Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Qualcomm Rilis Snapdragon C untuk Laptop Murah, Berapa Harganya?

Qualcomm Rilis Snapdragon C untuk Laptop Murah, Berapa Harganya?
Qualcomm merilis Snapdragon C untuk segmen laptop budget (qualcomm.com)
Intinya Sih
  • Qualcomm meluncurkan Snapdragon C, chip ARM untuk laptop entry-level seharga mulai 300 dolar AS dengan fokus pada efisiensi daya, performa responsif, dan baterai tahan lama.
  • Snapdragon C dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) yang menghadirkan fitur AI ke laptop terjangkau, menawarkan pengalaman komputasi modern bagi pelajar hingga bisnis kecil.
  • Acer, HP, dan Lenovo siap merilis laptop berbasis Snapdragon C tahun ini, memperluas ekosistem Windows on ARM dan memperketat persaingan di segmen laptop murah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Di tengah isu kelangkaan komponen dan guncangan harga yang melanda industri teknologi, segmen laptop terjangkau semakin menjadi perhatian para produsen. Konsumen kini mencari perangkat yang tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Kondisi tersebut mendorong banyak perusahaan untuk menghadirkan solusi komputasi yang lebih ekonomis.

Qualcomm menjadi salah satu perusahaan yang ikut membidik pasar tersebut melalui peluncuran Snapdragon C. Mengutip situs resmi Qualcomm, Senin (1/6/2026), chip berbasis ARM ini dirancang khusus untuk laptop entry level yang dibanderol seharga mulai 300 dolar AS atau sekitar Rp 5,3 juta. Qualcomm menjanjikan kombinasi performa responsif, daya tahan baterai seharian, dan dukungan fitur AI pada perangkat yang menggunakannya.

1. Snapdragon C dirancang untuk segmen laptop terjangkau

ilustrasi laptop Windows
ilustrasi laptop Windows (unsplash.com/Erick Cerritos)

Snapdragon C dikembangkan untuk memberikan pengalaman komputasi yang andal pada laptop berharga terjangkau. Qualcomm menyebut prosesor ini mampu menangani berbagai aktivitas umum seperti menjelajah internet, menonton video streaming, melakukan panggilan video, hingga mengerjakan tugas produktivitas. Kemampuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pengguna sehari-hari tanpa memerlukan perangkat mahal.

Selain performa yang cukup untuk aktivitas harian, chip ini juga dirancang agar tetap bekerja pada perangkat yang adem dan senyap. Qualcomm menjadikan efisiensi daya sebagai salah satu nilai jual utama Snapdragon C. Hal tersebut memungkinkan pengguna menikmati mobilitas lebih tinggi tanpa terlalu bergantung pada pengisian daya.

Menurut Qualcomm, huruf “C” pada nama Snapdragon C merupakan singkatan dari “compute”. Penamaan tersebut mencerminkan fokus chip ini sebagai solusi komputasi yang efisien untuk kebutuhan sehari-hari. Qualcomm juga ingin menegaskan bahwa produk ini dirancang khusus untuk pasar laptop entry level.

Perusahaan mengklaim Snapdragon C mampu menghadirkan daya tahan baterai sepanjang hari. Klaim tersebut tetap diiringi janji bahwa portabilitas perangkat tidak akan dikorbankan. Karena itu, laptop berbasis Snapdragon C diharapkan menjadi pilihan menarik bagi pelajar, pekerja, maupun pengguna rumahan.

2. Fitur AI dan kehadiran NPU jadi nilai plus dari Snapdragon C

Neural Processing Unit (NPU) pada laptop ASUS
Neural Processing Unit (NPU) pada laptop ASUS (asus.com)

Salah satu hal yang menarik dari Snapdragon C adalah kehadiran Neural Processing Unit (NPU) terintegrasi. Komponen ini memungkinkan laptop entry-level menjalankan berbagai fitur berbasis AI yang semakin banyak digunakan saat ini. Kehadiran NPU juga menunjukkan bahwa teknologi AI mulai merambah perangkat berharga lebih terjangkau.

Meski belum mengungkap detail kemampuannya, Qualcomm menilai NPU tersebut akan membantu menghadirkan pengalaman AI yang lebih baik. Fitur AI selama ini umumnya ditemukan pada laptop kelas menengah hingga premium. Snapdragon C berupaya membawa kemampuan serupa ke segmen yang lebih luas.

Senior Vice President and General Manager of Compute and Gaming Qualcomm, Kedar Kondap, mengatakan bahwa Snapdragon C menggabungkan sejumlah aspek penting yang kini dicari konsumen. Menurutnya, chip ini menawarkan baterai tahan lama, performa responsif, dan kemampuan AI dalam perangkat yang hemat daya dan tetap nyaman digunakan. Qualcomm berharap kombinasi tersebut mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Kondap juga menyebut bahwa Qualcomm ingin menghadirkan pengalaman komputasi modern yang dapat menjangkau lebih banyak kalangan. Melalui Snapdragon C, perusahaan berupaya memperluas akses terhadap teknologi yang andal dan efisien. Sasaran utamanya mencakup pelajar, keluarga, dan bisnis kecil yang membutuhkan perangkat terjangkau.

3. Acer, HP, dan Lenovo bakal merilis laptop berbasis chip Snapdragon C

Acer Swift Go 14 AI menggunakan chipset Snapdragon X Plus
Acer Swift Go 14 AI menggunakan chipset Snapdragon X Plus (acer.com)

Meski sudah diperkenalkan secara resmi, Qualcomm masih merahasiakan sebagian besar spesifikasi teknis Snapdragon C. Perusahaan hanya mengungkap bahwa chip ini menggunakan CPU kustom berbasis arsitektur Kryo. Arsitektur tersebut juga digunakan pada berbagai chipset Snapdragon untuk smartphone.

Snapdragon C menjalankan sistem operasi Windows versi ARM, sama seperti lini Snapdragon X yang berada di kelas lebih tinggi. Langkah ini menunjukkan komitmen Qualcomm dalam memperluas ekosistem Windows on ARM. Kehadiran Snapdragon C juga membuka peluang hadirnya lebih banyak laptop ARM berharga terjangkau.

Qualcomm mengatakan perangkat yang ditenagai Snapdragon C akan mulai hadir di pasaran tahun ini. Namun, jadwal peluncuran setiap produk akan bergantung pada masing-masing produsen. Karena itu, waktu ketersediaannya bisa berbeda antara satu merek dan merek lainnya.

Sejumlah produsen besar telah menyatakan komitmen untuk menghadirkan laptop berbasis Snapdragon C. Nama-nama yang disebut Qualcomm antara lain Acer, HP, dan Lenovo. Kehadiran para OEM (Original Equipment Manufacturer) tersebut berpotensi membuat persaingan laptop murah semakin menarik dalam waktu dekat.

Fokus pada harga terjangkau, daya tahan baterai panjang, dan dukungan AI menjadi modal utama Snapdragon C. Qualcomm berharap chip ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap pengalaman komputasi modern. So, apakah kamu tertarik mencoba laptop Windows ARM seharga Rp 5 jutaan ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More