5 Tips dan Trik Menanggapi Kenaikan Harga HP, Jangan Panik!

- Jangan lakukan panic buying
- Jangan terlalu sering upgrade HP
- Gunakan HP hingga masa pakainya berakhir
Mulai tahun 2025 kenaikan harga HP mulai terjadi secara global. Prediksi dari Counterpoint mengungkap fakta kalau kenaikan harga HP ada di angka 8 hingga 15 persen. Presentasenya memang kecil, tapi saat dihitung dan diaplikasikan ke harga secara nyata, maka kenaikannya akan terasa. Tentu, kenaikan tersebut cukup merugikan dan bikin was-was konsumen.
Jadi kamu harus cermat untuk menanggapi hal tersebut. Cara pertama adalah dengan menggunakan HP selama mungkin dan jangan buru-buru beli yang baru. Upgrade HP tiap tahun juga sebaiknya dihindari. Jika tak masalah dengan segala risikonya, beli HP bekas juga bisa menjadi solusi yang tepat. Agar tak salah melangkah, inilah beberapa tips dan trik menanggapi kenaikan harga HP.
1. Jangan lakukan panic buying

Dilansir ESBCO, panic buying adalah kegiatan membeli barang dengan kuantitas yang tinggi dalam waktu singkat karena adanya ketakutan kalau hal buruk akan terjadi. Panic buying merupakan hal yang kurang bijak dilakukan, khususnya saat krisis terjadi. Panic buying bisa memicu masalah yang lebih besar, salah satunya adalah inflasi. Jika terjadi inflasi nantinya harga barang bisa terus naik.
Pada jangka panjang panic buying juga membuat stok barang makin menipis. Karena didasarkan kecemasan, panic buying akan menyebar dan membuat orang lain ikut panik. Jika melakukan panic buying, kamu juga jadi lebih boros. Untuk mencegah panic buying, kamu harus tenang, atur keuangan dengan lebih baik, dan rancang rencana jangka pendek atau panjang untuk menangani krisis yang terjadi.
2. Jangan terlalu sering upgrade HP

HP masih bisa digunakan dengan lancar tanpa hambatan? Maka tidak perlu untuk menggantinya. Menurut laman Android Authority, tak ada alasan untuk upgrade HP setahun sekali. Laman Compare and Recylce juga menambahkan kalau sebaiknya upgrade HP dilakukan dalam jangka waktu sekitar 2-3 tahun sekali. Dengan begitu saat upgrade kamu akan merasakan perubahan yang signifikan. Alhasil di tengah kenaikan harga kamu tak perlu membeli HP dengan banderol yang tinggi.
3. Gunakan HP hingga masa pakainya berakhir

Sejatinya HP modern memiliki masa pakai yang cukup lama. Laman resmi HONOR menjelaskan bahwa rata-rata HP bisa bertahan sekitar 2,5 tahun. Di sisi lain, HP kelas atas atau flagship mampu bertahan hingga 5 tahun. Salah satu faktor yang membuat HP bisa bertahan lama adalah jaminan update software yang panjang. Tercatat, beberapa HP seperti Samsung Galaxy S25 Ultra mendapat update software hingga 7 tahun.
Faktor lain seperti chipset ngebut, kapasitas baterai besar, kompatibilitas aplikasi, dan pola penggunaan juga sangat berpengaruh pada keawetan HP. Untuk menangani kenaikan harga, tentunya sangat bijak untuk menggunakan HP selama mungkin hingga masa pakainya berakhir. Tak perlu beli HP baru yang mahal. Sebaliknya, pakai HP selama mungkin dan maksimalkan semua kemampuannya.
4. Beli HP keluaran tahun lalu

Beli HP tak harus selalu yang terbaru. Menurut laman ZNET membeli HP keluaran lama, khususnya flagship bisa menjadi pilihan menarik dan rasional. Tak perlu membeli HP yang berusia 4 atahun 3 tahun, produk keluaran tahun lalu juga masih sangat worth it. Harganya pasti sudah turun karena ada produk baru. Sementara itu spesifikasi dan fiturnya masih bersaing dengan keluaran terbaru karena usianya baru setahun. Daripada beli HP baru yang harganya sudah naik, tentunya akan lebih masuk akan membeli produk tahun lalu yang sudah turun harga tapi performanya masih sangat mumpuni.
5. Beli HP bekas

Buat kamu yang punya budget tipis, beli HP bekas atau second juga bisa menjadi pilihan. Tak hanya lebih murah, HP bekas juga bisa memberikan value yang tinggi. Namun, perlu digarisbawahi kalau sebisa mungkin kamu harus membeli HP bekas yang usianya tidak terlalu tua. Selain itu, kecermatan dan ketelitian juga harus ditekankan saat membeli HP bekas. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan saat beli HP bekas, seperti pengecekan fungsi, cari penjual terpercaya, hindari HP bermasalah, dan cermati spesifikasi.
Kenaikan harga HP merupakan suatu hal yang tak bisa dihindari oleh konsumen. Tinggal bagaimana cara konsumen untuk mengatasi dan menanggulangi hal tersebut. Selain menerapkan tips dan trik menanggapi kenaikan harga HP, sifat bijak serta ketenangan harus ditanamkan. Tujuannya agar tidak merugikan dirimu sendiri. Lagipula, HP hanyalah sebuah barang elektronik. Jadi, kamu tak perlu terlalu pusing soal kenaikan harganya, ya!


















