Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tips Membeli Apple Watch Bekas agar Tidak Salah Pilih

7 Tips Membeli Apple Watch Bekas agar Tidak Salah Pilih
ilustrasi menggunakan Apple Watch (freepik.com/freepik)
Intinya Sih
  • Membeli Apple Watch bekas bisa jadi pilihan hemat untuk mendapatkan fitur premium, asal dilakukan dengan hati-hati agar terhindar dari produk palsu atau bermasalah.
  • Penting memeriksa penjual terpercaya, memastikan Activation Lock nonaktif, serta mengecek kondisi fisik dan kesehatan baterai sebelum membeli.
  • Calon pembeli disarankan memverifikasi nomor seri, menguji semua fitur utama, dan memperhatikan garansi maupun kebijakan pengembalian demi keamanan transaksi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Membeli Apple Watch bekas bisa menjadi cara cerdas untuk mendapatkan smartwatch premium dengan harga jauh lebih murah. Dibandingkan membeli unit baru yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah, perangkat bekas sering dijual dengan potongan harga besar, tetapi tetap menawarkan fitur utama, seperti pelacak kebugaran, notifikasi, hingga berbagai fungsi pintar lainnya.

Namun, membeli perangkat elektronik bekas tentu tidak bisa sembarangan. Tanpa pengecekan yang tepat, kamu berisiko mendapatkan perangkat bermasalah, baterai yang sudah lemah, bahkan produk palsu. Supaya lebih aman, berikut beberapa tips penting yang bisa kamu lakukan sebelum membeli Apple Watch bekas.

1. Pilih penjual yang terpercaya

Langkah pertama adalah memastikan kamu membeli dari penjual yang memiliki reputasi baik. Platform yang memiliki sistem perlindungan pembeli biasanya lebih aman karena menyediakan verifikasi perangkat, informasi kondisi produk, serta kebijakan pengembalian.

Beberapa marketplace internasional bahkan menyediakan perangkat refurbished yang sudah diperiksa kembali sebelum dijual. Hindari membeli dari penjual yang sulit diverifikasi atau menawarkan harga terlalu murah tanpa informasi yang jelas. Jika membeli secara langsung dari orang lain, usahakan bertemu di tempat umum agar transaksi lebih aman.

2. Pastikan Activation Lock sudah dinonaktifkan

Hal yang sering terlewat saat membeli Apple Watch bekas adalah Activation Lock. Fitur keamanan ini menghubungkan perangkat dengan akun iCloud milik pemilik sebelumnya.

Jika fitur ini masih aktif, kamu tidak akan bisa menggunakan perangkat tersebut meskipun sudah melakukan reset. Karena itu, mintalah bukti bahwa Apple Watch sudah di-unpair dari iPhone pemilik sebelumnya dan akun iCloud sudah dilepas.

Cara paling aman adalah mencoba memasangkan Apple Watch tersebut langsung dengan iPhone milikmu. Jika proses pairing berjalan lancar tanpa meminta akun pemilik lama, berarti perangkat sudah aman digunakan.

3. Periksa kondisi fisik secara menyeluruh

pexels-cottonbro-5081419.jpg
ilustrasi Apple Watch (pexels.com/cottonbro studio)

Sebelum membeli, cek kondisi fisik perangkat dengan teliti. Perhatikan apakah ada goresan besar, retakan pada layar, atau penyok pada bagian bodi.

Selain itu, coba tekan tombol dan putar Digital Crown untuk memastikan semuanya masih berfungsi dengan baik. Tombol yang terasa macet atau tidak responsif bisa menjadi tanda bahwa perangkat pernah jatuh atau mengalami kerusakan.

Jika membeli secara online, mintalah foto close-up dari berbagai sisi, termasuk sensor di bagian belakang. Banyak penjual juga menggunakan sistem grading, misalnya Grade A untuk kondisi hampir seperti baru.

4. Cek kesehatan baterai

Baterai adalah salah satu komponen yang paling cepat menurun pada perangkat wearable. Idealnya, Apple Watch bekas masih memiliki battery health di atas 80 persen.

Baterai yang sudah terlalu lemah biasanya membuat jam tangan cepat habis dalam waktu singkat. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa perangkat sudah digunakan cukup lama atau sering diisi ulang.

Jika memungkinkan, cek langsung melalui pengaturan perangkat untuk memastikan kapasitas baterainya masih layak digunakan.

5. Verifikasi keaslian dengan nomor seri

Setiap Apple Watch memiliki nomor seri unik yang dapat digunakan untuk memeriksa keaslian perangkat. Nomor seri biasanya bisa ditemukan di bagian belakang perangkat atau di menu Settings > General > About. Setelah mendapatkan nomor tersebut, kamu bisa mengeceknya di situs resmi Apple untuk melihat informasi model, tanggal pembelian, dan status garansi.

Jika data yang muncul tidak sesuai dengan model yang dijual, ada kemungkinan perangkat tersebut bukan produk asli atau telah dimodifikasi.

6. Uji semua fitur penting

ilustrasi fitur Workout Buddy di Apple Watch
ilustrasi fitur Workout Buddy di Apple Watch (apple.com)

Sebelum memutuskan membeli, pastikan semua fitur utama masih berfungsi dengan baik. Beberapa fitur yang sebaiknya diuji antara lain:

  • Sensor detak jantung
  • GPS saat digunakan di luar ruangan
  • Speaker dan mikrofon
  • Respons layar sentuh
  • Koneksi dengan iPhone

Jika perangkat terasa lambat, sering lag, atau muncul pesan error, sebaiknya pertimbangkan kembali untuk membelinya.

7. Perhatikan garansi dan kebijakan pengembalian

Terakhir, jangan lupa menanyakan soal garansi atau kebijakan pengembalian barang. Beberapa penjual memberikan masa uji coba sekitar 14 hingga 30 hari. Jika membeli dari penjual pribadi, sebaiknya buat kesepakatan tertulis agar lebih aman jika ternyata ada masalah setelah pembelian.

Membeli Apple Watch bekas sebenarnya bisa menjadi pilihan yang sangat menguntungkan, asalkan kamu melakukan pengecekan dengan teliti. Dengan sedikit kesabaran dan pengecekan yang tepat, Apple Watch bekas tetap bisa menjadi perangkat andalan untuk memantau kesehatan, olahraga, dan aktivitas sehari-hari tanpa harus mengeluarkan biaya sebesar membeli unit baru.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More