AnTuTu merilis versi terbaru, yaitu AnTuTu v12 pada September 2026. Versi tersebut menggantikan AnTuTu v11 yang sudah dipakai sejak 2025 dan menjadi standar pengetesan benchmark selama satu tahun terakhir. Menariknya, AnTuTu v12 membawa banyak perubahan, salah satunya adalah hasil pengetesan.
Kenapa Skor AnTuTu Berubah Setiap Ada Versi Baru?

- AnTuTu v12 yang dirilis September 2026 menggantikan v11 dengan materi uji CPU, memori, UX, dan GPU yang lebih realistis, sehingga skor antarversi tidak bisa dibandingkan langsung.
- Perubahan bobot penilaian menggeser fokus dari performa mentah ke performa penggunaan nyata, memengaruhi pengujian CPU, GPU, RAM, penyimpanan, hingga pengalaman pengguna.
- Versi baru turut memperbarui algoritma sesuai OS modern dan memperkuat anti-kecurangan melalui koneksi internet ke backend, sementara benchmark tetap bersifat sintetis dan tidak selalu mencerminkan performa nyata.
Skor benchmark AnTuTu v12 mendapat peningkatan dari AnTuTu v11, sama dengan versi-versi sebelumnya. Hal tersebut cukup membingungkan karena skor benchmark di HP tiba-tiba naik hanya karena adanya perbedaan versi AnTuTu. Lantas, kenapa skor AnTuTu berubah setiap ada versi baru? Cari tahu jawabannya di bawah ini, yuk!
1. Adanya penambahan materi uji yang baru

ilustrasi HP (unsplash.com/Onur Binay) Laman resmi AnTuTu menerangkan bahwa di versi terbaru (salah satunya V12) terdapat beberapa update yang sekaligus menambah materi uji baru. Beberapa di antaranya adalah pengetesan CPU yang lebih mendekati penggunaan real-life, MEM testing yang pengetesannya lebih komprehensif, dan pengetesan UX yang lebih selaras dengan rendering sistem untuk pengalaman lebih mulus. Versi terbaru pengetesan GPU juga semakin realistis, mengedepankan detail visual, dan mampu menunjukkan performa hardware secara optimal. Karena semua perbedaan dan parameter baru tersebut, AnTuTu menerangkan bahwa skor aplikasi versi lama dan baru tidak bisa dibandingkan.
2. Versi terbaru memberikan perubahan bobot penilaian

ilustrasi HP (unsplash.com/Amanz) Dilansir Samsung Magazine, bobot penilaian di tiap versi AnTuTu bisa berbeda sehingga skornya ikut berubah. Ambil contoh AnTuTu V11 yang awalnya lebih mengutamakan penilaian pada performa mentah (raw performance). Di AnTuTu V12, bobot penilaiannya diubah agar bisa mencerminkan performa dunia nyata dengan lebih baik. Perubahan bobot penilaian tersebut secara langsung juga mengubah pengujian, entah itu pengujian CPU, GPU, RAM, storage, hingga UX. Hal tersebut merupakan sesuatu yang positif karena AnTuTu bisa menjadi lebih relevan, bisa mencerminkan performa real life, dan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas terkait perbedaan dari tiap model HP.
3. Penyesuaian standar dan algoritma

ilustrasi HP (unsplash.com/Jonas Lee) Salah satu hal yang berubah di AnTuTu versi baru adalah algoritma. Laman News18 menjelaskan bahwa AnTuTu akan memperkenalkan algoritma pengetesan baru di versi terbarunya. Algoritma baru tersebut diklaim lebih relevan dengan sistem operasi (OS) modern, entah itu dari sisi rendering, UX, hingga performa. Perubahan algoritma juga bisa mempertimbangkan performa maksimal dan performa harian ketika perangkat digunakan. Sebab, performa maksimal dan harian dari sebuah HP bisa berbeda. HP dengan chipset ngebut dan performa terbaik bisa saja menurunkan performanya pada penggunaan harian untuk menghemat baterai atau mengefisienkan hal lain.
4. AnTuTu memberikan penyempurnaan sistem keamanan

ilustrasi HP (unsplash.com/Jonas Leupe) Berbagai merek HP seperti Realme, Xiaomi, Honor, OnePlus, dan OPPO pernah terbukti melakukan kecurangan dalam pengujian sehingga mampu mendapat skor AnTuTu yang tinggi. Untuk mencegah hal tersebut terulang, AnTuTu meningkatkan keamanannya dengan meningkatkan mekanisme anti-cheating (anti curang) di versi terbaru, salah satunya di AnTuTu V11. Implementasinya beragam, salah satunya adalah pengetesan tidak bisa dilakukan jika perangkat tak terhubung ke jaringan internet. Dengan internet, pengetesan bisa langsung terhubung ke backend AnTuTu, membuat skor semakin valid dan proses pengetesan bisa dipantau oleh AnTuTu secara langsung.
Memahami skor AnTuTu berubah setiap ada versi baru dapat membantumu mengerti bagaimana benchmark berjalan. Perlu dipahami juga bahwa benchmark (khususnya menggunakan AnTuTu) bukan sesuatu yang mutlak. Benchmark hanya pengetesan sintetis yang terkadang tidak mencerminkan performa nyata dengan akurat. Untuk hasil akurat, kamu bisa mengetes gaming atau rendering secara langsung.





















