Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pixel 11 Pro Punya HiLight, Mengapa Dipasang di Belakang?
HiLight pada Google Pixel 11 Pro dan Pro XL (blog.google)
  • Google menghadirkan HiLight pada Pixel 11 Pro dan Pro XL, berupa LED berwarna tersembunyi di camera bar untuk memberi informasi sekilas tanpa membuka layar.
  • HiLight dapat menandai panggilan masuk dengan warna kontak tertentu serta menunjukkan tahapan Gemini saat mendengarkan, memproses perintah, dan menghasilkan respons hands-free.
  • Penempatan HiLight di belakang dinilai kurang efektif karena sering tersembunyi saat layar menghadap atas atau perangkat dipasang pada aksesori magnetik dan dock Pixelsnap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Google menghadirkan HiLight sebagai fitur baru pada Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL yang menghidupkan kembali konsep LED notifikasi. Lampu LED berwarna ini ditempatkan di sekitar lampu kilat kamera dan dapat menyala untuk memberikan informasi secara sekilas tanpa harus melihat layar. Namun, keputusan menaruh HiLight di bagian belakang smartphone justru menimbulkan pertanyaan, terutama karena pengguna tidak selalu meletakkan HP dalam posisi layar menghadap ke bawah. Lantas, mengapa Pixel 11 Pro punya HiLight tetapi ditempatkan di bagian belakang?

Secara konsep, HiLight sebenarnya menarik karena berusaha membuat pengguna tetap terhubung tanpa terus-menerus menatap layar. Lampu ini dapat memberikan tanda saat Gemini sedang mendengarkan, memproses perintah, atau memberikan respons. Untuk panggilan masuk, pengguna juga bisa memberikan warna tertentu kepada kontak penting sehingga identitas penelepon dapat diketahui hanya dari cahaya LED.

1. Google kembali hidupkan fitur LED notifikasi melalui HiLight

HiLight pada Google Pixel 11 Pro dan Pro XL (blog.google)

HiLight membawa kembali fitur yang dahulu cukup umum pada smartphone Android. LED notifikasi biasanya ditempatkan di bagian depan perangkat dan dapat memberikan tanda ketika ada pesan, panggilan, atau pemberitahuan lain. Pengguna cukup melihat cahaya yang menyala untuk mengetahui apakah ada sesuatu yang perlu diperiksa tanpa harus membuka layar.

Google mencoba membawa konsep tersebut ke perangkat modern melalui Pixel 11 Pro. HiLight menggunakan rangkaian LED berwarna yang tersembunyi di area camera bar sehingga tampil menyatu ketika tidak digunakan. Saat menyala, cahayanya dibuat menyebar secara lembut sehingga terlihat lebih modern dibandingkan dengan LED notifikasi generasi lama.

2. HiLight bisa beri tanda saat Gemini bekerja

ilustrasi Gemini AI (unsplash.com/Solen Feyissa)

Selain notifikasi panggilan, HiLight memiliki fungsi yang terhubung langsung ke Gemini. Ketika pengguna memberikan perintah kepada asisten AI secara hands-free, lampu dapat berubah warna atau pola untuk menunjukkan tahapan proses yang sedang berlangsung. Pengguna bisa mengetahui apakah Gemini sedang mendengarkan, berpikir, atau menghasilkan jawaban tanpa perlu melihat layar.

Fitur tersebut membuat HiLight tidak sekadar menjadi LED notifikasi biasa. Google ingin menjadikannya sebagai bentuk komunikasi visual antara perangkat dan pengguna, terutama ketika HP tidak sedang berada di tangan. Ke depannya, fungsi HiLight juga disebut dapat diperluas, termasuk untuk memberikan notifikasi pesan dari kontak favorit.

3. Fitur HiLight semakin janggal karena posisinya ada di belakang

Google Pixel 11 Pro XL (blog.google)

Di sinilah keputusan desain Google mulai terasa janggal. HiLight memang akan terlihat ketika Pixel 11 Pro diletakkan dalam posisi layar menghadap ke bawah, tetapi banyak pengguna justru terbiasa menaruh smartphone dalam posisi layar menghadap ke atas. Posisi tersebut membuat pengguna bisa melihat jam, notifikasi, atau informasi lain hanya dengan sekilas pandang.

Jika Pixel 11 Pro diletakkan dengan layar menghadap ke atas, lampu HiLight yang berada di camera bar praktis tersembunyi dari pandangan. Pengguna akhirnya tetap bergantung pada getaran atau layar yang menyala untuk mengetahui adanya pemberitahuan. Padahal, tujuan utama LED notifikasi adalah memberikan informasi secara sederhana tanpa membuat pengguna harus terus memperhatikan layar.

Penempatan HiLight di belakang juga menjadi semakin problematis karena Pixel 11 mendukung standar pengisian daya Qi 2.2 dan aksesori magnetik Pixelsnap. Aksesori tersebut dirancang untuk menempel di bagian belakang HP dan dapat menopang perangkat dalam posisi layar menghadap ke depan. Dalam posisi seperti ini, HiLight kembali berada di sisi yang tidak terlihat oleh pengguna.

Kondisi tersebut membuat fungsi HiLight terasa bertentangan dengan kebiasaan penggunaan yang justru didukung oleh aksesori Google. Pengguna yang menaruh Pixel 11 Pro di dock atau dudukan magnetik kemungkinan besar akan lebih sering melihat layar bagian depan daripada bagian belakang. Akibatnya, fitur yang dirancang untuk memberikan informasi sekilas justru berpotensi luput dari perhatian.

4. Opsi penempatan HiLight yang lebih masuk akal

Google Pixel 11 Pro (store.google.com)

Google sebenarnya memiliki sejumlah pilihan lain untuk menempatkan LED notifikasi. Bagian atas layar menjadi salah satu lokasi paling masuk akal, meskipun bezel yang semakin tipis membuat ruang untuk komponen tambahan semakin terbatas. Pilihan lain seperti area tombol daya atau tombol volume juga dapat membuat cahaya lebih mudah terlihat dari posisi depan.

LED di sekitar kamera depan juga bisa menjadi alternatif yang cukup sederhana. Desain tersebut mungkin terlihat seperti mengulang konsep lama, tetapi justru menawarkan fungsi yang lebih mudah dipahami pengguna. Untuk fitur seperti notifikasi, solusi yang sederhana dan mudah terlihat terkadang lebih efektif daripada desain baru yang memaksa pengguna mengubah kebiasaan.

5. Ide menarik tetapi eksekusinya kurang tepat

Google Pixel 11 Pro (store.google.com)

Pixel 11 Pro punya HiLight yang menawarkan gagasan yang menarik untuk smartphone modern. Ketika banyak pengguna mengandalkan mode senyap, notifikasi visual yang tidak mengganggu dapat menjadi cara praktis untuk mengetahui panggilan atau aktivitas AI. Integrasinya bersama Gemini juga membuat fitur ini terasa lebih relevan dibandingkan dengan sekadar menghidupkan kembali LED notifikasi lama.

Masalahnya bukan terletak pada keberadaan HiLight, melainkan pada lokasi penempatannya. Fitur yang seharusnya membantu pengguna tetap mengetahui informasi tanpa melihat layar justru sulit terlihat ketika HP digunakan dalam posisi yang paling umum. Jika Google menempatkan HiLight di area yang dapat dilihat dari depan, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tambahan paling menarik pada Pixel 11 Pro, bukan sekadar nostalgia LED notifikasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article