Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kekurangan GTA 5 yang Bisa Diperbaiki dalam GTA 6

5 Kekurangan GTA 5 yang Bisa Diperbaiki dalam GTA 6
GTA 5 dan GTA 6 (dok. Rockstar Games/GTA 5 | dok. Rockstar Games/GTA 6)
  • GTA 5 memiliki sistem polisi, interior bangunan, dan NPC yang masih terbatas.

  • GTA 5 memiliki desain misi yang terlalu kaku dan kurang fleksibel.

  • GTA 5 minim konsekuensi jangka panjang atas tindakan pemain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Grand Theft Auto V (GTA 5) masih menjadi salah satu open-world game paling berpengaruh sejak dirilis pada 2013. Di balik kesuksesannya, game tersebut menyimpan sejumlah aspek yang mendapat kritik dari pemain, mulai dari sistem polisi hingga desain misi yang terlalu kaku. Grand Theft Auto VI (GTA 6) memiliki kesempatan untuk memperbaiki sejumlah kelemahan tersebut lewat teknologi dan pengalaman Rockstar setelah lebih dari 1 dekade.

Harapan pemain terhadap sekuelnya tidak terbatas pada grafik yang lebih detail. Perhatian turut tertuju pada bagaimana dunia Leonida merespons tindakan pemain, bagaimana polisi mengejar pelaku kejahatan, dan seberapa bebas pemain menjalankan misi. Berikut lima kekurangan GTA 5 yang bisa Rockstar perbaiki dalam GTA 6 saat rilis nanti.

  1. 1. Sistem polisi terlalu mudah ditebak

    GTA 5
    GTA 5 (dok. Rockstar Games/GTA 5)

    Sama seperti seri GTA lainnya, sistem Wanted Level dalam GTA 5 menggunakan lima level bintang yang meningkat ketika pemain melakukan kejahatan. Polisi kemudian mengejar pemain berdasarkan area pencarian, sementara helikopter dan unit NOOSE ikut turun tangan pada tingkat tertentu. Mekanisme ini efektif untuk menciptakan kejar-kejaran. Namun, pemain dapat mengeksploitasinya setelah memahami cara kerja sistem.

    GTA 6 kemungkinan akan menghadirkan polisi yang mampu mencari lokasi karakter berdasarkan informasi dalam sistem. Rockstar belum menjelaskan mekanisme Wanted Level secara lengkap, tetapi GTA 6 diprediksi akan menggunakan sistem yang jauh lebih kompleks. Jika mekanisme baru ini hadir, aksi melarikan diri bisa menjadi lebih strategis.

  2. 2. Interior bangunan yang terbatas

    Los Santos GTA 5
    Los Santos GTA 5 (dok. Rockstar Games/GTA 5)

    Los Santos dalam GTA 5 memiliki area yang luas, lebih luas dari Grand Theft Auto: San Andreas. Akan tetapi, sebagian besar bangunan hanya berfungsi sebagai latar. Pintu pada berbagai gedung tidak bisa dibuka dan interior yang dapat dimasuki biasanya berkaitan dengan misi atau lokasi tertentu saja. Keterbatasan ini mengurangi peluang pemain mengeksplorasi dunia setelah menyelesaikan aktivitas utama.

    Leonida diharapkan menawarkan ruang interior lebih beragam dan berguna untuk aktivitas pemain. Materi yang beredar memperlihatkan perhatian Rockstar terhadap detail lingkungan dan interaksi NPC di berbagai lokasi. Ruang yang dapat dijelajahi secara lebih luas tentu akan memberi fungsi tambahan bagi rumah, toko, tempat hiburan, dan bangunan lain.

  3. 3. NPC kurang responsif terhadap lingkungan

    NPC dalam GTA 6
    NPC dalam GTA 6 (dok. Rockstar Games/GTA 6)

    Pejalan kaki dalam GTA 5 memiliki sejumlah reaksi terhadap tindakan pemain. Sayangnya, perilaku mereka masih memiliki keterbatasan dan repetitif. Reaksi NPC dapat berulang dan aktivitas mereka biasanya kembali ke pola rutin setelah gangguan berlalu. Kritik terhadap aspek ini muncul karena dunia Los Santos sebenarnya memiliki detail lingkungan yang sangat luas. Selain itu, NPC dalam GTA 5 dianggap terlalu mudah tumbang ketika diajak berkelahi atau dipukul. GTA 6 diprediksi akan menghadirkan NPC yang lebih peka terhadap kejadian di sekitar dan tidak terlalu mudah untuk ditumbangkan.

  4. 4. Desain misi yang terlalu kaku

    tiga karakter GTA 5
    tiga karakter GTA 5 (dok. Rockstar Games/GTA 5)

    GTA 5 punya dunia terbuka yang luar biasa bebas. Ironisnya, begitu masuk ke misi cerita, pemain mendadak dikurung oleh skrip. Melenceng sedikit saja dari skrip yang sudah dirancang, teks mission failed langsung menyambut. Jurang pemisah antara kebebasan eksplorasi dan sempitnya koridor misi inilah yang kerap jadi sasaran kritik.

    Rockstar perlu memberi ruang bernapas lebih lega bagi pemain GTA 6. Pemain bisa diberi opsi menyelesaikan objektif lewat berbagai cara, seperti improvisasi rute pelarian. Belajar dari fondasi yang sudah Rockstar bangun dalam Red Dead Redemption 2, GTA 6 mestinya bisa menghadirkan struktur misi yang jauh lebih dinamis dan fleksibel.

  5. 5. Kekacauan tanpa konsekuensi yang jelas

    Trevor Philips
    Trevor Philips (dok. Rockstar Games/GTA 5)

    Di Los Santos, pemain bisa meratakan seisi blok dan memicu perang kota dengan aparat. Namun, beberapa menit setelah level buronan hilang, kota langsung kembali normal seolah tak pernah terjadi apa-apa. Minimnya dampak jangka panjang ini membuat dunia permainannya terasa dangkal. GTA 6 butuh ekosistem dunia yang mengingat ulah pemain. Mekanisme seperti saksi mata yang lebih reaktif, identifikasi kendaraan buronan yang realistis, hingga patroli lanjutan pascakejahatan akan membuat tensi permainan jauh lebih hidup. Pemain dituntut berpikir matang sebelum berbuat onar.

    GTA 6 dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Dalam trailer ketiga yang bakal tayang pada 27 Agustus mendatang, Rockstar kemungkinan besar akan menunjukan cuplikan gameplay dan detail dengan lebih jelas. Jika Rockstar berhasil memperbaiki lima aspek tersebut, GTA 6 berpeluang menghadirkan salah satu desain dunia terbuka paling realistis dalam sejarah industri game.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎

Related Articles

See More