Karakter di dalam game tidak selalu langsung tampil seperti yang pemain kenal sekarang. Selama proses pengembangan, mereka bisa mengalami perubahan nama, desain, kepribadian, bahkan identitas secara keseluruhan. Beberapa hanya mendapat perubahan kecil, sementara yang lain hampir tidak memiliki kemiripan sama sekali dengan konsep awalnya. Perubahan-perubahan ini menunjukkan bahwa karakter game sekalipun tetap melewati banyak tahap revisi sebelum akhirnya siap diperkenalkan kepada pemain dan menjadi ikonik seperti sekarang. Berikut beberapa diantaranya.
6 Game yang Tiba-Tiba Mengubah Protagonisnya Sebelum Dirilis

1. Tomb Raider – Lara Croft Awalnya Bernama Laura Cruz
Sulit membayangkan Tomb Raider tanpa nama Lara Croft, tetapi nama tersebut bukanlah pilihan pertama studio. Pada awal pengembangan, sang protagonis utamanya awalnya bernama Laura Cruz. Nama “Laura” kemudian diubah menjadi “Lara” karena pengembang khawatir pemain di Amerika akan kesulitan mengucapkannya. Nama belakangnya juga mengalami perubahan, di mana “Cruz” diganti menjadi “Croft” agar terdengar lebih Inggris, dan kabarnya nama itu dipilih dari buku telepon. Jadi, sebelum menjadi petualang yang terkenal seperti sekarang, Lara Croft hampir saja dikenal sebagai Laura Cruz, nama yang terdengar seperti karakter dari seri game yang berbeda.
2. Super Mario – Bowser Awalnya Seekor Sapi
Sebelum menjadi kura-kura raksasa bercangkang duri, Bowser awalnya didesain sebagai seekor sapi jantan, di mana Shigeru Miyamoto terinspirasi oleh King Gruesome, karakter mirip sapi dari film animasi Alakazam the Great. Namun, desain awal tersebut malah terlihat lebih mirip kura-kura. Takashi Tezuka menyadari hal itu dan menyarankan agar desainnya diarahkan ke karakter yang lebih mirip Koopa Troopa. Dari perubahan tersebut, lahirlah Bowser seperti yang dikenal sekarang, penjahat besar dari Mushroom Kingdom yang mampu menyemburkan api dan terus-menerus mengganggu Mario.
3. The Last of Us – Joel Awalnya Lebih Muda dan Dingin
Joel Miller dari The Last of Us pada awalnya digambarkan sebagai pria yang jauh lebih muda, kemungkinan berusia awal 30-an. Neil Druckmann mengaku bahwa ia terinspirasi oleh penampilan Josh Brolin sebagai Llewelyn Moss dalam No Country for Old Men, sehingga Joel pada awalnya ditulis sebagai pria pendiam yang tetap tenang dalam situasi berbahaya. Namun, interpretasi Troy Baker membuat Joel berkembang menjadi karakter yang lebih emosional. Perubahan itu turut membentuk perjalanan Joel sebagai seseorang yang bersedia melakukan tindakan apa pun sekalipun ekstrem demi melindungi Ellie.
4. God of War – Kratos Awalnya Mengenakan Penutup Mata
David Jaffe, kreator dan sutradara God of War, ingin Kratos tampil berbeda dari gambaran pahlawan Yunani tradisional. Salah satu konsep awal memberinya penutup mata, namun ide tersebut dibatalkan karena membuat Kratos terlihat terlalu “tanpa jiwa” dan sulit menunjukkan kepribadiannya. Konsep lain bahkan menampilkan Kratos dengan rambut panjang, membawa bayi di punggung, atau menggunakan desain dengan detail yang berlebihan. Setelah berbagai percobaan, tim pengembang akhirnya memilih sosok Spartan botak dengan tubuh penuh bekas luka dan ekspresi marah yang menjadi identitas Kratos hingga kini.
5. Resident Evil 3 – Nemesis Awalnya Terbuat dari Lendir
Nemesis dari Resident Evil 3 pada awalnya dirancang sebagai makhluk yang terbuat dari lendir. Produser Shinji Mikami dan sutradara Kazuhiro Aoyama ingin menciptakan musuh pengejar yang terus memburu pemain, dengan inspirasi dari T-1000 dalam film Terminator 2. Nemesis berbentuk cair rencananya akan mampu melewati pintu dan penghalang dengan cara meleleh, sehingga sangat sulit untuk dihentikan. Namun, konsep itu memiliki satu kelemahan yaitu tidak memberikan bentuk fisik yang mudah dikenali. Karena alasan tersebut, desain lendir akhirnya ditinggalkan dan digantikan oleh sosok humanoid raksasa yang lebih jelas, kuat dan ikonik.
6. Portal – GLaDOS Awalnya Berupa Otak Melayang
GLaDOS merupakan salah satu karakter ikonik di Portal yang tidak selalu direncanakan memiliki tubuh robot yang menggantung seperti di versi finalnya. Valve sempat membuat sejumlah konsep aneh, termasuk otak yang melayang, tubuh menyerupai laba-laba dan bentuk terbalik yang terinspirasi dari lukisan The Birth of Venus karya Botticelli. Pada akhirnya, Valve memilih sosok robot yang tergantung terbalik untuk menampilkan kesan yang kuat, mekanis sekaligus memiliki unsur feminin. Desain akhirnya membuat GLaDOS terasa lebih nyata daripada sekadar suara misterius di laboratorium, karena keberadaan fisiknya turut memperkuat ancamannya di dalam Portal.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa game yang tiba-tiba merubah protagonis utamanya sebelum rilis. Ada protagonis favoritmu?
Curated For You
- 7 Sekuel Game yang Ganti Protagonis Utama Menjadi Wanita26 Okt 2025, 18:05 WIB
- 11 Protagonis Utama Assassin's Creed dari Masa ke Masa23 Mar 2025, 18:52 WIB