- Integrated GPU: GPU yang ditaruh di dalam satu chip bersama komponen lain seperti CPU. GPU ini ringkas, hemat daya, dan tidak ideal untuk gaming.
- Dedicated GPU: GPU yang dipisah dari komponen lain dan tidak dipasang di satu chip. GPU ini punya komponennya sendiri seperti memori, punya kipas pendingin (khusus graphic card di PC), dan memiliki banyak core. Performanya jadi salah satu yang terbaik.
- Gaming GPU: GPU yang secara khusus dirancang untuk bermain game. Umumnya berbentuk dedicated GPU.
- Professional GPU: Sering juga disebut sebagai Workstation GPU, yaitu GPU yang dibuat untuk mendukung pekerjaan profesional seperti rendering hingga desain 3D.
- Data Center GPU: GPU yang digunakan oleh perusahaan besar untuk memproses data yang sangat besar. Biasanya berfungsi untuk mengolah pusat data perusahaan, bisa melakukan parallel processing, mampu memproses AI dalam skala yang masif, dan sangat penting untuk operasi bisnis tingkat tinggi.
- Mobile GPU: GPU yang dipakai di perangkat berukuran kecil seperti tablet, notebook, atau smartphone. Ukurannya kecil, ringkas, dan umumnya berbentuk integrated GPU yang artinya dipasang di satu chip bersama dengan CPU.
- Embedded GPU: GPU khusus yang sangat kecil, compact, dan dibangun secara langsung di suatu hardware. Biasanya dipakai pada industri otomotif, TV, dan panel digital.
- GPU Mining: GPU yang hanya memiliki satu fungsi khusus, yaitu untuk menambang Cryptocurrency dan berbagai proses yang berhubungan dengannya. GPU ini sudah tidak diproduksi dan digunakan.
Apakah GPU di Laptop dan PC Sama? Ini Penjelasan Lengkapnya!

- GPU laptop tertanam dan disolder ke motherboard, sehingga tidak bisa di-upgrade; GPU PC umumnya berupa kartu grafis terpisah yang dapat dibongkar pasang.
- Meski fungsinya sama untuk grafis, GPU desktop menawarkan FPS dan performa lebih tinggi, sementara GPU laptop lebih hemat daya serta mendukung perangkat ringkas.
- Laptop gaming cocok untuk mobilitas dan bujet terbatas, sedangkan PC dengan GPU dedicated ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi untuk gaming, rendering, dan streaming.
Bagi gamer Graphics Processing Unit (GPU) adalah salah satu komponen terpenting. Bukan sekadar komponen biasa, GPU bertugas mengatur jalannya grafis, bisa menentukan angka frame rate, hingga menjamin game berjalan lancar. GPU juga hadir di semua perangkat gaming, entah itu laptop atau PC.
Meski keduanya adalah perangkat yang berbeda, laptop dan PC bisa memiliki jenis GPU yang sama. Keduanya bisa dipasangi RTX 3050, 4070, hingga 5090. Namun, apakah GPU di laptop dan PC sama dari semua aspek mulai dari performa, mekanisme, bentuk, hingga kemampuannya? Yuk, cari jawabannya di bawah ini!
1. Apakah GPU di laptop dan PC sama?

ilustrasi GPU (unsplash.com/Joseph Greve) GPU di laptop dan PC tidak sama, bahkan keduanya bisa dibilang sangat berbeda. Salah satu perbedaan utamanya adalah ukuran. GPU laptop secara langsung tertanah dan di solder ke motherboard laptop. Sementara itu, GPU PC umumnya dipasang pada satu komponen khusus bernama graphic card atau kartu grafis. Graphic card dijual terpisah dan harus dipasang ke case PC menggunakan kabel atau konektor tambahan.
GPU di laptop tidak bisa di-upgrade karena tertanam di motherboard. GPU PC bisa dibongkar pasang sehingga kamu lebih mudah melakukan upgrade. GPU PC juga dijual dengan harga yang lebih mahal, GPU laptop sendiri bisa kamu dapatkan langsung di laptop. Performa GPU laptop juga lebih rendah dari PC, tapi efisiensi dayanya jauh lebih tinggi. Terkadang ada juga GPU PC yang bertipe integrated, artinya dipasang di satu chip bersama dengan CPU.
2. Perbedaan performa antara GPU di laptop dan PC

ilustrasi GPU (unsplash.com/Ilias Gainutdinov) GPU di PC dan laptop secara umum memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk menjalankan aktivitas yang berhubungan dengan grafis. Namun, performa keduanya beda jauh, lho. Laman TechSpot dan Evetech menerangkan bahwa perbedaan performa antara GPU laptop dan PC ada di angka 40-50 persen. Dalam banyak pengetesan GPU di PC terbukti bisa memberikan performa grafis dan FPS yang jauh lebih tinggi.
GPU laptop bisa menyerap daya dengan lebih besar, contohnya 75-150 watt di RTX 5070 laptop dan 250 watt di RTX 5070 desktop. Perolehan FPS di GPU PC juga konsisten lebih tinggi, bahkan perbedannya bisa mencapai 35 persen tergantung GPU yang kamu pakai. Di resolusi yang sama (misalnya 2K dan 4K) game juga bisa berjalan dengan lebih lancar jika kamu menggunakan GPU PC.
3. Berbagai jenis GPU yang sering digunakan

ilustrasi GPU (unsplash.com/Đào Hiếu) GPU adalah komponen yang sangat kompleks dan memiliki peran penting di komputer. Jenisnya juga ada banyak dan tiap jenis GPU dibuat untuk menangani tugas yang berbeda. Karena itu, kamu tak boleh salah memilihnya. Di bawah ini adalah beberapa jenis GPU yang sering digunakan, dirangkum dari laman CANTECH dan Xygeni.
4. Mana yang lebih baik dipilih oleh gamer?

ilustrasi GPU (unsplash.com/Thomas Foster) Meski punya nama yang serupa, GPU di laptop dan PC sejatinya adalah dua komponen yang berbeda. Pemilihan keduanya harus didasarkan pada beberapa pertimbangan, seperti preferensi, bujet, hingga kegiatan apa yang akan kamu lakukan. Di bawah ini adalah rinciannya.
Pertimbangan memilih GPU di laptop (laptop gaming)
- Pilih GPU di laptop jika kamu mencari perangkat yang ringkas dan bisa dibawa ke banyak tempat
- Jika punya bujet tipis GPU di laptop atau laptop gaming juga bisa menjadi pilihan
- Belilah laptop gaming atau GPU di laptop jika kamu tak mencari performa paling gahar
Pertimbangan memilih GPU di PC (PC gaming)
- GPU di PC (khususnya jenis dedicated GPU) sangat cocok buat orang yang mencari performa terbaik
- Jika kamu sudah menetap, punya tempat tinggal permanen, dan jarang keluar rumah maka GPU di PC adalah pilihan terbaik
- Jika punya bujet besar GPU di PC juga akan cocok buat kamu
- GPU di PC (PC gaming) sangat ideal buat pekerjaan berat seperti gaming kompetitif, rendering, hingga live streaming
GPU di laptop dan PC benar-benar dua komponen yang sangat berbeda. Keduanya dibuat untuk memenuhi kebutuhan yang berbeda dan hadir untuk menjangkau berbagai tipe pengguna. Perbedaan tersebut bukan suatu hal yang buruk. Sebaliknya, perbedaan GPU di laptop dan PC memberikan variasi sehingga membuat pengguna bisa memilih sesuka hati sesuai keinginannya.





















