Industri gaming di Korea Selatan sedang memasuki era keemasan. Meski Jepang selama ini mendominasi pasar game Asia, negara-negara tetangganya kini mulai unjuk gigi dan Korea Selatan ada di garis terdepan pergerakan itu. Dengan sederet game sukses yang terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir, sudah saatnya pencapaian tersebut mendapat pengakuan yang layak. Dari sekian banyaknya genre, RPG menjadi salah satu genre yang sering dipilih studio asal Korea Selatan untuk game-game mereka dan berikut 5 di antaranya yang terbaik.
5 Game RPG Sempurna Buatan Studio Asal Korea Selatan

1. MagnaCarta 2
MagnaCarta 2 cukup membingungkan karena meski di judulnya ada angka “2”, game ini sebenarnya merupakan entri ketiga di dalam serinya. Namun seperti halnya Final Fantasy, pemain tidak perlu mengenali game sebelumnya untuk menikmati game ini, karena ceritanya berdiri sendiri. Cerita dan soundtrack game ini tidak terlalu istimewa, tapi yang benar-benar jadi daya tarik utamanya adalah sistem combat. Berbeda dari kebanyakan game RPG pada masanya yang terinspirasi gaya JRPG, MagnaCarta 2 menggunakan sistem combat real-time di mana pemain bisa mengendalikan satu dari empat karakter dan gonta-ganti kapan saja. Setiap serangan akan mengisi meter stamina karakter dan begitu penuh, mereka akan masuk mode overdrive yang membuat damage semakin besar.
2. Troubleshooter: Abandoned Children
Di awal, Troubleshooter: Abandoned Children akan terasa seperti game kloningan XCOM, tapi setelah beberapa jam bermain, pemain akan menyadari betapa dalamnya setiap sistem gameplay yang ditawarkan. Inti dari kedalaman itu ada pada sistem Mastery yaitu kemampuan karakter yang bisa dikustomisasi secara bebas lewat ratusan skill aktif maupun pasif. Bayangkan saja, ada lebih dari 1,000 Mastery utama, plus 500 Mastery tambahan yang bisa pemain eksplorasi untuk merancang build karakter sesuai keinginan mereka. Game ini memang bukan jenis game yang cocok untuk semua pemain, tapi bagi yang suka dengan gameplay-nya, Troubleshooter: Abandoned Children bisa menjadi candu yang susah dihentikan.
3. The First Berserker: Khazan
Genre Soulslike memang identik dengan tingkat kesulitan tinggi, tapi The First Berserker: Khazan membawa itu ke level yang berbeda. Sistem combat menjadi daya tarik utama di mana selain dodge, block dan parry, ada mekanisme counter attack untuk membalas serangan yang tak bisa ditangkis dengan timing yang sangat presisi namun terasa memuaskan ketika berhasil dieksekusi. Tiga pilihan senjata yang ditawarkan yaitu Greatsword, Spear dan Dual Blades juga mendorong pemain untuk beradaptasi, alih-alih hanya mengandalkan satu gaya bertarung. Puncaknya ada di pertarungan melawan bos yang disebut-sebut sebagai salah satu yang paling brutal dan sulit di genre Soulslike.
4. Stellar Blade
Stellar Blade merupakan game yang dengan percaya diri mengambil inspirasi dari berbagai game terbaik. Cita rasa NieR: Automata terlihat jelas lewat desain karakter dan soundtrack-nya, sistem parry-nya mengingatkan pada Sekiro dan beberapa elemen lainnya terasa seperti perpaduan antara Bayonetta dengan Resident Evil. Tapi alih-alih terasa seperti tiruan, semua itu justru berpadu menjadi sesuatu yang membuat game ini punya identitasnya sendiri. Kejutan terbesarnya ada pada elemen eksplorasi di mana setiap area menyimpan banyak jalur tersembunyi dengan hadiah menarik seperti kostum dan item collectible. Sistem combat juga jadi bintang utama di game ini, tapi paling bersinar ketika pertarungan melawan bos.
5. Lies of P
Sudah sepuluh tahun sejak Bloodborne rilis, tapi sekuelnya tak kunjung muncul. Yang ada justru adalah Lies of P, game Soulslike yang sejak trailer pertamanya terlihat jelas terinspirasi dari game garapan FromSoftware tersebut. Menariknya, Round8 bukan sekadar meniru, melainkan benar-benar memahami apa yang membuat Bloodborne begitu dicintai. Desain level, tampilan musuh hingga world-building nya terasa familiar namun tetap fresh. Namun, Lies of P tetap punya identitasnya sendiri lewat sistem parry yang presisi dan kustomisasi senjata yang unik, di mana pemain bisa menggabungkan dua senjata berbeda menjadi satu dengan kemampuan gabungan keduanya. Sampai saat ini, Lies of P masih dianggap sebagai game Soulslike terbaik buatan studio asal Korea Selatan.
Demikian tadi ulasan sekaligus rekomendasi beberapa game RPG sempurna buatan studio asal Korea Selatan. Pernah memainkan game-game di atas?