Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Perangkat yang Ternyata Bisa Dicas Lewat iPhone
ilustrasi iPhone (Unsplash/Howard Bouchevereau)
  • Apple memperkenalkan kemampuan iPhone 15 dengan port USB-C yang bisa mengisi daya perangkat lain hingga sekitar 4,5 watt, menjadikannya solusi darurat saat baterai menipis.
  • Fitur reverse charging ini memungkinkan iPhone mengisi AirPods, Apple Watch, iPad, bahkan iPhone lain dan beberapa perangkat Android tanpa pengaturan tambahan.
  • Selain itu, iPhone dapat menyalurkan daya ke power bank atau perangkat USB-C kecil seperti headphone dan speaker Bluetooth berkat dukungan teknologi Power Delivery modern.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Apple mulai beralih dari port Lightning ke USB-C sejak iPhone 15. Meski awalnya tidak menawarkan kecepatan pengisian daya tercepat, Apple memberikan fungsi tambahan yang menarik di mana iPhone kini bisa digunakan untuk mengisi daya perangkat lain lewat kabel USB-C. Dengan output hingga sekitar 4,5 watt, fitur ini memang bukan pengganti charger atau power bank, namun cukup berguna dalam situasi darurat.

Meski belum mendukung pengisian nirkabel seperti beberapa HP Android, kemampuan ini tetap menjadi nilai plus yang sebelumnya tidak dimiliki iPhone. Berikut beberapa perangkat yang ternyata bisa dicas dengan iPhone.

1. AirPods, iPad dan Apple Watch

ilustrasi AirPods (Unsplash/Daniel Romero)

iPhone kini bisa digunakan sebagai power bank darurat untuk mengisi daya AirPods atau Apple Watch yang kehabisan baterai. Dengan adanya port USB-C, pengguna bisa memangkas barang bawaan ketika bepergian karena tidak perlu membawa banyak charger tambahan. Cukup hubungkan AirPods atau Apple Watch ke iPhone dengan kabel yang sesuai, baik USB-C ke USB-C atau USB-C ke Lightning, dan pengisian daya akan berjalan dengan lancar. Hal serupa juga berlaku untuk iPad, di mana tablet buatan Apple itu bisa “berkomunikasi” untuk menentukan mana yang baterainya lebih rendah, lalu secara otomatis mengalirkan daya ke perangkat yang paling membutuhkan.

2. iPhone

iPhone ternyata bisa digunakan untuk “berbagi baterai” dengan iPhone lain lewat kabel USB-C, tanpa perlu power bank. Caranya sederhana, cukup sambungkan kedua iPhone dengan kabel, lalu iPhone dengan sisa baterai lebih banyak akan otomatis mengisi daya iPhone dengan sisa baterai lebih sedikit. Daya yang ditransfer memang kecil, hanya sekitar 4W, tapi cukup untuk menambah waktu pakai sekitar 20-30 menit dalam kondisi darurat. Untuk iPhone lama seperti iPhone 14 ke bawah, pengguna butuh kabel USB-C ke Lightning. Fitur ini bekerja otomatis tanpa pengaturan tambahan, dan jadi salah satu keunggulan di iPhone 15 ke atas, terutama untuk yang lebih baru karena dibekali baterai lebih besar dan manajemen daya yang lebih efisien.

3. Power bank

ilustrasi power bank (Unsplash/Markus Winkler)

Meski terdengar aneh, iPhone kini bisa digunakan untuk mengisi daya power bank, bukan sebaliknya. Fitur ini mulai disadari pengguna iPhone 15, meski tidak pernah dipromosikan oleh Apple. Hal ini terjadi karena teknologi USB-C modern, khususnya Power Delivery (PD), memungkinkan perangkat untuk menentukan arah aliran daya secara fleksibel. Selama power bank mendukung input melalui port USB-C dan kompatibel dengan PD atau reverse charging, iPhone bisa menyuplai daya ke sana. Meski kegunaannya cukup terbatas dan tidak terlalu praktis, hal ini menunjukkan bagaimana sistem manajemen daya pada perangkat modern sudah semakin canggih.

4. HP Android

Dengan hadirnya standar USB-C, sekarang iPhone (mulai iPhone 15 ke atas) bisa digunakan untuk mengisi daya HP Android hanya dengan kabel USB-C biasa. Prosesnya berjalan otomatis tanpa perlu aplikasi tambahan atau aksesori khusus, karena keduanya menggunakan protokol USB Power Delivery yang memungkinkan perangkat saling “bernegosiasi” soal daya. Ketika dua HP dihubungkan, HP dengan baterai lebih tinggi akan menyalurkan daya ke yang lebih rendah, terlepas dari perbedaan merek seperti Apple, Samsung atau lainnya. Memang, daya yang ditransfer terbatas di sekitar 4,5W saja sehingga tidak bisa mengisi cepat, namun cukup membantu dalam kondisi darurat.

5. Perangkat apapun dengan port USB-C

ilustrasi iPhone (Unsplash/Gavin Phillips)

Port USB-C di iPhone kini bisa digunakan untuk mengisi daya berbagai perangkat yang mendukung USB Power Delivery, mulai dari headphone USB-C, e-reader seperti Kindle, speaker Bluetooth kecil, gamepad hingga TWS dari berbagai merek. Selama perangkat tersebut bisa diisi lewat USB-C, iPhone pada dasarnya bisa menjadi sumber dayanya. Kendati demikian, dayanya terbatas (sekitar 4W), sehingga fitur ini lebih cocok untuk perangkat kecil dengan baterai ringan. Untuk perangkat yang butuh daya besar seperti laptop, secara teknis bisa saja terhubung, tapi pengisian dayanya sangat lambat atau bahkan tidak efektif.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa perangkat yang ternyata bisa dicas lewat iPhone. Apakah kamu pernah memanfaatkan iPhone-mu sebagai power bank darurat?

Editorial Team

Related Article