Pegasus merupakan salah satu spyware paling canggih yang dapat mengancam keamanan smartphone Android maupun iPhone. Perangkat lunak mata-mata yang dikembangkan perusahaan asal Israel, NSO Group, ini mampu mengakses informasi pribadi, memantau komunikasi, hingga mengumpulkan berbagai data sensitif dari perangkat yang berhasil disusupi. Bahkan, dalam sejumlah kasus, Pegasus dapat menginfeksi HP tanpa membutuhkan interaksi dari pemiliknya. Pegasus sendiri diduga digunakan sebagai alat untuk penyadapan beberapa tokoh penting dunia, termasuk yang terbaru adalah Presiden Prabowo.
Berbeda dengan malware biasa, Pegasus dirancang untuk bekerja secara tersembunyi agar aktivitas penyadapannya sulit diketahui. Spyware ini pernah digunakan dalam serangan yang menargetkan jurnalis, aktivis, hingga tokoh publik, sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan komunikasi dan perlindungan privasi digital. Salah satu teknik yang digunakan adalah zero-click exploit, yaitu serangan yang dapat memanfaatkan celah keamanan tanpa mengharuskan korban mengeklik tautan berbahaya.
Meski memiliki kemampuan yang canggih, bukan berarti pengguna smartphone tidak bisa melakukan langkah pemeriksaan dan pencegahan. Ada beberapa kondisi yang perlu diperhatikan, termasuk peringatan keamanan resmi dan jejak digital yang dapat ditemukan melalui analisis forensik. Lantas, apa saja ciri HP yang mungkin terinfeksi Pegasus dan bagaimana cara mengeceknya?