipun hasil sebenarnya tentu akan dipengaruhi aktivitas pengguna, konektivitas, kecerahan layar, dan aplikasi yang dijalankan.

    Kemampuan pengisian daya juga cukup menarik karena baterainya diklaim dapat terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 20 menit menggunakan adaptor USB-C berkemampuan minimal 60W. iPhone Duo turut mendukung pengisian nirkabel hingga 25W melalui MagSafe, sementara pengisian kabel selama lima menit diklaim dapat memberikan daya untuk memutar video hingga lima jam menggunakan layar luar.

  5. 5. Kamera 48MP dengan cara pengambilan gambar baru

    IMG_0113.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    Sektor kamera menjadi salah satu bagian yang mendapatkan perhatian cukup besar karena iPhone Duo membawa dua kamera belakang 48MP melalui sistem Dual Fusion. Kamera utama 48MP Fusion dilengkapi kemampuan telefoto 2x dengan kualitas optik, sensor-shift OIS, serta pilihan panjang fokus 26 mm, 28 mm, dan 35 mm, sementara kamera ultrawide 48MP Fusion menggunakan sensor yang sama seperti pada iPhone 18 Pro.

    Kemampuan videonya juga cukup lengkap dengan dukungan perekaman 4K hingga 120fps, Photographic Styles 3, serta fitur Cinematic yang kini memungkinkan efek kedalaman diterapkan pada video biasa setelah proses perekaman. Apple turut memperbarui Audio Mix agar dapat memisahkan suara manusia dan musik dari kebisingan latar belakang, sedangkan perekaman timelapse kini mendukung resolusi 4K dengan Dolby Vision HDR.

    Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan 12MP Center Stage yang dapat menyesuaikan sudut pandang ketika lebih banyak orang masuk ke dalam frame, serta kamera FaceTime yang ditempatkan di bawah layar bagian dalam. Kehadiran kamera tersembunyi tersebut membuat layar 7,6 inci tetap terlihat utuh ketika digunakan untuk menikmati konten, sekaligus memungkinkan panggilan video dilakukan tanpa harus memegang perangkat sepanjang waktu.

  6. 6. Duo Preview, Kid Cue, dan Smart Take menjadi fitur kamera unik

    IMG_0106.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    Keberadaan dua layar membuat iPhone Duo memiliki sejumlah fitur fotografi yang tidak tersedia pada model iPhone konvensional, salah satunya Duo Preview. Fitur ini memungkinkan orang yang sedang difoto melihat tampilan kamera secara langsung melalui layar luar, sehingga mereka dapat menyesuaikan posisi, ekspresi, dan komposisi tanpa harus terus meminta arahan dari orang yang memegang smartphone.

    Fitur lainnya adalah Kid Cue yang menampilkan animasi menarik pada layar luar untuk membantu mengarahkan perhatian anak ketika sedang difoto atau direkam. Pendekatan tersebut cukup menarik untuk fotografi keluarga karena mengambil gambar anak yang terus bergerak sering membutuhkan usaha lebih, sementara animasi pada layar memberikan sesuatu yang dapat menarik perhatian mereka ke arah kamera.

    Apple juga memperkenalkan Smart Take yang menggunakan A20 Pro dan model AI pada perangkat untuk memantau adegan serta mengambil foto secara otomatis ketika seluruh subjek berada dalam posisi yang sesuai. Pengguna cukup meletakkan iPhone Duo pada permukaan yang stabil atau meminta orang lain memegangnya, kemudian mengaktifkan Smart Take agar proses pengambilan gambar dapat berlangsung tanpa harus terus menekan tombol shutter.

  7. 7. iOS 27 menghadirkan pengalaman multitasking yang berbeda

    iPhone Duo menjalankan iOS 27 yang telah disesuaikan untuk perangkat layar lipat, termasuk perubahan pada penempatan tombol navigasi dan elemen antarmuka agar area konten dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Ketika layar dibuka, sejumlah aplikasi bawaan seperti Mail, Messages, Notes, Safari, Photos, dan Apple Music dapat menampilkan tata letak yang lebih luas, termasuk panel navigasi di bagian samping untuk memudahkan perpindahan konten.

    Fitur Split View menjadi salah satu perubahan paling penting karena untuk pertama kalinya pengguna iPhone dapat menjalankan dua aplikasi secara berdampingan dalam satu layar. Apple bahkan memungkinkan pengguna membuka dua jendela dari aplikasi yang sama, menyimpan pasangan aplikasi yang sering digunakan, serta menyesuaikan tampilan ketika perangkat diputar atau dilipat sebagian, sehingga aktivitas multitasking tidak lagi sekadar berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain.

    Pengalaman tersebut juga diperluas melalui StandBy yang kini dapat digunakan ketika iPhone Duo tidak sedang diisi daya, selama perangkat ditempatkan dalam posisi yang sesuai. Pengguna dapat menjadikannya jam meja, bingkai foto digital, atau layar informasi cuaca dan kalender, sementara posisi lipatan yang fleksibel memungkinkan perangkat digunakan untuk menonton video maupun melakukan panggilan FaceTime tanpa membutuhkan penyangga tambahan.

  8. 8. Kesan awal iPhone Duo

    IMG_0086.jpeg
    iPhone Duo (IDN Times/Fatkhur Rozi)

    iPhone Duo memperlihatkan pendekatan Apple yang cukup menarik terhadap kategori smartphone layar lipat karena perusahaan tidak sekadar menghadirkan iPhone dengan layar yang bisa dibuka. Perubahan pada iOS 27, dukungan Split View, kamera dengan fitur khusus dua layar, serta kemampuan menggunakan perangkat dalam berbagai posisi menunjukkan bahwa desain lipat menjadi bagian dari pengalaman penggunaan, bukan hanya perubahan bentuk perangkat.

    Dari sisi spesifikasi, kombinasi A20 Pro, layar Super Retina XDR 7,6 inci, kamera Dual Fusion 48MP, serta sistem dua baterai memberikan fondasi yang kuat untuk sebuah smartphone premium. Namun, beberapa aspek tetap membutuhkan pengujian langsung lebih lanjut, terutama kenyamanan engsel setelah penggunaan panjang, visibilitas bekas lipatan, performa termal ketika gaming, serta daya tahan baterai ketika kedua layar digunakan secara bergantian.

    Secara keseluruhan, iPhone Duo menjadi salah satu perubahan paling besar dalam pendekatan desain iPhone karena menawarkan pengalaman smartphone ringkas sekaligus layar luas dalam satu perangkat. Daya tarik utamanya bukan semata-mata pada teknologi layar lipat, melainkan pada bagaimana Apple memanfaatkan bentuk tersebut untuk menghadirkan cara baru dalam bekerja, berkomunikasi, menikmati hiburan, dan mengambil gambar.

Related Articles

See More