Dalam Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), skin selalu menjadi salah satu daya tarik yang sulit terpisahkan. Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) yang dikembangkan Moonton ini pun kerap berkolaborasi dengan berbagai franchise populer, mulai dari film, anime, hingga game. Setelah sebelumnya sempat berkolaborasi dengan The King of Fighters, MLBB resmi menggandeng Street Fighter 6 (2023), seri terbaru dari waralaba game fighting legendaris garapan Capcom.
5 Hero MLBB yang Cocok Dapat Skin Street Fighter 6 Part 2

- Kolaborasi MLBB x Street Fighter 6 resmi dimulai dengan empat hero utama: Paquito, Chou, Guinevere, dan Dyrroth yang masing-masing mendapat skin karakter ikonik dari game fighting legendaris Capcom.
- Artikel ini memprediksi lima hero baru—Khaleed, Benedetta, Badang, Yin, dan Masha—yang dinilai paling cocok menerima skin Street Fighter 6 pada gelombang kolaborasi berikutnya.
- Kecocokan tiap pasangan hero dan karakter Street Fighter dijelaskan melalui gaya bertarung, tampilan visual, serta potensi adaptasi skill agar tetap selaras dengan identitas asli masing-masing.
Event MLBB x Street Fighter 6 sudah berlangsung di original server sejak Jumat (3/7/2026) setelah sebelumnya tersedia di advance server. Dalam kolaborasi ini, empat hero terpilih mendapatkan skin yang mengadaptasi karakter ikonik Street Fighter, yaitu Paquito sebagai Ryu, Chou sebagai Ken, Guinevere sebagai Chun-Li, dan Dyrroth sebagai Guile. Mengingat Street Fighter 6 menampilkan roster yang melimpah, bukan tidak mungkin MLBB bakal melanjutkan event kolaborasi pada masa mendatang. Jika kolaborasi ini benar-benar berlanjut, berikut ini kelima hero MLBB yang cocok dapat skin Street Fighter 6 part 2.
1. Khaleed x Rashid, petarung yang identik dengan nuansa gurun

Khaleed merupakan hero MLBB lawas yang hingga saat ini belum pernah mendapatkan skin kolaborasi. Kalau event kolaborasi Street Fighter 6 memasuki gelombang kedua, hero asal Agelta Drylands ini berpeluang besar menjadi penerima skin kolaborasi. Pasalnya, Street Fighter 6 menampilkan seorang petarung asal Timur Tengah bernama Rashid yang pertama kali muncul dalam Street Fighter V (2016).
Kecocokan Khaleed dengan Rashid tampak dari gaya bertarung mereka yang sama-sama mengandalkan angin. Oleh sebab itu, adaptasi skin Rashid untuk Khaleed diperkirakan tidak memerlukan banyak perombakan, seperti skill ultimate Raging Sandstorm dapat diberi sentuhan tendangan berenergi angin yang terinspirasi dari gaya bertarung Rashid dalam Street Fighter 6. Dari segi penampilan, mereka juga sama-sama mengenakan sorban dan busana yang terinspirasi dari budaya Timur Tengah.
2. Benedetta x Cammy, dua petarung gesit dengan gerakan mematikan

Jika Moonton ingin membawa petarung Street Fighter ikonis macam Ryu dan Chun-Li, maka Cammy layak dipertimbangkan. Mantan anggota organisasi kriminal Shadaloo ini memulai penampilannya dalam Super Street Fighter II: The New Challengers (1993) dan nyaris tidak pernah absen dalam setiap seri utama sampai Street Fighter 6. Di antara semua hero yang ada dalam MLBB, Benedetta dinilai sebagai hero paling cocok untuk merepresentasikan gaya bertarung Cammy yang mengandalkan kelincahan dan kecepatan.
Konsep skin Benedetta x Cammy kemungkinan besar bakal mengusung pendekatan yang serupa dengan skin Leona dari The King of Fighters untuk hero Karina. Dengan kata lain, walau Benedetta menggunakan pedang, Moonton dapat mengubah animasi serangannya menjadi rangkaian tendangan, sapuan kaki, dan gerakan akrobatik khas Cammy tanpa mengubah mekanisme skill-nya. Dash dari skill pasif Benedetta, misalnya, dapat diadaptasi menjadi Spiral Arrow, yaitu jurus ikonik Cammy yang memungkinkannya melesat cepat ke depan sambil berputar layaknya sebuah anak panah.
3. Badang dapat membawa teknik Muay Thai khas Sagat ke Land of Dawn

Dikenal lewat skill ultimate yang melontarkan pukulan bertubi-tubi, Badang bukan sosok yang asing dalam event kolaborasi karena pernah mendapatkan skin bertema anime lawas Saint Seiya (1986—1989). Kalau MLBB berniat menggelar kolaborasi Street Fighter 6 jilid kedua, Sagat bisa menjadi opsi skin yang tepat untuk diberikan kepada Badang. Buatmu yang belum tahu, Sagat adalah seorang ahli ilmu bela diri Muay Thai yang pertama kali muncul dalam Street Fighter (1987) dan memiliki rivalitas panjang dengan Ryu, sang wajah utama franchise.
Kemiripan Badang dengan Sagat terlihat dari postur tubuh keduanya yang sama-sama kekar. Mengingat mayoritas skill yang dikeluarkan Badang mengandalkan serangan tangan kosong, animasi serangannya diprediksi bakal sangat cocok dipadukan dengan teknik Muay Thai dari Sagat. Contohnya, saat mengaktifkan skill ultimate, Badang dapat menghujani lawan dengan rentetan pukulan bergaya Muay Thai yang disertai efek energi kuning bertema harimau.
4. Yin cocok mengadaptasi gaya bertarung jalanan dari Luke

Luke Sullivan diperkenalkan sebagai karakter downloadable content (DLC) terakhir dalam Street Fighter V: Champion Edition (2020) sebelum menjadi wajah utama Street Fighter 6. Sebagai mantan kontraktor militer, dia mengandalkan gaya bertarung yang terinspirasi dari Mixed Martial Arts (MMA) dengan memadukan teknik boxing dan kickboxing. Luke bakal menjadi skin yang tepat untuk salah satu hero fighter/assassin MLBB bernama Yin.
Pernah mendapat skin kolaborasi dari serial anime Jujutsu Kaisen (2020) dan Attack on Titan (2013—2023), kehadiran Luke berpotensi menjadi skin pertama Yin yang datang dari franchise game. Untuk skill ultimate, My Turn, Moonton dapat mengubah arena duel menjadi Metro City, gym MMA, atau area latihan militer yang identik dengan latar belakang Luke. Alih-alih mengubah Yin menjadi wujud lain, Moonton dapat memanfaatkan efek visual khas Drive System dari Street Fighter 6 supaya transformasinya terasa spesial tanpa menghilangkan identitas gameplay Yin.
5. Masha x Marisa, duo petarung wanita perkasa dari MLBB dan Street Fighter 6

Masha, hero fighter asal suku Northern Vale, pernah mendapatkan skin kolaborasi Mai Shiranui dari The King of Fighters. Jika MLBB kembali menggelar event kolaborasi Street Fighter 6, dia layak masuk jajaran hero yang menerima skin. Adapun, Marisa, petarung yang terinspirasi dari budaya Yunani Kuno dan pertama kali diperkenalkan dalam Street Fighter 6, merupakan opsi yang tepat untuk melengkapi skin kolaborasi Masha.
Dari segi penampilan, Masha dan Marisa memang mempunyai kemiripan mencolok lewat postur tubuh yang besar. Mereka juga memiliki gaya permainan yang sama-sama agresif, seperti Marisa yang tidak mundur ketika menerima serangan lawan dan Masha yang mampu menerobos backline musuh untuk memburu hero core lawan. Karena itu, konsep skin Marisa untuk Masha berpotensi sangat sesuai, misalnya dengan mengubah skill ultimate menjadi animasi Marisa saat menerjang lawan lalu menghantamnya dengan pukulan dahsyat.
Melihat kecocokan penampilan hingga gameplay, tidak menutup kemungkinan kelima hero MLBB yang cocok dapat skin Street Fighter 6 part 2 benar-benar dihadirkan oleh Moonton. Menurutmu, siapa lagi hero MLBB yang cocok mendapatkan skin bertema Street Fighter 6?






















