Samsung Galaxy Z Fold8 (samsung.com)
Samsung Galaxy Z Fold8 menjadi pembanding menarik karena biaya perbaikan layar perangkat lipat tersebut tercatat lebih rendah dalam daftar harga suku cadang di India. Berdasarkan laporan Gizmochina, unit layar utama Galaxy Z Fold8 dibanderol sekitar 54.130 rupee atau 10,3 juta rupiah. Sementara itu, perbaikan pada tingkat komponen tertentu tercatat sekitar 35.490 rupee (6,7 juta rupiah). Kaca belakang atau penutup dan baterai masing-masing tercatat sekitar 2.300 rupee (437 ribu rupiah).
Di Indonesia, estimasi biaya servis resmi Samsung Galaxy Z Fold8 varian 1TB yang tercantum pada situs Samsung Indonesia juga menunjukkan nominal yang lebih rendah. Pengguna dapat memilih perbaikan layar utama atau penggantian layar secara menyeluruh, bergantung pada kondisi kerusakan perangkat. Berikut rincian estimasi biaya servis Samsung Galaxy Z Fold8 varian 1TB di Indonesia.
Estimasi biaya servis Samsung Galaxy Z Fold8 varian 1TB
Jenis perbaikan | Rincian biaya | Total biaya |
Perbaikan layar utama | Unit utama Rp7.041.819 + repair kit Rp285.270 + ongkos kerja Rp222.000 | Rp7.549.089 |
Penggantian layar utama secara menyeluruh | Unit Main-Octa Rp10.676.629 + baterai utama Rp338.423 + baterai sekunder Rp349.400 + repair kit Rp61.410 + ongkos kerja Rp158.730 | Rp11.584.592 |
Penggantian layar luar | Unit sub Rp1.230.091 + repair kit Rp150.673 + ongkos kerja Rp158.730 | Rp1.539.494 |
Data dihimpun dari situs resmi SamsungBerdasarkan rincian tersebut, perbaikan layar utama Galaxy Z Fold8 diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp7,5 juta. Sementara itu, penggantian layar secara menyeluruh mencapai sekitar Rp11,6 juta dan penggantian layar luar membutuhkan sekitar Rp1,5 juta. Jika dibandingkan dengan biaya penggantian layar utama iPhone Duo yang mencapai sekitar Rp28,5 juta, selisihnya dengan penggantian layar Samsung Galaxy Z Fold8 secara menyeluruh di Indonesia mencapai sekitar Rp16,9 juta. Secara keseluruhan, biaya penggantian layar utama iPhone Duo hampir 2,5 kali lipat biaya penggantian layar utama Galaxy Z Fold8.
Meski begitu, perbandingan ini perlu mempertimbangkan perbedaan negara, mata uang, dan skema perbaikan yang digunakan. Tarif Apple berasal dari daftar harga di India yang dikonversi ke rupiah. Sedangkan angka Samsung Indonesia mengacu pada estimasi servis lokal untuk Galaxy Z Fold8 varian 1TB.
Perbedaan tersebut tetap memperlihatkan besarnya risiko pengeluaran yang perlu dipertimbangkan ketika membeli smartphone lipat premium. Kerusakan layar utama pada perangkat semacam ini tidak hanya mengganggu penggunaan, tetapi juga dapat menimbulkan biaya perbaikan yang signifikan. Besarnya biaya perbaikan layar utama menjadi salah satu hal yang patut dipertimbangkan calon pembeli sebelum memutuskan untuk membeli smartphone lipat tersebut.