EA Sports FC vs eFootball, Mana Terbaik untuk Piala Dunia 2026?

- EA Sports FC dan eFootball sama-sama tidak memiliki lisensi resmi Piala Dunia 2026, namun tetap menghadirkan event bertema turnamen tersebut dengan pendekatan berbeda untuk menjaga atmosfer kompetisi.
- EA Sports FC unggul lewat lisensi klub dan timnas lengkap serta presentasi sinematik berkat Frostbite engine, menciptakan pengalaman bermain yang terasa seperti pertandingan sepak bola sungguhan.
- eFootball menawarkan model free-to-play dengan gameplay berbasis fisika realistis, sementara EA Sports FC 26 dinilai lebih autentik dalam menghadirkan euforia Piala Dunia 2026 bagi para gamer.
Piala Dunia 2026 menandai edisi ke-23 dari pesta sepak bola tahunan yang telah berlangsung sejak 1930. Untuk pertama kalinya, ia digelar di tiga negara sebagai tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Bagi gamer, bermain game sepak bola bisa menjadi salah satu cara kreatif untuk merasakan atmosfer Piala Dunia 2026 yang terasa kompetitif.
Bicara soal game sepak bola, seri EA Sports FC dan eFootball sering menjadi pertimbangan untuk merayakan Piala Dunia 2026. Hal ini wajar mengingat dua franchise ini merupakan nama besar dalam industri game sepak bola modern. Ingin tahu mana yang lebih cocok dimainkan untuk menemani euforia Piala Dunia 2026? Simak ulasan artikel IDN Times berikut!
1. EA Sports FC dan eFootball tidak memiliki lisensi resmi Piala Dunia 2026

Sebagai duo raksasa dalam game sepak bola, EA Sports FC dan eFootball—yang sebelumnya bernama FIFA dan Pro Evolution Soccer (PES) atau Winning Eleven—kerap menghadirkan event khusus untuk menyambut Piala Dunia. Bedanya, FIFA saat itu dapat menyuguhkan mode World Cup berkat kerja sama antara EA dan FIFA sebagai pihak pemegang lisensi, misalnya dalam FIFA 23 (2022) yang menampilkan pembaruan (update) bertema Piala Dunia 2022. Sementara itu, PES lebih sering menawarkan mode alternatif mirip World Cup serta update musiman supaya menjaga nuansa Piala Dunia sekaligus persaingan dengan kompetitornya.
Kali ini, selama Piala Dunia 2026, FIFA yang kini berganti nama menjadi EA Sports FC tidak lagi mempunyai hak untuk menggunakan branding resmi Piala Dunia layaknya edisi-edisi pendahulunya. Usut punya usut, hal ini terjadi karena berakhirnya kolaborasi jangka panjang antara EA dan FIFA pada 2022 yang mengakibatkan pihak developer kehilangan lisensi penggunaan nama dan merek resmi turnamen. Di sisi lain, eFootball sebagai penerus PES masih mempertahankan pendekatannya dengan membawa sejumlah event alternatif untuk menangkap suasana Piala Dunia 2026.
2. Lisensi dan presentasi menjadi kekuatan utama EA Sports FC

EA Sports FC sejauh ini telah meluncurkan tiga judul, mulai dari EA Sports FC 24 (2023), EA Sports FC 25 (2024), dan EA Sports FC 26 (2025). Sebagai rebranding dari waralaba FIFA, mereka tetap membawa ratusan lisensi liga, klub, timnas, pemain, dan stadion. Kamu bisa memainkan klub dan timnas jagoanmu, misalnya mempertemukan Manchester City dengan Manchester United atau Argentina dengan Prancis.
Keunggulan EA Sports FC sebagai rekomendasi game sepak bola untuk Piala Dunia 2026 terletak pada penyajian presentasi yang nyaris menyerupai pertandingan sungguhan. Kamu dapat melihat tayangan pra-pertandingan, tampilan skor, hingga suasana stadion yang dikemas secara sinematik. Semua elemen tersebut tidak akan didapat tanpa Frostbite, engine yang juga digunakan dalam seri Battlefield dan Mass Effect, demi menghadirkan pengalaman bermain sepak bola yang nyata melalui EA Sports FC.
3. eFootball mengusung model free-to-play dan gameplay yang realistis

Jika EA Sports FC adalah rebranding dari FIFA, maka eFootball dimaksudkan sebagai rebranding dari PES. Berbeda dengan seri pendahulunya maupun rivalnya, eFootball membawa model bisnis free-to-play yang memungkinkanmu memainkan game sepak bola besutan Konami ini secara cuma-cuma. Lewat pendekatan tersebut, kamu dapat mengadu klub dan timnas jagoanmu tanpa mengeluarkan uang, kecuali jika kamu ingin mendapatkan konten in-game.
Mekanisme permainan dalam eFootball dikemas dengan mengedepankan konsep fisika dan kontrol bola yang lebih teknis. Ia menuntutmu untuk benar-benar menguasai bola dengan baik sebelum menggiring, mengumpan, atau melepaskan tembakan ke gawang lawan. Sedikit saja kesalahan, bola berisiko terlepas dan berujung direbut oleh lawanmu.
4. EA Sports FC dan eFootball merayakan Piala Dunia 2026 tanpa branding FIFA

EA Sports FC melalui EA Sports FC 26 dan EA Sports FC Mobile (2023) membawa update bertajuk The World's Game dalam rangka menyambut Piala Dunia 2026 sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan lisensi setelah tidak lagi bekerja sama dengan FIFA. Walau tidak membawa mode World Cup, update tersebut tetap mempertahankan vibes agar terasa seperti benar-benar bertanding di ajang pesta sepak bola empat tahunan. Ditambah, update ini menampilkan 53 timnas, macam Korea Selatan dan Meksiko, yang dapat kamu mainkan melalui mode turnamen dengan format yang meniru Piala Dunia 2026.
Tak mau kalah dengan kompetitornya, eFootball tengah menjalankan kampanye internasional yang berlangsung pada 4 Juni—23 Juli 2026. Mirip dengan mode turnamen milik EA Sports FC 26 dan EA Sports FC Mobile, kamu dapat memainkan mode International Cup 2026, yaitu sebuah mode turnamen replikatif yang dirancang menyerupai Piala Dunia 2026. Kabar baiknya, kamu bakal mendapatkan pemain Lionel Messi dan Lamine Yamal secara gratis hanya dengan login ke eFootball selama event berlangsung, lho.
5. EA Sports FC menjadi pilihan terbaik untuk merasakan euforia Piala Dunia 2026

EA Sports FC dan eFootball sama-sama mempunyai pendekatan berbeda dalam merayakan Piala Dunia 2026 semeriah mungkin. Lantas, mana yang lebih layak dipilih untuk merasakan sensasi bertanding di pesta sepak bola empat tahunan ini? Secara keseluruhan, EA Sports FC, tepatnya EA Sports FC 26 dan EA Sports Mobile dengan konten The World's Game, dinilai layak keluar sebagai pemenang.
Alasannya, EA Sports FC menghadirkan atmosfer yang lebih mendekati suasana dan sensasi pertandingan sepak bola sungguhan ketimbang eFootball. Apalagi, dari segi lisensi, ia menawarkan timnas resmi yang jauh lebih lengkap, bahkan termasuk Timnas Indonesia sebagai debut sekaligus perwakilan negara Asia Tenggara pertama dalam waralaba EA Sports FC. Alhasil, kamu dapat mewujudkan impian pencinta sepak bola Tanah Air untuk membawa skuad Garuda ke panggung Piala Dunia meski hanya sebatas di dalam game.
EA Sports FC menjadi rekomendasi utama untuk kamu mainkan sepanjang Piala Dunia 2026 berkat nuansa kompetisi yang lebih autentik. Namun, jika kamu lebih mementingkan gameplay yang realistis tanpa perlu memusingkan grafik, eFootball juga boleh menjadi pilihan. Apakah kamu termasuk tim EA Sports FC atau eFootball?



















