Xiaomi HyperOS 3 Resmi Diperkenalkan, Fokus di Desain dan Interkoneksi

- Xiaomi HyperOS 3 diperkenalkan untuk memperkuat integrasi lintas perangkat dan meningkatkan pengalaman pengguna.
- Desain intuitif dengan animasi halus, fitur Xiaomi HyperIsland, dan interaksi yang responsif.
- Interkonektivitas mulus melalui teknologi Xiaomi HyperConnect, Smart AI untuk produktivitas harian, dan pembaruan akan hadir secara bertahap.
Ekosistem digital kini tak lagi berdiri sendiri-sendiri. Smartphone, tablet, laptop, hingga perangkat rumah pintar semakin dituntut untuk saling terhubung secara mulus. Di tengah tren tersebut, Xiaomi Indonesia memperkenalkan Xiaomi HyperOS 3, sistem operasi terbaru yang dikembangkan untuk memperkuat integrasi lintas perangkat sekaligus meningkatkan stabilitas dan pengalaman pengguna.
HyperOS 3 disebut menjadi bagian dari visi besar Xiaomi bertajuk "Human x Car x Home", di mana software berperan sebagai pusat integrasi antara individu, kendaraan, dan perangkat rumah pintar. Artinya, pembaruan ini bukan sekadar perubahan tampilan, melainkan penguatan fondasi ekosistem yang lebih menyeluruh.
Intuitive Design, Antarmuka yang Lebih Halus dan Adaptif

Dari sisi desain, Xiaomi HyperOS 3 membawa pembaruan pada animasi dan transisi antarmuka yang diklaim lebih halus. Pendekatan ini bertujuan menciptakan pengalaman visual yang lebih nyaman, terutama dalam penggunaan sehari-hari yang intens.
Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Xiaomi HyperIsland. Fitur ini memungkinkan pengguna memantau notifikasi dan aktivitas yang sedang berjalan-seperti pemutar musik atau aplikasi aktif-langsung dari bagian atas layar tanpa perlu berpindah aplikasi. Interaksi pun dibuat lebih sederhana, cukup dengan ketukan untuk melihat detail atau swipe untuk membuka aplikasi dalam mode floating window.
Pembaruan desain ini menunjukkan arah Xiaomi dalam membuat interaksi terasa lebih ringkas dan responsif, bukan sekadar kosmetik visual semata.
Seamless Interconnectivity Lewat HyperConnect

Pilar kedua HyperOS 3 adalah interkonektivitas yang lebih mulus melalui teknologi Xiaomi HyperConnect. Tujuannya adalah mengurangi batas antar perangkat dalam satu ekosistem, sehingga aktivitas berpindah layar menjadi lebih praktis.
Melalui fitur Home Screen+, pengguna dapat menampilkan dan mengontrol layar smartphone dari tablet atau laptop, termasuk perangkat lintas ekosistem seperti MacBook. Aplikasi bisa dijalankan di layar yang lebih besar, dan file dapat dipindahkan dengan metode drag-and-drop.
Selain itu, fitur Touch to Share memungkinkan transfer foto atau dokumen antar perangkat Xiaomi dalam hitungan detik. Untuk aspek keamanan, Xiaomi menyematkan protokol MiTEE, yang dirancang untuk melindungi sinkronisasi data dan informasi biometrik di seluruh perangkat.
Smart AI untuk Produktivitas Harian

Aspek kecerdasan buatan juga menjadi fokus utama dalam HyperOS 3. Lewat Xiaomi HyperAI, sejumlah fitur berbasis AI diperbarui untuk mendukung aktivitas harian pengguna.
Fitur seperti AI Writing dan DeepThink Mode membantu pengguna merangkum atau mengolah teks dalam aplikasi Notes. Ada pula Voice Enhancement yang menyaring kebisingan latar saat panggilan atau perekaman, serta AI Search untuk menemukan foto atau informasi di galeri hanya dengan perintah sederhana.
Di sisi personalisasi, AI Dynamic Wallpapers menghadirkan latar belakang layar kunci yang lebih hidup dan sinematik, menunjukkan bahwa AI tidak hanya diarahkan pada produktivitas, tetapi juga pengalaman visual.
Akan Hadir Secara Bertahap

Xiaomi menyatakan bahwa pembaruan HyperOS 3 akan tersedia secara bertahap melalui sistem Over-the-Air (OTA). Sejumlah perangkat telah masuk daftar dukungan, termasuk lini Xiaomi 15 Series, Xiaomi 14 Series, Redmi Note 14 Series, hingga POCO F8 dan POCO F7 Series, serta tablet seperti Xiaomi Pad 7 Series.
Pendekatan bertahap ini menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas sistem sebelum dirilis lebih luas ke seluruh pengguna.


















