Belakangan ini banyak keluhan akun WhatsApp yang tiba-tiba dibatasi, logout sendiri atau diblokir dengan pesan bahwa akun tersebut melanggar ketentuan layanan. Sebagian pemilik akun mengajukan tinjauan kepada perusahaan, akunnya pulih sebentar, lalu diblokir lagi dengan peringatan yang sama.
Menurut pengamat keamanan siber Vaksincom, Alfons Tanujaya, penyebab pemblokiran akun banyak dan tidak tunggal. Tapi yang paling sering adalah broadcast berlebihan, penggunaan aplikasi WhatsApp tidak resmi (WhatsApp mod), pengiriman pesan ke nomor yang tidak menyimpan kita sebagai kontak dalam jumlah besar, serta laporan dari penerima pesan. Semua murni urusan kebijakan Meta.
"Namun ada satu jalur yang jarang sekali dibahas dan baru terungkap bulan ini, ekstensi browser. Sebuah celah keamanan di ekstensi Adobe Acrobat PDF untuk Chrome membuat sebuah situs jahat bisa membaca isi WhatsApp Web anda, bahkan berpotensi mengambil alih akun sepenuhnya. Celah ini diberi nama HermeticReader dan tercatat sebagai CVE-2026-48294," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
