Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perbedaan Layar LTPO dan LTPS di HP, Mana yang Lebih Efisien?
ilustrasi layar HP (unsplash.com/Anh Nhat)
  • LTPS memakai transistor silikon polikristalin untuk meningkatkan responsivitas, refresh rate, dan kecerahan, sedangkan LTPO menggabungkan LTPS dengan transistor Indium Gallium Zinc Oxide.
  • Refresh rate LTPS berubah pada tingkat tertentu seperti 60, 90, atau 120 Hz, sementara LTPO dapat bergerak mulus dari 1 hingga 120 Hz.
  • LTPO lebih hemat daya berkat refresh rate hingga 1 Hz dan umum di ponsel flagship; LTPS berfokus pada performa serta digunakan dari kelas menengah hingga flagship.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat memilih layar HP ada beberapa aspek yang harus diperhatikan mulai dari jenis panel hingga angka refresh rate. Layar HP juga dibekali beberapa teknologi canggih, dua di antaranya adalah LTPS dan LTPO. Kedua teknologi tersebut sejatinya memiliki fungsi yang serupa, tapi keduanya memiliki banyak perbedaan.

Refresh rate, efisiensi daya, dan jenis HP adalah beberapa perbedaan layar LTPO dan LTPS. Kamu juga tak bisa mengidentifikasi layar LTPO dan LTPS hanya dengan melihatnya saja. Kamu harus menguji, merasakan, dan melihat spesifikasi keduanya secara langsung. Lebih lanjut, mari kupas tuntas berbagai perbedaannya di bawah ini!

1. Perbedaan teknologi yang digunakan

ilustrasi layar HP (unsplash.com/Anh Nhat)

Laman MOPhoneParts menjelaskan bahwa Low-Temperature Polycrystalline Silicon (LTPS) adalah teknologi layar yang menggunakan transistor silikon polikristalin untuk mengatur piksel. Jika dibandingkan dengan teknologi amorf silikon, LTPS bisa meningkatkan responsivitas, refresh rate, hingga kecerahan layar. LTPS juga memberikan fleksibilitas karena bisa mengatur refresh rate secara otomatis.

Dilansir Compare and Recycle, Low-Temperature Polycrystalline Oxide (LTPO) merujuk pada teknologi semikonduktor yang secara langsung diintegrasikan ke dalam hardware layar. LTPO sejatinya adalah gabungan antara teknologi LTPS dengan transistor film tipis bernama Indium Gallium Zinc Oxide. Perpaduan tersebut memberikan mobilitas elektron yang lebih fleksibel, meningkatkan performa layar, dan refresh rate bisa berubah secara otomatis.

2. Perbedaan refresh rate

ilustrasi layar HP (unsplash.com/Anh Nhat)

Dilansir Gadget To Use, refresh rate layar LTPS cenderung statis yang artinya hanya berubah dalam satuan tertentu seperti dari 60, 90, dan 120 Hz. Sementara itu, pergerakan refresh rate di layar LTPO jauh lebih fleksibel, yaitu dari 1 hingga 120 Hz secara mulus tanpa terpaku pada angka tertentu. Meski keduanya sama-sama mendukung variable refresh rate (refresh rate yang bisa berubah otomatis), perpindahan atau pergerakan di layar LTPO jauh lebih mulus. Di layar LTPS kamu bisa merasakan perbedaan atau perpindahan refresh rate dengan lebih signifikan sehingga terkadang layar terkesan agak patah-patah.

3. Perbedaan efisiensi dan konsumsi daya

ilustrasi layar HP (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

Secara umum LTPO dan LTPS merupakan dua teknologi layar dengan efisiensi daya yang cukup optimal. Namun, laman Eureka menjelaskan bahwa konsumsi daya layar LTPO jauh di atas LPTS. Jika disederhanakan layar LTPS memiliki konsumsi daya yang baik sementara konsumsi daya LTPO adalah yang terbaik.

Efisiensi tersebut disokong oleh refresh rate yang bisa turuh hingga 1 Hz, bikin layar tidak bekerja keras, tidak ada frame yang harus di-render oleh layar, dan HP bisa memanfaatkan berbagai fitur dengan lebih optimal, salah satunya fitur Alywas on Display (AoD). LTPS sendiri tidak dirancang untuk memberikan efisiensi terbaik. Kelebihan utamanya adalah memberikan layar dengan performa terbaik.

4. Perbedaan jenis HP yang pakai LTPO dan LTPS

ilustrasi layar HP (unsplash.com/Georgiy Lyamin)

Dilansir e-catalog, HP yang menggunakan layar LTPO biasanya adalah HP flagship yang harganya belasan hingga puluhan juta seperti iPhone 17 Pro Max, OnePlus 15, Samsung Galaxy S26 Ultra, dan Google Pixel 10 Pro XL. Teknologi LTPS lebih fleksibel karena bisa digunakan pada HP flagship hingga mid-range. REDMI Note series, HONOR X series, dan Samsung Galaxy A series adalah beberapa HP yang pakai layar LTPS.

HP flagship yang usianya sudah cukup tua juga menggunakan layar LTPS. Hal tersebut bisa terjadi karena teknologi layar LTPS sudah hadir terlebih dahulu sebelumnya adanya LTPO. Menariknya, laporan dari laman JagatReview menyebutkan bahwa ada kemungkinan layar LTPS akan kembali digunakan pada HP flagship di masa mendatang. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan biaya produksi di tengah krisis komponen yang tak kunjung reda.

Semoga pembahasan tentang perbedaan layar LTPO dan LTPS bisa membantu kamu dalam memilih HP terbaik. Pemilihan layar secara khusus akan sangat penting bagi gamer atau orang yang mengedepankan kualitas visual. Kamu juga bisa menyesuaikan pemilihan layar dengan bujet. Jika bujet tipis carilah HP dengan layar LTPS. Punya bujet tak terbatas? Layar LTPO jadi pilihan terbaik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article