iPhone Duo Ludes saat PO, CEO Apple Beri Kabar Buruk soal Stok

- iPhone Duo habis dalam hitungan jam sejak pre-order 16 Oktober 2026, dengan estimasi pengiriman mundur hingga Januari 2027 akibat permintaan yang melampaui pasokan.
- CEO John Ternus dan COO Sabih Khan menyatakan Apple belum dapat memastikan kapan stok iPhone Duo mampu memenuhi permintaan, meski pesanan pemasok dinaikkan 44 persen.
- Apple menanggapi laporan retak layar dalam dengan penggantian unit terdampak; di tengah kenaikan biaya memori, perusahaan memproyeksikan pendapatan kuartal liburan tumbuh 7–10 persen.
Antusiasme konsumen terhadap iPhone Duo tampaknya jauh melampaui perkiraan Apple. Smartphone lipat pertama perusahaan tersebut langsung sold out alias ludes terjual hanya dalam hitungan jam setelah periode pre-order dibuka pada 16 Oktober 2026. Tingginya permintaan membuat estimasi pengiriman mundur hingga Januari 2027.
Situasi ini rupanya belum akan segera membaik. CEO Apple, John Ternus, sudah angkat bicara dan mengakui bahwa perusahaan masih kesulitan memenuhi permintaan pasar. Bahkan, Apple belum bisa memastikan kapan ketersediaan iPhone Duo akan kembali seimbang dengan jumlah peminatnya.
1. Apple belum bisa memastikan kapan stok iPhone Duo normal

iPhone Duo (apple.com) Sebagaimana diberitakan Reuters dan dikutip kembali oleh GSMArena, John Ternus menyampaikan bahwa pasokan iPhone Duo masih terbatas setelah Apple mengumumkan hasil keuangan kuartal September. Meskipun proses peningkatan kapasitas produksi berjalan baik, perusahaan teknologi satu ini belum dapat memperkirakan kapan jumlah pasokan mampu memenuhi permintaan konsumen. Artinya, Apple masih belum memiliki kepastian mengenai waktu normalisasi ketersediaan perangkat tersebut.
Pernyataan serupa juga disampaikan Chief Operating Officer (COO) Apple, Sabih Khan, dalam konferensi bersama para analis. Ia mengungkapkan bahwa perusahaan sulit memprediksi kapan kondisi pasokan dan permintaan akan kembali seimbang. Hal ini berarti konsumen yang belum mendapatkan iPhone Duo kemungkinan masih harus menunggu lebih lama.
2. Pengiriman mundur hingga Januari 2027 meski Apple tambah pesanan

iPhone Duo (apple.com) Dampak keterbatasan stok sudah terlihat dari estimasi pengiriman di toko resmi Apple. Konsumen yang memesan iPhone Duo saat ini harus menghadapi perkiraan pengiriman hingga Januari 2027. Ketersediaan unit untuk pembelian langsung di toko fisik maupun reservasi online juga masih terbatas.
Kondisi tersebut cukup menarik karena Apple dilaporkan telah meningkatkan pesanan iPhone Duo kepada pemasok sebesar 44 persen pada Oktober 2026. Namun, penambahan pesanan belum cukup untuk mengejar tingginya permintaan pasar. Sebelumnya, Apple juga sudah memperingatkan bahwa persediaan untuk pembelian langsung saat hari peluncuran akan terbatas.
3. Apple tanggapi laporan kerusakan layar bagian dalam

pengujian iPhone Duo yang dilakukan di kanal JerryRigEverything (youtube.com/JerryRigEverything) Selain persoalan pasokan, iPhone Duo juga menghadapi laporan kerusakan layar bagian dalam dari sejumlah pengguna awal. Beberapa konsumen melaporkan adanya retakan pada layar yang diduga berkaitan dengan masalah mekanisme engsel. Persoalan ini menjadi perhatian karena iPhone Duo merupakan perangkat lipat pertama Apple.
Menanggapi laporan tersebut, Ternus menyebut hanya sebagian sangat kecil unit yang dikembalikan akibat masalah layar. Apple juga menyatakan akan mengganti perangkat yang mengalami kerusakan tersebut. Pernyataan ini sejalan dengan respons perusahaan sebelumnya yang mengarahkan pengguna terdampak untuk memanfaatkan layanan AppleCare.
4. Kenaikan biaya chip memori ikut membebani Apple

Apple A20 Pro (apple.com) Di tengah tingginya permintaan iPhone Duo, Apple juga menghadapi tantangan berupa kenaikan harga chip memori. Lonjakan kebutuhan komponen akibat perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) ikut mendorong kenaikan biaya produksi perangkat elektronik. Kondisi ini berpotensi menekan margin keuntungan perusahaan, terutama menjelang periode belanja akhir tahun.
CEO Apple mengungkapkan bahwa biaya memori pada kuartal September meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya. Perusahaan mencoba mengurangi dampaknya melalui persediaan komponen yang sudah dimiliki serta penyesuaian harga sejumlah produk. Apple juga menaikkan harga beberapa model iPhone 17 sebesar 100 dolar AS dan sejumlah MacBook untuk membantu mengimbangi kenaikan biaya tersebut.
5. Apple targetkan pendapatan tumbuh hingga 10 persen pada kuartal liburan

penampilan visual iPhone Duo (apple.com) Terlepas dari berbagai tantangan tersebut, Apple masih memperkirakan pendapatannya tumbuh sekitar 7–10 persen pada kuartal yang berakhir Desember 2026. Periode ini bertepatan dengan musim liburan yang biasanya menjadi salah satu momentum penjualan terbesar perusahaan. Namun, proyeksi tersebut sudah memperhitungkan keterbatasan pasokan produk.
Mengutip laporan Reuters (5/11/2026), pada kuartal fiskal keempat, Apple membukukan pendapatan sebesar 114,48 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.076,67 triliun. Angka tersebut melampaui estimasi analis sebesar 113,39 miliar dolar AS atau sekitar Rp2.056,29 triliun. Penjualan iPhone mencapai 57,58 miliar dolar AS (Rp1.044,50 triliun), sementara Mac menyumbang 10,79 miliar dolar AS (Rp195,73 triliun). Adapun penjualan iPhone Duo belum masuk dalam laporan tersebut karena perangkat baru mulai dipasarkan pada 23 Oktober 2026.
Tingginya minat terhadap iPhone Duo menjadi sinyal positif bagi langkah Apple memasuki pasar HP lipat. Namun, perusahaan masih harus menyelesaikan dua pekerjaan besar, yakni meningkatkan kapasitas produksi dan memastikan kualitas layar perangkat. Selama kedua persoalan tersebut belum teratasi, konsumen tampaknya masih perlu bersabar untuk mendapatkan iPhone Duo.





















