Kecerdasan buatan mulai dimanfaatkan oleh penulis untuk membantu menyusun ide, mengembangkan karakter, hingga memperbaiki tata bahasa. Berbagai platform AI mampu menghasilkan draf cerita hanya dalam hitungan detik berdasarkan perintah yang diberikan pengguna. Perkembangan tersebut membuka peluang baru dalam dunia kepenulisan sekaligus memunculkan sejumlah perdebatan.
Penggunaan AI dalam proses kreatif tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Penulis tetap perlu memahami batas kemampuan teknologi agar hasil karya memiliki identitas yang kuat. Ada beberapa dampak dan risiko yang patut dipertimbangkan sebelum menjadikan AI sebagai bagian dari proses menulis novel. Sebelum memanfaatkan AI sebagai asisten menulis, berikut lima dampak dan risiko yang perlu diketahui.
