- Prioritaskan mengincar hero core lawan yang memiliki HP tipis, seperti marksman, mage, dan assassin;
- Manfaatkan skill ultimate untuk menghentikan pergerakan hero yang mengandalkan dash;
- Gunakan skill ultimate untuk mengeliminasi hero lawan yang sedang melakukan split push;
- Selama Obsidia terikat dengan target, gunakan skill Phantom Shadowmeld untuk menghindari serangan balasan;
- Pastikan posisi rekan setim cukup dekat untuk membantumu sebelum melancarkan skill ultimate.
Tips Main Obsidia di MLBB Season 42, Jangan Asal Ultimate!

- Patch 2.1.95a memperkuat Obsidia lewat peningkatan attack speed per level, pasif pada turret, dan shield ultimate, sehingga potensinya sebagai marksman makin menjanjikan.
- Pada early game, Obsidia disarankan fokus farming, last hit, dan mengumpulkan hingga 25 Bone Shard; serangan ke turret kini juga menghasilkan Bone Energy.
- Memasuki mid hingga late game, manfaatkan damage dan positioning untuk war, gunakan ultimate secara selektif, prioritaskan objektif, serta sesuaikan build dan battle spell dengan komposisi lawan.
Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) adalah game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) kompetitif yang senantiasa terus diminati oleh para pemainnya. Pasalnya, Moonton selaku developer rutin melakukan perubahan Most Effective Tactics Available (META) secara berkala. Perubahan ini biasanya mencakup pemberian buff dan nerf yang dapat meningkatkan atau menurunkan performa hero.
Melalui patch 2.1.95a, Obsidia menjadi salah satu hero yang merasakan dampak perubahan META. Hero marksman yang terbilang baru di MLBB ini mendapatkan buff berupa peningkatan attack speed seiring bertambahnya level, pasif yang dapat diaktifkan saat menyerang turret, serta tambahan shield saat menggunakan skill ultimate. Buff tersebut membuat Obsidia semakin menjanjikan untuk di-pick dalam permainan.
Bermain Obsidia memang membutuhkan mekanik dan keterampilan. Namun, bukan berarti hero ini mustahil untuk dikuasai. Buatmu yang ingin jago bermain Obsidia, simak rangkuman tips yang bisa kamu ikuti ini!
1. Perhatikan power hero lawan ketika fase laning

Obsidia menghadapi Clint pada fase laning (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Sama seperti Claude dan Moskov, Obsidia bukanlah termasuk hero yang kuat sejak early game. Pasalnya, dia memerlukan waktu untuk melakukan scaling sekaligus mengumpulkan hingga maksimal 25 Bone Shard guna meningkatkan damage yang dikeluarkan. Setiap Bone Shard yang terkumpul akan ikut menyerang saat Obsidia menggunakan basic attack.
Kamu jangan memaksakan diri untuk beradu power di gold lane jika menggunakan Obsidia. Kalau berhadapan dengan Granger, Brody, atau hero lain yang sudah kuat dari early game, sebisa mungkin bermain aman dan prioritaskan last hit minion dengan memanfaatkan skill pertama dan kedua. Sebaliknya, kalau berhadapan dengan Miya, Hanabi, atau hero yang relatif lemah pada early game, kamu bisa mencoba bermain agresif dengan mencicil health points (HP) lawan dan mengganggu mereka saat melakukan last hit minion.
2. Prioritaskan farming dan kumpulkan Bone Shards Obsidia

Obsidia menyerang turret (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Kesabaran menjadi kunci penting saat menggunakan Obsidia di MLBB. Seperti yang telah dibahas pada poin sebelumnya, damage Obsidia pada early game belum terlalu terasa. Oleh karena itu, kamu jangan memaksakan diri untuk bergabung dalam teamfight dan mencari kill, terlebih jika tim lawan berpotensi dapat melakukan snowball sejak awal permainan.
Semenjak mendapat buff pada patch 2.1.95a, kamu dapat mengumpulkan Bone Shards tidak hanya dengan menyerang hero lawan, melainkan juga dengan menyerang turret yang sama-sama menghasilkan dua Bone Energy. Dengan begini, kamu bisa mengumpulkan gold sembari menyelesaikan objektif permainan. Selama menyerang turret, tetap perhatikan peta (map) dan waspadai kemungkinan musuh rotasi ke arah lane-mu.
3. Manfaatkan power spike Obsidia ketika memasuki late game

Obsidia mencetak mega kill (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Mid hingga late game menjadi kesempatan bagi Obsidia untuk bersinar. Pada fase ini, dia seharusnya sudah memiliki item-item penting untuk memaksimalkan damage-nya. Usahakan mengumpulkan 12—20 Bone Shards sebelum terjun dalam war supaya damage yang dikeluarkan bisa lebih sakit.
Saat war berlangsung, gunakan basic attack dan skill pertama, Abyssal Bone Needle, untuk mencicil HP lawan dari jarak aman. Gunakan skill kedua, Phantom Shadowmeld, untuk mendekati atau menjauh dari lawan yang mencoba mengeliminasimu. Manfaatkan skill ultimate untuk mengunci hero lawan yang berada dalam posisi rawan supaya mereka kesulitan bergerak.
4. Gunakan skill ultimate Obsidia secara bijak

Obsidia melancarkan skill ultimate (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Skill ultimate Obsidia, Hunt of Bone, dapat menjadi mimpi buruk bagi Lancelot, Benedetta, dan hero lincah lainnya. Namun, di sisi lain, para pengguna Obsidia sering kali asal mengaktifkan skill ultimate sehingga mereka malah terbawa ke tengah formasi tim lawan dan akhirnya tereliminasi. Agar hal tersebut tidak terjadi, ikuti tips menggunakan skill ultimate Obsidia secara bijak berikut ini.
5. Jangan cuma mengincar kill dan tetap prioritaskan objektif

Obsidia membantu mengamankan lord (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Kebanyakan player yang memainkan role-role penting, tak terkecuali marksman, sering kali terlena dengan kebiasaan mengejar kill. Kill memang menjadi salah satu cara untuk mempercantik KDA, tetapi KDA yang cantik saja tidak cukup untuk memenangkan permainan. Tidak jarang tim yang berada dalam posisi snowball malah terkena comeback akibat lebih memprioritaskan pencapaian individu ketimbang mengamankan objektif penting.
Sebagai hero marksman yang sangat kuat ketika late game, jangan sampai potensi Obsidia terbuang sia-sia. Kamu perlu tahu kapan harus bergabung dalam teamfight, membobol turret, serta membantu mengamankan objektif. Jangan sampai keputusan yang gegabah dan blunder membuatmu tereliminasi sebelum momen krusial, padahal peranmu sebagai damage dealer sangat penting untuk memenangkan permainan.
6. Obsidia memiliki dua build item yang dapat disesuaikan dengan permainan

build item Obsidia (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Secara umum, ada dua build item Obsidia yang bisa kamu gunakan, yaitu attack speed dan critical. Kedua build ini bisa bekerja seara optimal jika sesuai dengan situasi permainan dan komposisi tim lawan. Berikut penjelasan mengenai masing-masing build.
Attack Speed
Gunakan build item attack speed jika tim lawan diisi oleh banyak hero tebal. Build ini efektif jika tim lawan memiliki minimal dua hero tebal, misalnya Minotaur dengan Phoveus atau Fredrinn dengan Hylos. Untuk rekomendasi item, kamu bisa menggunakan:
Rekomendasi Build Item Attack Speed Obsidia MLBB Season 42
Pilih item terakhir sesuai kebutuhan dan situasi permainan. Nama Item
Kegunaan Item
Swift Boots
Memberikan tambahan 40 movement speed dan 15 persen attack speed. Item ini dapat dibeli pada early game untuk membantu Obsidia bergerak dan menyerang lebih cepat.
Corrosion Scythe
Memberikan tambahan 30 physical attack, 30 persen attack speed, dan lima persen movement speed. Pasifnya dapat memberikan efek slow kepada lawan yang terkena basic attack Obsidia.
Demon Hunter Sword
Memberikan tambahan 35 physical attack dan 20 persen attack speed. Demon Hunter Sword membantu Obsidia mengikis HP hero lawan yang tebal berkat pasifnya yang memberikan damage tambahan berdasarkan HP target sekaligus memulihkan HP Obsidia lewat basic attack.
Golden Staff
Memberikan tambahan 55 physical attack dan 15 persen attack speed. Efek pasifnya membantu meningkatkan basic attack Obsidia agar menghasilkan damage yang lebih sakit ketika dipadukan dengan Corrosion Scythe dan Demon Hunter Sword.
Malefic Gun
Memberikan tambahan 40 physical attack dan 20 persen attack speed. Pasifnya meningkatkan physical penetration sehingga membantu Obsidia menghadapi hero yang memiliki physical defense kuat.
Wind of Nature/Winter Crown/Immortality
Wind of Nature memberikan kekebalan terhadap physical damage selama beberapa saat, Winter Crown membuat Obsidia memasuki fase beku untuk terhindar dari serangan, serta Immortality memberikan kesempatan untuk hidup kembali usai tereliminasi.
Critical
Bagaimana jika tim lawan cuma diisi oleh satu hero tebal? Kamu dapat menggunakan build critical untuk menghadapi situasi ini. Build tersebut memungkinkanmu mengeliminasi hero-hero tipis hanya dengan sekali serang.
Rekomendasi Build Item Attack Speed Obsidia MLBB Season 42
Pilih item terakhir sesuai kebutuhan dan situasi permainan. Swift Boots
Memberikan tambahan 40 movement speed dan 15 persen attack speed. Item ini dapat dibeli pada early game untuk membantu Obsidia bergerak dan menyerang lebih cepat.
Windtalker
Memberikan tambahan 20 persen critical chance, 20 persen movement speed, dan 35 persen attack speed. Efek pasifnya dapat menghasilkan tambahan magic damage ketika basic attack Obsidia mengenai target.
Haas's Claw
Memberikan tambahan 40 physical attack, 15 persen attack speed, 20 persen critical chance, dan 20 persen lifesteal. Pasifnya turut menambahkan 20 persen attack speed selama 2 detik setelah Obsidia melancarkan critical hit.
Sky Piercer
Membantu Obsidia mengeliminasi hero lawan yang sedang sekarat. Sebagai catatan, item ini bersifat situasional dan lebih cocok digunakan ketika Obsidia konsisten mengumpulkan kill.
Berserker's Fury
Memberikan tambahan 65 physical attack, 25 persen critical chance, dan 40 persen critical damage. Berserker's Fury membantu meningkatkan damage dari critical hit Obsidia agar serangannya semakin sakit.
Malefic Gun/Wind of Nature/Winter Crown/Immortality
Malefic Gun memberikan tambahan 40 physical attack ddan 20 persen attack speed, Wind of Nature memberikan kekebalan terhadap physical damage selama beberapa saat, Winter Crown membuat Obsidia memasuki fase beku untuk terhindar dari serangan, serta Immortality memberikan kesempatan untuk hidup kembali usai tereliminasi.
Untuk emblem, kamu dapat memakai marksman emblem dengan talent Swift yang memberikan tambahan 10 persen attack speed. Pada slot tier 2, kamu dapat memilih Bargain Hunter supaya dapat membeli item dengan harga yang lebih murah. Terakhir, gunakan Weakness Finder untuk memberikan efek slow dan mengurangi attack speed lawan melalui basic attack Obsidia.
7. Obsidia dapat menggunakan beragam battle spell tergantung kebutuhan

rekomendasi battle spell Obsidia (dok. Moonton/Mobile Legends: Bang Bang) Obisida termasuk hero yang fleksibel dengan berbagai battle spell. Pemilihan battle spell yang tepat membantu Obsidia berkontribusi lebih banyak dalam teamfight dan perebutan objektif. Berikut empat battle spell yang bisa kamu gunakan untuk Obsidia.
- Flicker: Memberikan mobilitas tambahan yang membantu Obsidia menghindari serangan atau mendekati lawan secara instan;
- Purify: Membantu Obsidia terlepas sekaligus kebal dari efek skill crowd control (CC) dalam durasi singkat, seperti skill ultimate Implosion milik Tigreal dan Fatal Link milik Atlas;
- Aegis: Memberikan perisai tambahan supaya Obsidia lebih sustain, terutama ketika mengaktifkan skill ultimate;
- Inspire: Meningkatkan attack speed sehingga Obsidia bisa menghasilkan damage yang lebih sakit selama efeknya berjalan.
Memainkan Obsidia mungkin tidak mudah, tetapi kamu bisa menguasainya dengan banyak berlatih. Tertarik menjadi pengguna Obsidia yang jago dan menggendong tim di ranked MLBB?
























