Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Detail Soal God of War Laufey yang Perlu Kamu Ketahui

6 Detail Soal God of War Laufey yang Perlu Kamu Ketahui
God of War Laufey (dok. Santa Monica Studio)
Intinya Sih
  • God of War Laufey menghadirkan Faye sebagai karakter utama, mengeksplorasi perjalanan emosionalnya setelah kematian dan memperluas semesta mitologi seri ini.
  • Game ini berlatar di Everywhen, dimensi kosmik tempat berbagai dewa dari beragam mitologi bertemu, membuka potensi kembalinya tokoh-tokoh lama.
  • Laufey ditemani Phranque dan Rue dalam petualangan penuh aksi lincah melawan dewa perang lintas mitologi, dengan kemungkinan rilis sekitar tahun 2027.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Setelah empat tahun tanpa kabar, seri God of War akhirnya mengumumkan arah barunya lewat game terbaru berjudul God of War Laufey, yang menghadirkan twist cukup mengejutkan. Untuk pertama kalinya, Kratos tidak menjadi karakter utama, di mana fokus ceritanya kali ini justru beralih ke Laufey (Faye), istri Kratos yang telah meninggal. Uniknya, cerita di dalam game ini akan mengeksplorasi perjalanan emosional Faye setelah kematiannya. Lantas, detail apa saja yang diketahui dari God of War Laufey sejauh ini? Untuk jawaban dari pertanyaan itu, langsung saja simak ulasan di bawah ini.

1. Siapa itu Laufey?

l-intro-1780439388.jpg
God of War Laufey (dok. Santa Monica Studio)

Laufey atau Faye, bukan sekadar istri Kratos, tapi juga sosok penting dalam dunia God of War. Di balik kehidupannya yang tampak sederhana di Midgard, ia sebenarnya adalah seorang Jötunn dari Jötunheim sekaligus pahlawan legendaris yang dikenal karena keberaniannya membela rakyat kecil dan melawan kekuasaan Odin serta para Aesir. Ia pertama kali muncul di God of War (2018), meski lewat suasana yang memilukan karena cerita game itu dimulai dari perjalanan Kratos dan Atreus untuk memenuhi wasiat terakhirnya yaitu menyebarkan abunya di Jötunheim. Lalu di God of War Ragnarök, Faye akhirnya diperlihatkan secara langsung melalui mimpi-mimpi Kratos dan ia diperankan oleh Deborah Ann Woll.

2. Everywhen menjadi latar tempat utama

Everywhen digambarkan sebagai sebuah alam setelah kematian yang bukan sekadar “dunia bawah”, tapi semacam dimensi kosmik tempat semua sihir bermula dan akhirnya kembali. Dari trailer dan blog resmi PlayStation, Everywhen menjadi titik pertemuan berbagai dewa dan makhluk dari berbagai mitologi, yang tentu saja tidak selalu akur satu sama lain. Konsep ini membuka kemungkinan bahwa pemain nantinya bisa saja bertemu kembali dengan dewa-dewa yang sebelumnya dihabisi Kratos seperti Zeus, Hades atau Ares. Dengan kata lain, Everywhen berpotensi menjadi panggung di mana para dewa yang sudah mati masih punya peran, sekaligus menjawab ke mana mereka sebenarnya pergi setelah dikalahkan.

3. Laufey ditemani rekan bernama Phranque dan Rue

God-of-War-Laufey-Cube-HD-scaled.jpeg
God of War Laufey (dok. Santa Monica Studio)

Trailer perdana God of War Laufey menunjukkan bahwa Laufey tidak akan menjelajahi Everywhen yang penuh mitologi sendirian. Ia ditemani dua karakter unik yaitu Phranque, kubus gelatin hidup yang cerdas dan humoris (diperankan Jack Quaid), serta Rue, entitas seperti pita ajaib yang terikat pada pedang Laufey (disuarakan Perlina Lau). Keanehan desain mereka menjadi daya tarik tersendiri di God of War Laufey, dan bahkan memicu teori di kalangan pemain bahwa Phranque kemungkinan akan berevolusi menjadi sosok mitologi penting. Bersama-sama, ketiganya tampaknya akan menjadi pusat emosional dalam perjalanan Laufey di Everywhen.

4. Laufey lebih lincah ketika bertarung dibanding Kratos

Cuplikan gameplay God of War Laufey menunjukkan bahwa Laufey bukanlah Kratos versi perempuan, karena dibekali gaya bertarung yang jauh lebih lincah dan artistik. Ia mengandalkan kombinasi serangan pedang dari darat ke udara, dipadukan dengan sihir misterius di tangan kirinya untuk melempar musuh ke udara dan menghindar dengan cepat. Selain itu, ia juga dibantu oleh Rue yang bisa memperluas jangkauan serangan dan dilengkapi kemampuan menarik musuh, serta Phranque yang bisa membantunya mengganggu musuh, termasuk musuh bos. Dengan fakta bahwa kekuatan sihir Laufey bereaksi terhadap Everywhen, kemungkinan besar kemampuannya akan terus berkembang dan semakin kuat di sepanjang permainan.

5. Hadirkan dewa perang dari mitologi lain

379211cc-c248-45a0-9f04-c847d6deab15_2560x1440.jpg
God of War Laufey (dok. Santa Monica Studio)

Santa Monica Studio akhirnya menjawab rasa penasaran pemain soal arah mitologi berikutnya setelah mitologi Nordik di seri God of War, dan jawabannya cukup “gila” di mana semua mitologi bisa saling bertemu. Trailer perdana God of War Laufey langsung menampilkan dua sosok dari mitologi berbeda yaitu Begtse, dewa perang dari mitologi Tibet/Mongolia yang hadir sebagai musuh bos awal dengan aura mengintimidasi ala Baldur di God of War (2018), serta Sekhmet, dewi perang dan kehancuran dari mitologi Mesir yang memiliki kekuatan matahari yang mematikan. Keduanya terlihat seperti duo antagonis yang akan menjadi ancaman besar bagi perjalanan Laufey di Everywhen.

6. Kemungkinan rilis di 2027

Sampai sekarang, Santa Monica Studio dan PlayStation masih belum mengumumkan tanggal rilis resmi untuk God of War: Laufey, sehingga sulit untuk bisa memastikan kapan pemain bisa memainkannya. Kendati demikian, ada sinyal positif yang membuat harapan pemain tetap tinggi. Jurnalis Bloomberg, Jason Schreier, menyebut bahwa game ini sebenarnya sudah cukup lama dikembangkan dan kemungkinan besar tidak terlalu jauh dari tahap selesai. Hal tersebut masuk akal, apalagi jika melihat keterkaitannya dengan Ragnarök yang rilis pada 2022. Dengan kondisi tersebut, banyak yang memperkirakan bahwa God of War Laufey akan meluncur di sekitar 2027.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa detail soal God of War Laufey yang perlu kamu ketahui. Tertarik memainkan God of War Laufey ketika nantinya dirilis?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi

Related Articles

See More