Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Chipset Baru yang Rilis pada 2026 per Agustus, Apa Saja?

5 Chipset Baru yang Rilis pada 2026 per Agustus, Apa Saja?
Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5 (qualcomm.com)
  • Lima chipset baru hingga Agustus 2026 berasal dari MediaTek, Qualcomm, dan Google; mayoritas menyasar kelas menengah, sementara Tensor G6 menjadi satu-satunya flagship.
  • MediaTek Dimensity 7500 dan Snapdragon 6 Gen 5 sama-sama memakai fabrikasi 4 nm, berperforma AnTuTu sekitar 1 juta, dengan fokus multitasking, gaming, dan efisiensi daya.
  • Dimensity 8500 mencatat AnTuTu 2,1 juta untuk gaming, sedangkan Tensor G6 menonjolkan AI on-device dan Snapdragon 4 Gen 5 meningkatkan kecepatan aplikasi serta GPU.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Meski mengalami krisis yang cukup panas berbagai produsen chipset tetap merilis produk terbarunya pada 2026. Kebanyakan chipset yang rilis dari awal hingga pertengahan 2026 adalah seri mid-range atau menengah. Namun, ada juga chipset flagship yang diklaim memiliki kemampuan AI tingkat tinggi dan efisiensi daya optimal.

Adapun, beberapa chipset baru yang rilis 2026 per Agustus datang dari Qualcomm, Snapdragon, dan Google. Ada Snapdragon 6 series, MediaTek 7000 series, hingga MediaTek 8000 series. Karena merupakan keluaran baru, semua chipset ini masih jarang ditemukan di banyak perangkat.

  1. 1. MediaTek Dimensity 7500 (rilis Mei 2026)

    MediaTek Dimensity 7500
    MediaTek Dimensity 7500 (mediatek.com)

    MediaTek Dimensity 7500 merupakan penerus dari Dimensity 7300 dan Dimensity 7400 yang cukup tersohor di masanya. Chipset ini masuk ke kelas mid-range (menengah) tapi tetap memberikan spesifikasi yang mumpuni. Dilansir NanoReview, Dimensity 7500 dibuat dengan proses fabrikasi 4 nm, pakai GPU Mali-G625 MP2, dan punya clock speed hingga 2,6 GHz.

    Konfigurasinya adalah empat core C1 Pro dan empat core C1 Nano. Skor AnTuTu v11-nya juga tinggi, bahkan mencapai 1 jutaan. Di sisi lain, skor benchmark Single Core di Geekbench 6 mencapai 1200-an. Adapun, skor Multi Core chipset ini mencapai 3400-an. Skor setinggi itu membuat chipset ini sangat cocok untuk rendering, multitasking, hingga menjalankan game menengah.

  2. 2. Snapdragon 6 Gen 5 (rilis Mei 2026)

    Snapdragon 6 Gen 5
    Snapdragon 6 Gen 5 (qualcomm.com)

    Dari MediaTek kita beralih ke Qualcomm, tepatnya ke Snapdragon 6 Gen 5. Chipset ini setara dengan MediaTek Dimensity 7500, yaitu punya skor AnTuTu v11 1 jutaan, clock speed mencapai 2,6 GHz, dibuat dengan proses fabrikasi 4 nm, dan konfigurasinya adalah empat core Cortex-A78 serta empat core Cortex-A55. Bedanya, Snapdragon 6 Gen 5 pakai GPU Adreno 812 yang secara khusus dirancang untuk chipset Snapdragon.

    Laman GSMArena menerangkan bahwa Snapdragon 6 Gen 5 memiliki beberapa fitur gaming seperti Adaptive Performance Engine 4.0 dan Qualcomm Adaptive Performance FPS 3.0. Ada juga Snapdragon Game Super Resolution yang membantu meningkatkan kemampuan gaming dan efisiensi daya. Kameranya juga diklaim mendukung zoom 100 kali dan punya Night Vision berbasis AI.

  3. 3. Google Tensor G6 (rilis Agustus 2026)

    Google Tensor G6
    Google Tensor G6 (blog.google)

    Google Tensor G6 jadi yang paling anyar karena baru rilis pada 12 Agustus 2026 bersamaan dengan rilisnya Google Pixel 11 series. Chipset ini juga satu-satunya chipset flagship sehingga memiliki spesifikasi dan kemampuan kelas atas. Beberapa di antaranya adalah clock speed mencapai 4,1 GHz, bisa merekam video di resolusi 4K 60 FPS, mendukung storage UFS 4.1, dan skor AnTuTu v11-nya mencapai 1,9 jutaan.

    Tensor G6 awalnya diklaim dibuat menggunakan proses fabrikasi 2 nm. Namun, setelah diulik lebih dalam terungkap fakta bahwa chipset ini sebenarnya dibuat dengan proses fabrikasi 3 nm. Blog resmi Google juga menyampaikan bahwa Google Tensor G6 punya CPU yang lebih ngebut 25 persen dari generasi sebelumnya, TPU-nya meningkat hingga 50 persen, lebih efisien, dan kemampuan AI On Device-nya meningkat hingga 3,5 kali.

  4. 4. MediaTek Dimensity 8500 (rilis Januari 2026)

    MediaTek Dimensity 8500
    MediaTek Dimensity 8500 (mediatek.com)

    Mau chipset mid-range ngebut yang cocok buat main game? Nah, MediaTek Dimensity 8500 adalah jawabannya. Laman resmi MediaTek menjelaskan bahwa chipset 4 nm ini dibuat dengan arsitektur All Big Core, membuatnya memiliki memori yang lebih ngebut, performa maksimal, dan tetap mengoptimalkan efisiensi. GPU Mali-G720 MC8 di chipset ini juga dilengkapi teknologi MediaTek HyperEngine yang bisa memaksimalkan berbagai game.

    Mau itu Genshin Impact, PUBG Mobile, Wuthering Waves, atau Honkai Impact semuanya bisa berjalan lancar di 60 FPS jika menggunakan chipset ini. Performanya juga dibuktikan lewat perolehan skor benchmark. Skor AnTuTu v11 chipset ini mencapai 2,1 jutaan. Skor Single Core Geekbench 6 ada di angka 1500-an dan skor Multi Core mencapai 6400-an. Chipset ini juga dipakai di banyak HP seperti Xiaomi 17T, OPPO Reno 16, dan POCO X8 Pro.

  5. 5. Snapdragon 4 Gen 5 (rilis Mei 2026)

    Snapdragon 4 Gen 5
    Snapdragon 4 Gen 5 (qualcomm.com)

    Snapdragon 4 Gen 5 dirilis berbarengan dengan Snapdragon 6 Gen 5 pada Mei 2026. Meski begitu, kastanya berada satu tingkat di bawah Snapdragon 6 Gen 5. Spesifikasinya sendiri mencakup clock speed 2,4 GHz serta konfigurasi empat core Cortex-A78 dan empat core Cortex-A55. Untungnya Snapdragon 4 Gen 5 tetap dibuat dengan fabrikasi 4 nm sehingga mampu memberikan efisiensi daya yang optimal.

    Melansir laman resmi Qualcomm, Snapdragon 4 Gen 5 bisa membuka aplikasi 43 persen lebih cepat dari pendahulunya. Efisiensi dayanya juga meningkat hingga 10 persen. Punya peningkatan GPU, Snapdragon 4 Gen 5 mendapat peningkatan kemampuan hingga 77 persen sehingga mampu menjalankan game di 90 FPS dengan lancar. Teknologi lain seperti Wi-Fi 5 dan Qualcomm Smart Network Select 3.0 juga tersedia.

    Ada banyak chipset baru yang rilis 2026 yang bisa kamu pilih. Tentunya, sesuaikan pilihan chipset dengan beberapa hal seperti bujet, preferensi, kebutuhan, dan HP apa yang akan dibeli. Karena merupakan rilisan baru semua chipset tersebut juga membawa peningkatan dan teknologi mutakhir. Ada yang mengedepankan efisiensi, performa, hingga kemampuan AI.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More