Di era serba digital, chatbot AI memang terasa praktis banget untuk bantu banyak hal, mulai dari cari ide, merangkum dokumen, sampai jawab pertanyaan sehari-hari. Meski begitu, ada satu hal penting yang sering terlupakan: apa pun yang kamu ketik belum tentu benar-benar privat.
Peneliti Stanford menemukan bahwa banyak perusahaan AI populer memakai data percakapan pengguna secara default untuk melatih model mereka, bahkan sebagian menyimpannya dalam jangka panjang. Risiko inilah yang bikin kamu perlu lebih selektif sebelum membagikan informasi tertentu.
Supaya tetap aman, ada beberapa jenis data sensitif yang sebaiknya jangan pernah masuk ke prompt chatbot.
