Apple Siapkan MacBook Neo Generasi Kedua dengan Fitur Touchscreen

- Apple dikabarkan tengah menyiapkan MacBook Neo generasi kedua yang diprediksi meluncur pada 2027 dengan peningkatan performa dan kemungkinan fitur layar sentuh.
- MacBook Neo pertama hadir sebagai laptop Apple paling terjangkau, menggunakan chip A18 Pro namun masih terbatas pada memori 8 GB dan performa di bawah pesaing sekelasnya.
- Ming-Chi Kuo menyebut MacBook Neo 2 berpotensi memakai teknologi on-cell touch serta dukungan macOS 27 untuk interaksi sentuh, menjadikannya langkah baru Apple di pasar laptop layar sentuh.
Belum lama sejak MacBook Neo diperkenalkan, rumor mengenai penerusnya sudah mulai beredar. Generasi berikutnya yang sementara disebut MacBook Neo 2 dikabarkan tengah dipersiapkan oleh Apple dan diperkirakan meluncur pada 2027. Kabar ini dilaporkan oleh analis Apple ternama Ming-Chi Kuo yang dikenal memiliki rekam jejak cukup akurat dalam memprediksi rencana produk Apple mengutip MacRumors pada 10 Maret 2026
Salah satu kemungkinan upgrade yang mencuri perhatian adalah hadirnya fitur layar sentuh pada MacBook Neo generasi kedua. Selama bertahun-tahun, Apple konsisten tidak menyematkan touchscreen pada lini Mac dan lebih mengandalkan trackpad serta keyboard sebagai metode interaksi utama. Meski demikian, informasi ini masih sebatas rumor dan belum mendapat konfirmasi resmi dari Apple. Berikut adalah detail rencana terkait persiapan Apple untuk merilis MacBook Neo generasi kedua.
1. MacBook Neo hadir sebagai laptop Apple paling terjangkau

Apple sebelumnya memperkenalkan MacBook Neo sebagai laptop entry-level baru pada 4 Maret 2026. MacBook Neo dibanderol mulai 599 dolar Amerika Serikat (Rp10jutaan) dan 499 dolar Amerika Serikat (Rp8,4 jutaan) untuk harga khusus pendidikan. Kehadiran perangkat ini bertujuan memperluas seri Mac agar dapat menjangkau segmen pengguna yang lebih luas. Selain itu, produk ini juga dirancang untuk bersaing langsung dengan laptop Windows murah dan Chromebook yang banyak digunakan di sektor pendidikan.
Sayangnya, model pertama MacBook Neo masih memiliki sejumlah keterbatasan yang begitu terasa. Perangkat ini memang menggunakan chip A18 Pro yang sebelumnya diperkenalkan pada iPhone 16 Pro. Meski cukup bertenaga untuk penggunaan sehari-hari, performanya dinilai belum mampu menandingi prosesor laptop dari Intel, AMD, maupun Qualcomm di kelas harga yang serupa.
Keterbatasan lain juga terlihat pada kapasitas memori yang hanya 8 GB. Jumlah tersebut masih cukup untuk aktivitas ringan seperti browsing, menonton video, atau mengolah dokumen. Namun, untuk pekerjaan yang lebih berat seperti pengeditan konten atau multitasking intensif, konfigurasi ini dinilai kurang optimal bagi sebagian pengguna.
Meski berada di kelas harga lebih terjangkau, MacBook Neo tetap membawa sejumlah fitur menarik. Laptop ini menggunakan chip A18 Pro yang sebelumnya dikembangkan untuk iPhone 16 Pro. Perangkat tersebut juga memiliki layar 13 inci Liquid Retina berbezel bergaya iPad tanpa notch, Magic Keyboard berwarna senada, dan trackpad mekanis yang dirancang tetap nyaman digunakan.
2. Generasi kedua diprediksi menggunakan teknologi On-Cell Touch

Mengutip MacRumors, Selasa (10/3/2026), Ming-Chi Kuo menjelaskan bahwa MacBook Neo generasi pertama memang tidak dirancang sebagai laptop layar sentuh. Generasi kedua yang direncanakan meluncur pada 2027 disebut memiliki peluang membawa fitur tersebut. Kehadiran layar sentuh diyakini dapat meningkatkan daya saing MacBook Neo di pasar laptop kelas menengah.
Perangkat ini juga diperkirakan memakai teknologi on-cell touch. Teknologi tersebut memungkinkan sensor sentuh terintegrasi langsung ke dalam lapisan panel layar sehingga tidak membutuhkan lapisan tambahan. Pendekatan ini membuat layar tetap tipis sekaligus menjaga kualitas tampilan. Selain itu, desain laptop juga dapat dipertahankan tetap ramping.
3. macOS diprediksi mendukung layar sentuh

Jika Apple benar-benar menghadirkan Mac layar sentuh, maka sistem operasi yang digunakan juga perlu menyesuaikan. Dukungan tersebut diperkirakan hadir melalui pembaruan macOS 27 yang dirancang agar lebih ramah terhadap interaksi berbasis sentuhan. Hal ini menjadi langkah penting agar pengalaman penggunaan tetap optimal.
Setelah dukungan perangkat lunak tersedia, Apple berpeluang memperluas fitur layar sentuh ke berbagai model Mac lainnya. Langkah ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat daya saing Apple di pasar laptop, mengingat sejumlah produsen seperti HP, Lenovo, Acer, dan ASUS telah lebih dulu menawarkan laptop layar sentuh di beragam segmen harga.
Selain itu, laporan jurnalis teknologi Mark Gurman menyebut Apple juga mempertimbangkan perluasan merek “Neo” ke perangkat lain. Salah satu yang disebut adalah kemungkinan hadirnya Apple Watch SE versi murah alias Apple Watch Neo. Strategi ini dinilai dapat membantu Apple membangun lini produk lebih luas yang tetap ramah di kantong.
Menurut analis Apple Ming-Chi Kuo, hingga September 2025 spesifikasi untuk MacBook Neo generasi kedua masih dalam tahap pembahasan internal. Meski demikian, perangkat tersebut diperkirakan akan membawa peningkatan performa, termasuk kemungkinan penggunaan chip yang lebih cepat seperti A19 Pro dan peningkatan kapasitas memori menjadi 12GB. Jika rencana tersebut terealisasi, MacBook Neo generasi kedua berpotensi menjadi laptop Apple yang menawarkan kombinasi harga lebih terjangkau dan fitur modern.

















![[QUIZ] Jenis Konten yang Paling Lama Kamu Tonton Ungkap Prioritasmu](https://image.idntimes.com/post/20250604/1000000466-8e0730e43c5d152ee388034ffdc10295-382bb5956716d59d5e91a575891103a9.jpg)
