sampul GTA 6 (rockstargames.com/GTA 6)
Potensi pembatasan terhadap GTA 6 sebenarnya bukan hal baru bagi Rockstar Games. Sejumlah negara telah lama menerapkan aturan ketat terhadap seri Grand Theft Auto karena dinilai mengandung unsur yang bertentangan dengan regulasi setempat. Menurut The News International, Thailand melarang penjualan seri GTA sejak 2008 setelah terjadi kasus pembunuhan sopir taksi yang dilakukan seorang remaja yang disebut terinspirasi oleh permainan tersebut. Sementara itu, Tajikistan juga melarang seri GTA pada akhir 2024 dengan alasan mengandung unsur kriminal.
Di sisi lain, Jerman, Jepang, dan Australia tidak melarang penjualannya sepenuhnya, tetapi mewajibkan Rockstar merilis versi yang telah melalui proses sensor terhadap konten kekerasan, kriminalitas, maupun unsur seksual. Arab Saudi dan Uni Emirat Arab juga pernah melarang GTA V selama sekitar 12 tahun sebelum larangan tersebut dicabut pada 2025. Dengan begitu, GTA 6 kini bisa dipesan secara resmi di kedua negara tersebut.
Sementara itu, situasi di Rusia berbeda. Selain terdampak sanksi internasional yang membuat PlayStation, Xbox, dan Steam menarik layanan toko digital mereka, seorang pejabat Rusia juga sempat menyerukan pelarangan GTA 6 dengan menyebut game tersebut sebagai "propaganda Barat". Menjelang peluncurannya pada 19 November 2026 mendatang, Rockstar Games diperkirakan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan GTA 6 di masing-masing wilayah. Untuk saat ini, daftar pada FAQ PlayStation Store menjadi indikasi paling jelas bahwa game tersebut kemungkinan tidak akan tersedia secara resmi di seluruh negara saat hari peluncuran.