Apple Store Canberra - Australian Capital Territory (apple.com)
Berdasarkan data yang tersedia, belum ada dasar yang cukup untuk menyatakan satu negara sebagai pemenang atau “paling cepat sold out” secara mutlak. Alasannya, laporan yang muncul mengukur hal berbeda. Ada yang mencatat perubahan estimasi pengiriman, ada yang membandingkan rekor prapesan, dan ada yang mengamati ketersediaan pickup di toko. Perbedaan indikator ini membuat perbandingan waktu sold out antarnegara tidak bisa dilakukan secara langsung.
Jika indikatornya adalah seberapa cepat estimasi pengiriman mundur setelah prapesan dibuka, Amerika Serikat menunjukkan bukti yang cukup kuat, terutama pada iPhone 17 Pro Max. Sementara itu, China menonjol dari sisi kekuatan permintaan prapesan, yang terlihat dari laporan rekor di JD.com dan pencapaian yang melampaui generasi sebelumnya di satu menit pertama setelah fase prapesan dibuka. Namun, kedua indikator tersebut tidak bisa dianggap setara karena mengukur hal yang berbeda.
iPhone 17 memang menunjukkan permintaan awal yang kuat di berbagai pasar, terutama untuk model Pro dan Pro Max. Di Amerika Serikat, penundaan pengiriman mulai terlihat pada fase awal prapesan, sedangkan China mencatat rekor prapesan dan antusiasme tinggi saat peluncuran. Di sejumlah negara Eropa, pickup toko bahkan masih tersedia meski pengiriman online mengalami keterlambatan, sehingga kondisi stok tidak bisa disamaratakan. Artinya, tingginya permintaan tidak selalu berarti seluruh kanal penjualan mengalami kehabisan stok pada waktu yang sama.
Jadi, kalau ditanya seberapa cepat iPhone 17 kehabisan stok di berbagai negara, jawabannya adalah stok beberapa varian menipis atau mengalami keterlambatan pengiriman dengan cepat, tetapi belum ada data publik yang cukup seragam untuk membuat ranking waktu sold out antarnegara. Perbedaan indikator ini menjadi pelajaran menarik bahwa popularitas iPhone tidak selalu bisa diukur hanya dari seberapa cepat sebuah halaman produk berubah menjadi “habis”. Dalam kasus iPhone 17, perubahan waktu tunggu dan rekor prapesan memberikan gambaran permintaan yang lebih realistis.