Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Cara Lindungi HP Android dari Malware RatHat, Jangan Asal Unduh APK!

5 min read
8 Cara Lindungi HP Android dari Malware RatHat, Jangan Asal Unduh APK!
ilustrasi logo Android (pixabay.com/iXimus)
  • RatHat, malware Android yang ditemukan Zimperium, memanfaatkan AI generatif untuk mencuri data perbankan, PIN, pola layar, serta menyalahgunakan izin Aksesibilitas dan ADB.
  • Pengguna disarankan hanya mengunduh aplikasi dari Google Play Store, menghindari APK, pesan SMS, tautan, dan iklan mencurigakan yang berpotensi menjadi modus rekayasa sosial.
  • Aktifkan Play Protect dan perlindungan lanjutan, perbarui sistem, periksa izin Aksesibilitas, matikan Wireless Debugging, serta gunakan antivirus tepercaya; infeksi terkonfirmasi dapat memerlukan reset pabrik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengguna HP Android perlu mewaspadai RatHat, malware yang bisa mencuri informasi sensitif, mulai dari data perbankan hingga PIN dan pola kunci layar. Peneliti keamanan dari Zimperium menemukan bahwa malware ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam serangannya. RatHat juga bisa menyalahgunakan izin aplikasi untuk mengakses berbagai fungsi HP dan mengancam keamanan data pribadi.

Tak hanya mencuri informasi, RatHat dilaporkan dapat memanfaatkan fitur Aksesibilitas dan Android Debug Bridge (ADB) untuk mendapatkan kendali lebih jauh atas perangkat korban. Meski terdengar mengkhawatirkan, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risikonya. Dikutip dari CNET, berikut delapan cara melindungi HP Android dari malware RatHat.

  1. 1. Unduh aplikasi dari Google Play Store

    ilustrasi Google Play Store
    ilustrasi Google Play Store (pixabay.com/Sunriseforever)

    Salah satu cara untuk mengurangi risiko serangan malware adalah mengunduh aplikasi dari Google Play Store. Hindari memasang file APK yang dikirim melalui pesan singkat, iklan online, atau situs web yang tidak dikenal. RatHat mengandalkan rekayasa sosial untuk mengelabui pengguna agar memasang aplikasi berbahaya. Pelaku bisa membuat halaman unduhan yang menyerupai Google Play Store supaya terlihat meyakinkan.

    Kalau menemukan halaman seperti ini, jangan buru-buru mengunduh file yang ditawarkan. Tutup situs tersebut dan cari aplikasinya melalui Google Play Store resmi. Hindari juga mengikuti pesan yang meminta kamu memasang ulang Chrome atau aplikasi lain tanpa alasan yang jelas.

  2. 2. Periksa izin Aksesibilitas

    ilustrasi beberapa aplikasi Android di smartphone
    ilustrasi beberapa aplikasi Android di smartphone (unsplash.com/William Hook)

    Fitur Aksesibilitas di Android dirancang untuk membantu pengguna mengoperasikan HP. Namun, izin ini juga bisa disalahgunakan malware untuk menjalankan perintah dan memantau aktivitas di layar. Untuk memeriksanya, buka Pengaturan dan cari menu Aksesibilitas. Periksa aplikasi yang memiliki izin tersebut, lalu nonaktifkan akses untuk aplikasi yang tidak dikenal atau tidak membutuhkannya. Jangan asal menyetujui permintaan izin Aksesibilitas, terutama jika aplikasi yang memintanya tidak berkaitan dengan fungsi tersebut. Pastikan kamu memahami alasan permintaan izin sebelum memberikan akses.

  3. 3. Aktifkan Google Play Protect

    ilustrasi Google Play Protect
    ilustrasi Google Play Protect (google.com)

    Google Play Protect merupakan fitur keamanan bawaan Android yang membantu memindai aplikasi untuk mendeteksi potensi ancaman. Google menyatakan fitur ini dapat melindungi pengguna dari versi RatHat yang telah diketahui. Untuk memastikannya aktif, buka Google Play Store, ketuk foto profil, lalu pilih Play Protect dan Pengaturan. Pastikan pemindaian aplikasi sudah diaktifkan.

    Kamu juga bisa mengaktifkan peningkatan deteksi aplikasi berbahaya untuk membantu memeriksa aplikasi yang dipasang dari luar Google Play Store. Meski begitu, fitur ini tidak menjamin semua malware bisa terdeteksi. Jadi, kamu tetap perlu berhati-hati saat mengunduh aplikasi.

  4. 4. Perkuat keamanan HP dengan Android Advanced Protection

    ilustrasi Android Advanced Protection
    ilustrasi Android Advanced Protection (google.com)

    Selain menggunakan Google Play Protect, kamu juga bisa mempertimbangkan Android Advanced Protection jika HP mendukung fitur ini. Perlindungan tambahan tersebut dirancang untuk memperketat keamanan perangkat, termasuk membatasi pemasangan aplikasi dari sumber yang tidak dikenal serta membatasi akses tertentu yang berpotensi disalahgunakan oleh aplikasi berbahaya.

    Untuk mengaktifkannya, buka Pengaturan, lalu cari menu Advanced Protection atau Perlindungan Lanjutan. Setelah itu, ikuti petunjuk yang muncul di layar. Perlu diingat, ketersediaan fitur dan nama menunya bisa berbeda, tergantung merek HP dan versi Android yang digunakan. Kalau kamu jarang memasang aplikasi dari luar toko resmi, perlindungan tambahan ini bisa menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko keamanan.

  5. 5. Perbarui sistem Android dan aplikasi

    ilustrasi memperbarui sistem operasi Android
    ilustrasi memperbarui sistem operasi Android (pexels.com/Andrey Matveev)

    Jangan lupa memperbarui sistem operasi Android dan aplikasi yang terpasang di HP. Pembaruan biasanya membawa perbaikan keamanan untuk menutup celah yang bisa dimanfaatkan penyerang. Kamu bisa memeriksa pembaruan sistem melalui menu Pengaturan. Sementara itu, pembaruan aplikasi tersedia melalui Google Play Store. Memperbarui perangkat memang tidak otomatis mencegah semua serangan RatHat, tetapi langkah ini tetap penting untuk mengurangi risiko dari celah keamanan yang sudah diketahui.

  6. 6. Waspadai pesan dan tautan mencurigakan

    ilustrasi seseorang sedang membuka pesan di smartphone
    ilustrasi seseorang sedang membuka pesan di smartphone (unsplash.com/freestocks)

    RatHat dilaporkan memanfaatkan smishing, yaitu metode phishing melalui pesan singkat (SMS) untuk mengelabui calon korban. Pelaku bisa mengirim pesan yang seolah-olah berasal dari perusahaan tepercaya, lalu meminta penerima mengeklik tautan atau mengunduh aplikasi. Karena itu, jangan langsung mengikuti pesan yang meminta kamu memperbarui aplikasi, memperbaiki masalah keamanan, atau memasang file tertentu.

    Apalagi jika pesan tersebut mendesak kamu untuk segera bertindak. Kalau ingin memastikan kebenaran informasi, buka aplikasi resmi atau kunjungi situs perusahaan yang bersangkutan secara langsung. Hindari juga mengunduh aplikasi dari iklan online yang sumbernya tidak jelas.

  7. 7. Matikan Wireless Debugging

    ilustrasi seseorang memegang smartphone
    ilustrasi seseorang memegang smartphone (unsplash.com/Erik Mclean)

    Wireless Debugging atau Debugging Nirkabel memungkinkan HP Android terhubung dengan alat pengembangan melalui jaringan nirkabel. Fitur ini umumnya tidak dibutuhkan oleh pengguna sehari-hari. Dalam serangan yang dilaporkan, RatHat memanfaatkan fitur debugging untuk membangun koneksi melalui Android Debug Bridge (ADB). Maka dari itu, pastikan Wireless Debugging dalam keadaan mati jika kamu tidak sedang menggunakannya.

    Untuk memeriksanya, buka Pengaturan dan cari menu Opsi Pengembang atau Wireless Debugging. Jika fitur ini aktif padahal kamu tidak pernah mengaktifkannya, matikan dan periksa kembali pengaturan keamanan HP. Jangan mengaktifkan fitur debugging hanya karena diminta oleh aplikasi yang tidak dikenal.

  8. 8. Gunakan antivirus tepercaya

    ilustrasi software antivirus
    ilustrasi software antivirus (unsplash.com/Zulfugar Karimov)

    Antivirus untuk Android bisa membantu mendeteksi malware dan aktivitas mencurigakan. Jika ingin memasangnya, pilih aplikasi dari pengembang tepercaya dan unduh melalui toko aplikasi resmi. Akan tetapi, mendeteksi malware tidak selalu berarti semua komponennya berhasil dihapus. RatHat dilaporkan memiliki mekanisme yang bisa mempertahankan akses ke perangkat meskipun aplikasi berbahaya yang terlihat sudah dihapus.

    Jika infeksi RatHat terkonfirmasi dan HP tidak bisa dibersihkan secara meyakinkan, kamu bisa mempertimbangkan untuk mengembalikan perangkat ke setelan pabrik. Cadangkan foto dan dokumen penting terlebih dahulu, tetapi hindari memulihkan aplikasi atau file yang dicurigai terinfeksi. Kalau kamu menduga informasi perbankan telah dicuri, segera hubungi bank melalui saluran resmi. Ganti kata sandi akun penting menggunakan perangkat lain yang tepercaya dan periksa riwayat transaksi untuk memastikan tidak ada aktivitas mencurigakan.

    Sederet cara melindungi HP Android dari malware RatHat mulai dari menghindari unduhan APK sembarangan hingga memeriksa izin aplikasi. Langkah-langkah tersebut bisa membantu menjaga keamanan perangkat dan data pribadimu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More