6 Game dengan Rating Tinggi yang Kurang Populer, Padahal Seru

- Enam game berating tinggi kerap luput dari perhatian akibat rilis yang berdekatan dengan judul populer, promosi terbatas, atau tertutup franchise besar.
- UFO 50 menawarkan 50 game lintas genre; The Wolf Among Us kini lengkap seluruh episodenya; Ori and the Blind Forest memperkaya konteks sebelum sekuelnya.
- Paranormasight menghadirkan misteri horor visual novel, Omori menyajikan horor psikologis, sementara Okami menonjol lewat petualangan mitologi Jepang dan visual sumi-e.
Dengan semakin banyaknya game indie dan AAA yang dirilis, ditambah harga game yang semakin mahal, backlog serta wishlist pemain pun terus menumpuk tanpa sempat dimainkan. Alhasil, banyak game berkualitas dengan rating tinggi akhirnya juga luput dari perhatian karena kalah ramai dari game yang lebih dinanti-nantikan atau kurang mendapat promosi, terutama ketika harus bersaing dengan game-game dari seri ternama yang tentunya lebih menarik perhatian banyak pemain. Kira-kira game apa saja itu? Berikut daftarnya.
1. UFO 50
Meski mendapat sambutan positif saat dirilis, UFO 50 kurang beruntung karena hadir di bulan yang sama dengan Astro Bot, peraih GOTY di The Game Awards 2024. Meski keduanya menyasar platform berbeda di mana game ini hanya tersedia di Nintendo Switch dan PC, promosi besar-besaran, popularitas serta dominasi pemberitaan tentang Astro Bot membuat UFO 50 sulit mendapatkan perhatian. Namun, game indie ini tetap layak dimainkan karena menawarkan pengalaman bermain yang sangat unik karena di dalamnya ada 50 game dengan beragam genre, mulai dari single player, multiplayer, roguelike, RPG, hingga platformer.
2. The Wolf Among Us
Mengingat The Wolf Among Us 2 sudah berkali-kali ditunda dan masuk pemberitaan, sejumlah pemain mungkin familiar dengan serinya, tetapi belum sempat memainkan game pertamanya. Selain itu, bisa juga dulu pemain sengaja menunggu semua episode The Wolf Among Us selesai sebelum memainkannya, lalu tanpa sadar melupakannya begitu saja. Nah, dengan The Wolf Among Us 2 yang kabarnya semakin siap dirilis tahun depan, sekarang jadi waktu yang tepat untuk memainkan game ini, terutama karena seluruh episodenya sudah tersedia alias pemain tidak perlu lagi menunggu kelanjutan cerita di episode baru. Ditambah lagi, game ini juga mendapat banyak ulasan positif dari kritikus maupun pemain.
3. Ori and the Blind Forest
Meski sekuelnya yaitu Ori and the Will of the Wisps memiliki rating yang sedikit lebih tinggi, ada baiknya untuk memainkan Ori and the Blind Forest terlebih dahulu. Will of the Wisps memang tetap bisa dipahami tanpa memainkan pendahulunya, namun Blind Forest menawarkan pengalaman bermain yang luar biasa, memperkaya konteks terhadap cerita dan membuat perjalanan di game kedua terasa lebih bermakna. Ori and the Blind Forest sendiri merupakan game aksi platformer dengan visual yang indah nan magis serta beragam karakter unik. Game ini tersedia di Xbox, Nintendo Switch dan juga PC, tapi sayangnya, hingga kini belum hadir di PlayStation dan kemungkinan besar tidak akan dirilis di platform tersebut dalam waktu dekat.
4. Paranormasight: The Seven Mysteries of Honjo
Square Enix merupakan studio yang tentunya tidak asing di telinga banyak pemain, meski belum tentu pernah memainkan semua game mereka. Selain Final Fantasy dan Kingdom Hearts yang begitu terkenal, Square Enix ternyata juga sempat membuat game berjudul Paranormasight: The Seven Mysteries of Honjo, sebuah game horor bergaya visual novel yang mendapat ulasan sangat positif. Di serinya, game ini menjadi yang paling populer dan tersedia untuk PC serta Nintendo Switch. Bagi pemain yang sedang mencari game dengan suasana menyeramkan dan misteri untuk dipecahkan, game underrated dari Square Enix ini sangat direkomendasikan untuk dimainkan.
5. Omori
Omori mungkin lebih tepat disebut sebagai game horor psikologis daripada game horor yang mengandalkan kejutan atau jumpscare. Di balik visualnya yang cerah dan penuh warna, game ini menyimpan cerita yang begitu mengusik sekaligus memilukan, sampai-sampai banyak pemain sulit melupakan game ini ketika pertama kali memainkannya. Sayangnya, karena waktu rilis yang kurang tepat, Omori jadi kurang mendapat perhatian sebesar game-game yang hadir beberapa bulan sebelumnya. Kendati demikian, game ini tetap dicintai oleh para pemain yang menemukannya belakangan, sehingga bagi siapa pun yang belum sempat memainkannya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mencoba.
6. Okami
Okami merupakan salah satu game masterpiece yang ternyata cukup kurang diketahui oleh banyak pemain. Pada The Game Awards 2024, Capcom mengumumkan bahwa sekuelnya sedang dikembangkan dengan Hideki Kamiya, sutradara game pertama, yang kembali terlibat. Meski detailnya masih terbatas, sekuel tersebut tampaknya tetap mempertahankan daya tarik utama game pertamanya yaitu petualangan dengan cerita yang terinspirasi mitologi Jepang, yang dipadukan dengan gaya visual unik menyerupai lukisan tinta sumi-e. Sembari menunggu sekuelnya, Okami sangat direkomendasikan untuk dimainkan terlebih dahulu, terlebih versi remaster-nya sempat dirilis pada tahun 2017 untuk berbagai platform.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game rating tinggi yang mungkin belum pernah kamu mainkan. Tertarik menjajal game-game di atas?




















