Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Jenis Pendingin pada HP, Ada yang Pakai Kipas buat Atur Suhu

5 Jenis Pendingin pada HP, Ada yang Pakai Kipas buat Atur Suhu
ilustrasi HP (unsplash.com/Onur Binay)
Intinya Sih
  • Sistem pendingin pada HP berfungsi mengontrol panas agar tidak terjadi overheat, menjadi komponen penting seiring meningkatnya performa smartphone modern.
  • Terdapat lima jenis utama pendingin: vapor chamber, graphite sheets, Thermal Interface Materials (TIM), fan cooling, dan liquid cooling dengan keunggulan berbeda.
  • Inovasi terbaru seperti liquid cooling mulai diterapkan oleh merek seperti REDMAGIC untuk menjaga suhu tetap stabil dan meningkatkan kinerja perangkat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

HP atau smartphone adalah barang elektronik yang dialiri listrik dan memiliki baterai. Saat digunakan, listrik akan mengalir dan daya baterai terkuras. Hal tersebut menimbulkan panas dan jika tidak terkontrol akan terjadi overheat. Untuk itu, kehadiran cooling system atau sistem pendingin menjadi suatu hal yang penting.

Berkat sistem pendingin panas bisa dikontrol dan mencegah overheat. Sistem pendingin hadir dalam berbagai jenis, mulai dari vapor chamber, heat pipes, hingga liquid cooling. Tiap sistem atau jenis memiliki keunggulan dan kemampuan peredaman panas yang berbeda. Mau tahu lebih banyak terkait jenis pendingin pada HP? Berikut pembahasan lengkapnya.

1. Vapor chamber

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/OPPO)

Vapor chamber menjadi sistem pendingin yang populer digunakan di berbagai HP modern, entah itu OnePlus, Samsung, Xiaomi, hingga POCO. Sistem ini memberikan fleksibilitas tinggi dan penyebaran panas yang baik tanpa mengorbankan banyak aspek atau memakan banyak tempat. Dilansir Tonecooling, vapor chamber adalah komponen atau pelat datar yang mampu mendistribusikan panas di HP.

Pendistribusian tersebut memanfaatkan teknologi trough phase. Cara kerja vapor chamber terbilang sederhana. Saat sistem mendeteksi panas, vapor chamber akan mendistribusikan panas tersebut ke segala arah dengan merata. Jadi panas tak akan terpusat di satu titik. Akibatnya, suhu HP bisa terkontrol. Semakin luas vapor chamber, pendinginan di HP akan lebih optimal.

2. Graphite sheets

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Badreddine Farhi)

Jika dibandingkan dengan vapor chamber, graphite sheets atau lembaran grafit merupakan sistem pendingin yang lebih kuno. Pengaplikasiannya sudah digunakan sejak lama seperti di iPhone 12, Samsung Galaxy Note, OPPO Find X3 Pro, hingga HUAWEI Mate 40. Dilansir Heating Faith, graphite sheets adalah lembaran grafit tipis yang ditempatkan di processor atau baterai. Nantinya lembaran tersebut bisa menyerap dan menghantarkan panas yang dihasilkan oleh dua komponen tersebut. Graphite sheets sangat tipis dan kecil sehingga efisien serta tidak memakan banyak tempat.

3. Thermal Interface Materials

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/OPPO)

Thermal Interface Materials (TIM) merupakan sebuah material yang digunakan untuk mengatur panas di perangkat elektronik. Laman COSTAR menerangkan bahwa TIM hadir dalam berbagai bentuk, seperti thermal greases, thermal pads, Phase Change Materials, hingga graphene and Metal-Based TIM. TIM menjadi sistem pendingin yang optimal dan memberikan banyak keuntungan bagi perangkat itu sendiri. Beberapa keuntungannya adalah bisa meningkatkan performa secara signifikan, bisa diproduksi dengan teknologi modern, dan menjadi pilihan sistem pendingin yang ramah lingkungan.

4. Fan cooling

ilustrasi fan cooling
ilustrasi fan cooling (oppo.com)

Seperti namanya, fan cooling adalah sistem pendingin yang memanfaatkan kipas untuk mendinginkan suhu. Sistem ini cukup revolusioner, tapi masih jarang digunakan. OPPO K13 Turbo Pro dan nubia REDMAGIC merupakan beberapa HP yang menggunakannya. Menariknya, fan cooling hanyalah sistem pendingin pendukung. Agar performa dan penurunan suhu makin optimal, HP akan menggabungkannya dengan sistem pendingin lain seperti vapor chamber dan liquid metal. Perpaduan tersebut memberikan kinerja termal optimal dan mampu meningkatkan performa secara signifikan.

5. Liquid cooling

HP dengan liquid cooling
HP dengan liquid cooling (global.redmagic.gg)

Liquid cooling menjadi terobosan baru di industri smartphone karena menggunakan cairan untuk menurunkan suhu. Awalnya pada tahun 2023, OnePlus menjadi yang pertama menggunakan sistem ini. Dilansir PCMag, OnePlus memamerkan HP konsep OnePlus 11 yang menggunakan liquid cooling bernama Active CryoFlux. Sayangnya perangkat tersebut tak pernah dirilis secara komersial. Barulah pada tahun 2025 REDMAGIC 11 Pro merealisasikannya. Perangkat tersebut merupakan smartphone pertama di dunia dengan sistem pendingin liquid cooling yang diberi nama AquaCore Cooling System.

Menjadi komponen krusial, berbagai merek HP mengembangkan dan menggunakan sistem pendingin yang bervariasi. Perkembangan jenis pendingin pada HP merupakan efek domino dari naiknya performa smartphone. Semakin tinggi performa, suhu akan naik. Di situlah sistem pendingin bekerja untuk menurunkan suhu. Tanpa sistem pendingin smartphone atau HP, overheat akan terjadi dan berbagai masalah tak bisa dihindari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Tech

See More