BTR mengangkat trofi juara MPL ID S17. (instagram.com/mpl.id.official)
Penantian panjang BTR akhirnya berakhir di MPL ID S17. Setelah 16 season berlalu tanpa gelar, mereka sukses mengangkat trofi juara usai mengalahkan ONIC dengan skor 4-1 di grand final. Gelar ini menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah perjalanan BTR di MPL Indonesia.
Perjalanan mereka menuju gelar juara juga tidak mudah. BTR sempat kalah dari ONIC di final upper bracket dan harus turun ke lower bracket terlebih dahulu. Namun, mereka mampu bangkit, melaju kembali ke grand final, lalu membalas kekalahan tersebut dengan kemenangan.
Keberhasilan BTR semakin lengkap karena pemain senior mereka, Morenoo, dinobatkan sebagai Finals MVP. Setelah tujuh season memperkuat BTR tanpa pernah merasakan gelar juara, penantian panjang Morenoo akhirnya terbayar lunas di musim kedelapannya. Penghargaan tersebut menjadi pelengkap sempurna bagi perjalanan luar biasa yang ia jalani bersama BTR.
Perjalanan BTR menuju gelar juara MPL ID S17 memang penuh liku-liku. Mereka pernah dipuji karena mampu menghentikan dominasi ONIC, tetapi juga sempat diragukan setelah kalah dari RRQ. Namun, semua keraguan itu akhirnya terjawab di grand final. Setelah menunggu selama 17 season, Bigetron by Vitality akhirnya berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara MPL Indonesia pertamanya.