5 Skin Android yang Dipakai oleh Banyak Merek, Saling Berbagi

- Banyak merek smartphone memakai skin Android berbeda seperti ColorOS, HyperOS, OriginOS, Nothing OS, dan EMUI untuk menonjolkan ciri khas serta memperkuat identitas masing-masing brand.
- ColorOS digunakan OPPO dan OnePlus, HyperOS menggantikan MIUI di lini Xiaomi, sedangkan vivo beralih dari Funtouch OS ke OriginOS demi tampilan dan fitur yang lebih modern.
- HUAWEI tetap memakai EMUI untuk pasar global sementara HONOR kini menggunakan MagicOS; strategi berbagi skin antar sub-brand memudahkan pengembangan software dan memberi pengalaman pengguna yang konsisten.
Sistem operasi (OS) Android digunakan di banyak HP, mulai dari Samsung, Nokia, vivo, OPPO, Xiaomi, HUAWEI, hingga HONOR. Menariknya, tiap merek atau produsen menggunakan skin Android tersendiri. Singkatnya Android yang dipakai bukan versi murni, tapi "dilapisi" dengan skin lain yang membuat tiap merek memiliki ciri khas, fitur, desain, dan UX yang berbeda.
Umumnya satu skin hanya digunakan oleh satu merek secara ekslusif demi memberikan ciri khas dan memperkuat branding. Namun, ternyata ada lima skin Android yang dipakai oleh banyak merek. Beberapa di antaranya adalah OriginOS, HyperOS, EMUI, FuntouchOS, dan ColorOS. Yuk, cari tahu lebih dalam mengenai semua skin Android tersebut agar kamu tak ketinggalan tren teknologi terbaru.
1. ColorOS (OPPO dan OnePlus)

Awalnya ColorOS hanya digunakan di perangkat OPPO. Kemudian, OPPO membuat sub-brand bernama realme pada 2018 dan realme juga menggunakan ColorOS. Seiring berjalannya waktu realme membuat skin sendiri bernama realme UI. OPPO memiliki sub-brand lain, yaitu OnePlus. Secara global OnePlus dan OPPO menggunakan ColorOS. Menariknya, di China OnePlus justru menggunakan skin lain, yaitu OxygenOS. Karena itu, OnePlus versi global dan Cina bisa memiliki banyak variasi. Terkadang, ada fitur di ColorOS yang tak hadir di OxygenOS dan begitu juga sebaliknya.
2. HyperOS dan MIUI (POCO, REDMI, dan Xiaomi)

Semua merek smartphone Xiaomi (POCO, REDMI, dan Xiaomi) menggunakan skin atau UI yang sama, yaitu MIUI dan HyperOS. Namun, tak ada perbedaan mencolok antara MIUI atau HyperOS di tiap merek. Menariknya, laman GSMArena menjelaskan kalau MIUI digantikan oleh HyperOS sejak 2023. HyperOS sendiri diklaim sebagai peningkatan dari MIUI. Skin Android tersebut dibuat menggunakan Vela platform, berbasis Linux, dan tetap mempertahankan berbagai fitur dari MIUI. HyperOS juga dirancang agar konektivitas antar perangkat Xiaomi bisa makin lancar.
3. OriginOS dan FuntouchOS (vivo dan iQOO)

vivo dan iQOO menggunakan strategi yang serupa dengan OPPO atau Xiaomi, yaitu menggunakan satu skin yang sama. Skin pertama yang digunakan vivo dan iQOO adalah Funtouch OS. Namun, sekarang Funtouch OS sudah digantikan dengan sepenuhnya oleh OriginOS pada akhir 2025.
Peralihan dari Funtouch OS ke OirignOS memberikan perubahan yang signifikan. Dilansir Rs Mahecha, Funtouch OS sendiri memiliki banyak kekurangan seperti desainnya yang kuno, minim fitur, punya terlalu banyak bloatware, dan terkesan meniru iOS. Sementara itu, OriginOS tampil lebih segar, fitur berlimpah, punya kustomisasi tak terbatas, dan efisiensinya optimal.
4. Nothing OS (Nothing dan CMF Phone)

Sebagai pendatang baru di dunia Android, Nothing Phone berhasil mencuri perhatian berkat UI atau skin yang mencoba tampil beda. Skin tersebut bernama Nothing OS dan digunakan oleh dua merek HP, yaitu Nothing dan CMF Phone. Dilansir Android Authority, Nothing OS terkenal akan UInya yang sederhana tapi tetap elegan dengan estetika monokrom yang mencolok. Performanya juga optimal, minim blotware, dan punya banyak kustomisasi. Nothing OS juga terus menghadirkan update dan selalu mengembangkan sistemnya.
5. EMUI (HUAWEI dan HONOR)

Kisah EMUI dimulai dari HUAWEI yang merupakan salah satu perusahaan teknologi terbesar di China. Awalnya semua smartphone HUAWEI menggunakan EMUI yang berbasis Android. Kemudian, HUAWEI membuat sub-brand bernama HONOR yang juga menggunakan EMUI. Namun, pada 2020 HONOR memisahkan diri dan menggunakan skin lain bernama MagicOS. HUAWEI terus menggunakan EMUI, tapi khusus perangkat yang dijual global. Untuk smartphone rilisan China, HUAWEI menggunakan OS terbarunya, yaitu HarmonyOS.
Adanya banyak skin Android yang dipakai oleh banyak merek HP membuat berbagai produsen tak perlu melakukan riset tambahan di bagian software. Saat membuat sub-brand baru mereka tinggal menggunakan skin Android yang dari awal sudah ada. Bagi pengguna hal tersebut juga menguntungkan karena memberikan kesan familiar dan membuat penggunaan makin mudah.


















