Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pengguna TikTok Wajib di Atas 16 Tahun, Masih Bisa Berubah?

Pengguna TikTok Wajib di Atas 16 Tahun, Masih Bisa Berubah?
Ilustrasi TikTok (pexels.com/MART PRODUCTION)
Intinya Sih
  • TikTok menetapkan batas usia pengguna minimal 16 tahun sesuai PP TUNAS 2025 dan klasifikasi Komdigi yang menilai platform ini berisiko tinggi.
  • Perusahaan melanjutkan proses penilaian mandiri bersama Kementerian untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan usia serta menjaga transparansi kepada komunitasnya.
  • TikTok memperkuat keamanan dengan moderasi konten proaktif, teknologi deteksi akun di bawah umur, dan lebih dari 50 pengaturan privasi otomatis bagi akun remaja.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

TikTok baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mengubah panduan komunitas usia untuk penggunanya, mengikuti aturan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang telah berlaku sejak 28 Maret 2026.

Perusahaan menyatakan bahwa TikTok diperuntukan bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas. Hal ini menyusul dengan klasifikasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang menyatakan bahwa mereka tergolong platform berisiko tinggi.

Penilaian mandiri tetap berlanjut

Ada 8 platform yang masuk kategori tinggi, termasuk Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, TikTok, Roblox dan YouTube. Tapi menurut TikTok, mereka akan melanjutkan proses penilaian mandiri.

"Kami akan melanjutkan proses penilaian mandiri dengan berkolaborasi erat bersama Kementerian, serta mematuhi ketentuan batas usia sesuai dengan hasil penilaian tersebut dan menginformasikan perkembangannya kepada komunitas kami," kata perusahaan dalam keterangan resmi.

Upaya jaga platform tetap aman

ilustrasi TikTok (unsplash.com/Olivier Bergeron)
ilustrasi TikTok (unsplash.com/Olivier Bergeron)

TikTok dijadikan tempat untuk pengguna belajar hal baru, mencari inspirasi, dan untuk dihibur. Memastikan bahwa TikTok terus menjadi platform yang aman bagi komunitas, terutama remaja, telah menjadi prioritas utama.

"Seluruh konten yang diunggah ke TikTok dimoderasi sesuai dengan Panduan Komunitas kami. Dari seluruh konten yang kami hapus karena melanggar aturan kami, 99,1 persen diantaranya dihapus secara proaktif sebelum konten tersebut dilaporkan," lanjutnya.

Anak usaha ByteDance ini juga menggunakan teknologi paling inovatif untuk mendeteksi akun yang melanggar kebijakan batas usia, dan menangguhkan akun yang teridentifikasi tidak patuh. Selain itu, akun remaja di TikTok memiliki lebih dari 50 pengaturan keamanan, privasi, dan keselamatan yang telah diaktifkan secara otomatis, sehingga remaja dapat mengekspresikan kreativitas mereka, menemukan minat baru, dan belajar di TikTok dengan aman.

Perkuat sistem keamanan

TikTok akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan harapan regulasi, sekaligus terus memperkuat sistem pengamanan dan menyediakan informasi kepada masyarakat Indonesia seiring tersedianya panduan lebih lanjut.

"Kami akan terus terlibat secara konstruktif dengan Komdigi dalam proses penilaian mandiri, dan berharap aturan ini akan diterapkan secara adil dan konsisten pada semua platform media sosial," TikTok mengatakan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More