Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Perbedaan Layar OLED dan Mini LED, Mana yang Paling Bagus?
ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Charles Patterson)
  • OLED memakai piksel yang menyala dan mati sendiri, menghasilkan hitam sempurna, kontras lebih presisi, warna lebih akurat, serta efisiensi daya lebih baik.
  • Mini LED mengandalkan ribuan LED kecil sebagai lampu latar berzona, menawarkan kecerahan tinggi dan hitam pekat, tetapi masih berpotensi mengalami kebocoran cahaya.
  • Mini LED dinilai lebih tahan terhadap burn-in dan green line, sementara OLED lebih luas dipakai pada perangkat termasuk smartphone; Mini LED masih terbatas di TV, monitor, dan laptop.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terdapat dua jenis layar yang sedang naik daun di industri teknologi, yaitu Organic Light-Emitting Diode (OLED) dan Miniature Light Emitting Diode (mini LED). Keduanya kerap dipakai di berbagai perangkat, mulai dari smartphone, laptop, monitor, hingga TV. Kedua layar tersebut juga berkualitas karena menawarkan visual terbaik sehingga memberikan pengalaman yang lebih imersif.

Jika tak teliti kamu tidak akan bisa membedakan layar OLED dan mini LED. Sebab, tampilan keduanya sangat mirip entah itu soal warna, kecerahan, hingga kualitas gambar. Tak hanya itu, bahkan keduanya masuk ke kategori layar yang sama, yaitu sama-sama jenis layar LED. Mau tahu apa saja perbedaan layar OLED dan mini LED? Berikut pembahasannya.

1. Perbedaan warna OLED dan Mini LED

ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Niclas Illg)

Dilansir laman resmi Samsung, mini LED memiliki kemampuan untuk mencerahkan gambar di zona tertentu sesuai kebutuhan untuk meningkatkan kualitasnya. Kecerahan layar mini LED juga lebih tinggi dari LED biasa, membuat gambar nampak realistis. Mini LED juga bisa memberikan warna hitam pekat menggunakan sistem peredupan lokal dengan cara mengatur cahaya lewat zona lampu latar independen.

OLED agak berbeda di mana layar tersebut bisa memberikan warna hitam pekat yang sempurna dengan cara tiap piksel mematikan cahaya secara otomatis. Metode tersebut lebih presisi dan juga hemat daya. Reproduksi warna layar OLED juga lebih akurat, kaya, dan realistis. Kecerahan layar OLED juga lebih tinggi, memberikan kualitas gambar terbaik serta meningkatkan kualitas HDR.

2. Perbedaan kontras OLED dan Mini LED

ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Polina Kuzovkova)

Laman RTINGS menerangkan bahwa layar OLED mampu memberikan kontras yang sempurna di berbagai situasi, khususnya ketika menampilkan gambar gelap serta bercahaya. Di bagian gelap layar OLED mampu menampilkan warna hitam yang sempurna tanpa ada cahaya sedikt pun. Hal tersebut menjadikan cahaya nampak lebih cerah, efek gelapnya terlihat nyata, dan pengalaman menonton jadi lebih imersif.

Layar mini LED mencoba meniru hal tersebut. Warna hitamnya tetap pekat, tapi kurang sempurna karena masih ada beberapa cahaya yang bocor. Alhasil, warna hitamnya kurang terlihat pekat dan masih sedikit menyatu dengan gambar lain yang warnanya lebih terang. Namun, perbedaan tersebut sangat minim dan hanya akan terlihat jika kamu benar-benar memperhatikan layarnya.

3. Perbedaan teknologi serta cara kerja OLED dan Mini LED

ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Fotis Fotopoulos)

Laman Riverdi menerangkan bahwa tiap pixel di layar OLED mampu menghasilkan cahaya secara mandiri. Selain itu, tiap pikselnya juga bisa mematikan cahaya tersebut secara otomatis sesuai kondisi. Teknologi piksel tersebut bekerja secara organik, bikin daya lebih efisien, dan meningatkan kualitas gambar. Layar OLED juga memiliki beberapa lapisan, yaitu anoda, katoda, emissive layer (EML), dan transport layer.

Mini LED adalah layar yang memilki ribuan LED berukuran sangat kecil yang digunakan untuk memproduksi backlight. Teknologi tersebut berbeda dari LED konvensional yang hanya memiliki beberapa ratus LED. LED di mini LED juga dibagi ke beberapa zona agar lebih efisien dan mampu memberikan gambar terbaik. mini LED sama seperti OLED, yaitu sangat tipis hingga ketebalannya di bawah 1 milimeter.

4. Perbedaan ketahanan OLED dan Mini LED

ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Seyed Sina Fazeli)

Secara teknis ketahanan mini LED jauh lebih baik dari layar OLED. Dilansir Pocket-Lint, layar OLED sangat rentan dengan berbagai masalah seperti burn in. Masalah lain seperti green line juga menghantui layar tersebut. Di sisi lain, layar mini LED sama sekali tidak memiliki risiko untuk terkena semua masalah tersebut. Layar mini LED setidaknya memiliki masa pakai hingga 70,000 jam tanpa memberikan penurunan kualitas. Berbagai produsen layar OLED mengeklaim bahwa layarnya bisa bertahan hingga 100,000 jam. Namun, hal tersebut kemungkinan tak akan terjadi karena layar OLED rawan terkena masalah, khususnya jika tak dirawat dengan baik.

5. Perbedaan penggunaan OLED dan Mini LED

ilustrasi layar monitor (unsplash.com/Clay Banks)

Dikutip OLED Info, penggunaan layar OLED sangat luas karena mencakup smartphone, wearables, tablet, TV, monitor, hingga laptop. Penggunaan yang bervariasi tersebut dapat tercapai karena layar OLED terus dikembangkan menjadi berbagai jenis, seperti OLED, AMOLED, Dybamic AMOLED, PMOLED, hingga OLED fleksibel. Penggunaan layar mini LED tak seluas OLED karena sekarang masih terbatas pada monitor, TV, dan laptop. Layar mini LED belum pernah diaplikasikan di perangkat berukuran kecil seperti tablet, wearables, atau smartphone.

Ada banyak perbedaan layar OLED dan mini LED yang harus menjadi perhatian sebelum kamu membeli berbagai perangkat seperti laptop atau TV. Pastikan kamu memilih jenis layar terbaik yang sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan layar sangat penting karena akan berpengaruh secara langsung terhadap kenyamanan penggunaan hingga pengalaman visual.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article