Qualcomm merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia yang berfokus pada pengembangan chip, teknologi wireless, dan berbagai layanan. Namun, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut sangat terkenal sebagai produsen prosesor terkemuka di dunia. Tak tanggung-tanggung, bahkan Qualcomm bisa membuat prosesor untuk berbagai produk teknologi.
5 Prosesor yang Dijual Qualcomm, Ada Buat HP hingga Laptop

1. Prosesor HP (Snapdragon 4, 7, dan 8 series)
Chipset HP menjadi produk Qualcomm yang paling terkenal. Sebab, chipset yang diberi nama Snapdragon tersebut menjadi salah satu chipset HP paling ngebut. Chipset HP buatan Qualcomm juga punya banyak seri, seperti Snapdragon seri 4 (entry level), seri 6 dan 7 (mid-range), hingga seri 8 (flagship). Chipset HP Snapdragon juga dipakai oleh banyak produsen, mulai dari Samsung, OPPO, vivo, OnePlus, Xiaomi, hingga iQOO.
Dilansir NanoReview, chipset HP Qualcomm sudah menggunakan proses fabrikasi 6 hingga 3 nm. Clock speed yang dicapai juga tinggi, bahkan mencapai 4.6 GHz. Karena merupakan System on Chip (SoC), chipset HP buatan Qualcomm menggabungkan banyak komponen di satu chip, mulai dari CPU, GPU, modem, ISP, hingga NPU. Penggabungan tersebut bikin chipset lebih kecil, efisien, mudah dipasang, serta mampu menekan biaya produksi.
2. Prosesor laptop (Snapdragon X series)
Qualcomm merupakan pemain anyar di pasar laptop karena prosesor pertamanya baru dirilis pada 2024. Kala itu, Qualcomm memperkenalkan Snapdragon X, Snapdragon X Plus, dan Snapdragon X Elite. Pada 2025 dan 2026 Qualcomm merilis penerusnya, yaitu Snapdragon X2 Plus, Snapdragon X2 Elite, dan Snapdragon X2 Elite Extreme. Snapdragon X series sendiri merupakan prosesor berbasis ARM, berbeda dengan Intel dan AMD yang berbasis x86.
Dilansir CNET, Snapdragon X series punya clock speed hingga 4.2 GHz dan menggunakan integrated GPU. Prosesor tersebut mengedepankan kemampuan AI, efisiensi daya, dan punya performa yang bersaing. Snapdragon X series juga digadang-gadang merupakan salah satu prosesor laptop Windows dengan ketahanan baterai paling tangguh, yaitu mencapai 20 jam (setara MacBook).
3. Prosesor otomotif dan IoT (Snapdragon Ride, Cockpit, hingga Dragonwing)
Qualcomm juga melebarkan sayapnya ke industri otomotif dengan memproduksi dua prosesor, yaitu Snapdragon Cockpit dan Snapdragon Ride. Di industri Internet of Things (IoT), perusahaan tersebut juga punya produk prosesor yang dinamakan Snapdragon Dragonwing. Snapdragon Cockpit dan Ride sudah dipakai oleh banyak produsen otomotif seperti Renault, Mazda, Hyundai, BMW, Ford, Lexus, Li Auto, Toyota, Jetour, Jeep, hingga Tesla. Prosesor IoT Qualcomm juga cukup populer di perangkat robotik dan industri. Menariknya, Qualcomm lebih mengedepankan IoT industri dan tak memasarkan prosesor IoT-nya untuk produk komersil.
4. Prosesor wearable dan audio (Snapdragon Wear dan S series)
Qualcomm tak mau ketinggalan untuk merambah sektor audio dan wearable. Di wearable Qualcomm punya prosesor bernama Snapdragon Wear. Sementara itu, prosesor audionya adalah Snapdragon S series. Dilansir Android Central, Snapdragon Wear merupakan prosesor dengan kemampuan AI tingkat tinggi dan performa ngebut. Efisiensinya juga diklaim sangat tinggi sehingga memungkinkan perangkat seperti smartwatch bisa bertahan hingga berhari-hari.
Snapdragon S5 Gen 1, Snapdragon S3 Gen 1, dan Snapdragon S7 Gen 1 merupakan beberapa prosesor Qualcomm untuk perangkat audio. Semua prosesor tersebut dilengkapi teknologi Snapdragon Sound yang mampu memberikan kualitas audio terbaik di berbagai perangkat. Prosesor audio Snapdragon juga mendukung beberapa teknologi, seperti XPAN, aptX, cVc, Active Noice Cancelling (ANC), hingga Direct-to-Cloud.
5. Prosesor VR dan AR (Snapdragon Reality, Snapdragon XR, hingga Snapdragon AR)
Laman resmi Qualcomm menjelaskan bahwa ada banyak prosesor AR atau VR yang mereka buat, seperti Snapdragon Reality, Snapdragon XR, hingga Snapdragon AR. Semua prosesor tersebut ditujukan untuk perangkat yang berbeda, yaitu MR, VR, AR, dan kacamata AI atau AI glasses. Sama seperti prosesor HP, Qualcomm juga menggabungkan berbagai komponen dalam satu chip demi memberikan efisiensi terbaik.
GPU Adreno, Qualcomm Spectra ISP, NPU Hexagon, Qualcomm Sensing Hub, Adreno Display, Adreno Video, hingga RAM semuanya ditaruh dalam satu chip. Qualcomm juga bekerja sama dengan Google untuk memberikan optimalisasi antara perangkat Android XR dengan prosesor Snapdragon. Di masa depan, nantinya prosesor Snapdragon akan dipakai oleh banyak perusahaan, yaitu Google, Xiaomi, Meta, Xreal, Valve, hingga Samsung.
Sepak terjang Qualcomm di industri prosesor tak bisa diremehkan. Ada banyak prosesor yang dijual Qualcomm dan tiap prosesor punya segmentasinya tersendiri. Hal tersebut makin mengukuhkan Qualcomm sebagai salah satu perusahaan terdepan di industri teknologi. Jika Qualcomm terus berkembang, bukan tidak mungkin kalau mereka bisa industri teknologi dalam waktu dekat.