Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tim Cook Pamit, John Ternus Sambut Jabatan CEO Apple Lewat Memo
Tim Cook dalam pembukaan perayaan ulang tahun ke-50 Apple di toko Apple Grand Central Terminal di New York City pada 13 Maret 2026 (commons.wikimedia.org/Tessa Bury)
  • Tim Cook mengakhiri sekitar 15 tahun sebagai CEO Apple pada 31 Agustus 2026, berterima kasih kepada karyawan, dan tetap di perusahaan sebagai Executive Chairman.
  • Cook menyerahkan kepemimpinan kepada John Ternus, yang dinilainya memahami penciptaan produk pengubah dunia; pembaruan halaman kepemimpinan menempatkan Ternus sebagai CEO dan anggota dewan.
  • Dalam memo pertamanya, Ternus menghormati kepemimpinan Cook dan berterima kasih atas proses transisi, lalu menyoroti peluncuran besar Apple melalui acara “Surprise and Shine” pada 9 September.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pergantian CEO Apple tidak hanya ditandai oleh perubahan struktur jabatan di halaman kepemimpinan perusahaan. Estafet dari Tim Cook kepada John Ternus juga berlangsung lewat dua memo yang dikirim kepada karyawan Apple. Memo Cook menjadi pesan perpisahan setelah sekitar 15 tahun memimpin perusahaan, sedangkan memo Ternus menjadi sambutan pertama setelah resmi menduduki posisi CEO.

Tim Cook menulis memo pada hari terakhirnya sebagai CEO Apple, sementara John Ternus mengirimkan memo pertama setelah resmi mengambil alih posisi tersebut. Keduanya menyampaikan pesan dari sudut pandang berbeda, tetapi memiliki satu benang merah yang sama. Cook menyampaikan rasa terima kasih atas perjalanan panjangnya di Apple, sementara Ternus memberikan penghormatan kepada pendahulunya dan mengemban tanggung jawab baru.

1. Tim Cook pamit setelah 15 tahun memimpin Apple

potret Tim Cook mengucapkan pesan perpisahan di WWDC 2026 (youtube.com/Apple)

Selasa (1/9/2026) WIB atau Senin (31/8/2026) waktu Amerika Serikat menjadi hari terakhir Tim Cook menjabat sebagai CEO Apple. Cook memimpin perusahaan selama sekitar 15 tahun setelah Steve Jobs meninggal dunia. Dalam memo terakhirnya sebagai CEO, Cook mengaku masih sulit mempercayai bahwa hari terakhirnya sebagai CEO Apple akhirnya datang juga. “Ini adalah momen yang selalu saya tahu akan datang suatu hari nanti, tetapi tetap sulit dipercaya bahwa hari itu akhirnya tiba,” ungkap Cook dalam memo tersebut, sebagaimana dikutip melalui 9to5Mac.

Cook kemudian menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh karyawan Apple atas dukungan dan kerja keras yang telah diberikan selama dirinya memimpin perusahaan. Ia mengatakan bahwa apa pun yang dapat disebut sebagai keberhasilannya selama menjadi CEO tidak terlepas dari kontribusi para karyawan. “Apa pun yang bisa disebut sebagai keberhasilan saya, saya tahu semuanya terjadi karena kalian,” kata Cook.

2. Cook tegaskan tidak meninggalkan Apple

Steve Jobs (commons.wikimedia.org/Ben Stanfield)

Meski mengakhiri jabatannya sebagai CEO, Cook menegaskan bahwa dirinya tidak benar-benar meninggalkan Apple. Ia akan tetap berada di perusahaan tersebut dalam posisi baru sebagai Executive Chairman. “Seperti yang kalian tahu, saya tidak meninggalkan Apple. Namun, saya mundur dari sebuah peran yang sangat saya cintai,” tegas Cook.

Cook juga menggunakan memo tersebut untuk menyampaikan kebanggaannya terhadap budaya yang telah dibangun Apple. Menurutnya, ada sesuatu yang istimewa dari Apple yang tidak dapat sepenuhnya tercermin dalam laporan tahunan perusahaan. Ia menilai budaya perusahaan menjadi salah satu alasan penting yang membuat Apple mampu membangun sesuatu yang jauh lebih besar daripada kontribusi satu orang.

Dalam pesannya, Cook turut menyinggung gagasan Steve Jobs mengenai meninggalkan “jejak di alam semesta (dent in the universe)”. Ia mengatakan bahwa hal tersebut dapat diwujudkan karena orang-orang di Apple memiliki nilai, keyakinan, dan cara pandang yang sama terhadap pekerjaan mereka. “Kami mengeluarkan kemampuan terbaik satu sama lain. Kami saling menguatkan,” ungkap Cook ketika menggambarkan salah satu kekuatan utama Apple.

3. Tim Cook beri kepercayaan kepada John Ternus

sosok John Ternus saat presentasi WWDC 2025 (youtube.com/Apple)

Bagian lain yang menjadi sorotan dari memo Cook adalah pesannya kepada John Ternus. Cook mengatakan dirinya merasa sangat tenang menyerahkan kendali Apple kepada Ternus yang ia nilai sebagai sosok cerdas, hebat, dan memiliki kemampuan untuk memimpin perusahaan. Ia juga mengaku sangat antusias melihat Ternus menjalankan peran barunya sebagai CEO.

Cook bahkan menyebut dirinya merasa nyaman menyerahkan “kemudi” Apple kepada Ternus. “Saya merasa sangat tenang menyerahkan kemudi kepada seseorang yang begitu brilian, hebat, dan mampu seperti John,” ujar Cook. Ia juga menilai Ternus sebagai salah satu sosok yang memahami apa yang diperlukan untuk menciptakan produk yang mampu mengubah dunia.

Menurut Cook, hanya sedikit orang yang memahami proses menciptakan produk semacam itu seperti Ternus. “Hanya sedikit orang yang memahami apa yang diperlukan untuk membuat produk yang mengubah dunia seperti John,” sebutnya. Karena alasan tersebut, Cook mengatakan dirinya sangat antusias terhadap kepemimpinan Ternus di Apple.

4. John Ternus kirim memo pertama sebagai CEO

John Ternus resmi menjadi CEO Apple per 1 September 2026 (apple.com)

Sehari setelah Cook mengakhiri masa jabatannya, giliran John Ternus menyampaikan pesan kepada seluruh karyawan Apple. Memo tersebut menjadi pesan pertama Ternus setelah resmi mengambil alih posisi CEO pada 1 September 2026. Ia mengawali pesannya dengan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan karyawan Apple.

Ternus kemudian memberikan penghormatan kepada Cook atas kontribusinya selama bertahun-tahun memimpin Apple. Ia secara khusus berterima kasih karena Cook telah membagikan banyak pengetahuan dan pengalaman selama proses transisi kepemimpinan. “Saya juga ingin menyampaikan penghargaan yang mendalam kepada Tim karena telah berbagi begitu banyak pengetahuan dan pengalaman selama proses transisi ini,” tulis Ternus.

Ternus juga memberikan penghormatan terhadap cara Cook memimpin Apple selama ini. Ia menyebut Apple beruntung pernah memiliki CEO yang memimpin berdasarkan nilai-nilai yang diyakininya serta menunjukkan sikap yang baik dan manusiawi. “Kami sangat beruntung pernah memiliki CEO yang memimpin berdasarkan nilai-nilainya, serta menunjukkan sikap yang begitu baik dan manusiawi,” tulis Ternus dalam memo pertamanya.

5. Ternus langsung bicara mengenai acara khusus Apple bertajuk Surprise and Shine

Promo artwork Apple event 9 September 2026 membawa tema Surprise and shine (apple.com)

Sebagai CEO baru, Ternus tidak hanya berbicara mengenai pergantian kepemimpinan dalam memo pertamanya. Ia juga langsung menyinggung agenda besar Apple yang sudah berada di depan mata. Ternus mengatakan perusahaan akan menghadapi sebuah peluncuran besar pada pekan berikutnya yang menurutnya akan menjadi sesuatu yang fenomenal.

“Kami akan menghadapi peluncuran besar pekan depan yang akan menjadi sesuatu yang fenomenal,” tulis Ternus. Pernyataan tersebut merujuk pada acara khusus Apple bertajuk “Surprise and Shine” yang dijadwalkan berlangsung pada 9 September. Acara tersebut menjadi salah satu agenda publik penting bagi Ternus setelah resmi menjadi CEO Apple.

Ternus diperkirakan akan memperkenalkan jajaran iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra dalam acara musim gugur tersebut. Peluncuran ini membuat Ternus tidak memiliki banyak waktu untuk sekadar menikmati masa transisi sebagai CEO baru Apple. Ia langsung dihadapkan pada salah satu agenda produk besar perusahaan dalam waktu dekat.

6. Estafet kepemimpinan Apple resmi berubah

jajaran direksi Apple (apple.com)

Pergantian tersebut juga terlihat pada halaman Apple Leadership yang telah diperbarui. John Ternus kini tercantum sebagai CEO, sementara Tim Cook masuk ke bagian Board of Directors dalam posisi barunya sebagai Executive Chairman. Ternus juga menjadi bagian dari jajaran direksi Apple bersama Tim Cook, Arthur Levinson, Wanda Austin, Alex Gorsky, Andrea Jung, Monica Lozano, Ron Sugar, dan Sue Wagner. Posisi tersebut membuat Ternus kini memiliki dua peran sekaligus sebagai CEO dan anggota dewan direksi. Sementara itu, Cook tetap memiliki posisi penting dalam struktur perusahaan melalui perannya sebagai Executive Chairman.

Dua memo yang dikirim dalam momen pergantian tersebut menjadi simbol serah terima kepemimpinan Apple. Cook menutup masa jabatannya dengan mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim yang telah menemaninya selama 15 tahun. Ia juga memberikan semangat sekaligus kepercayaan kepada Ternus untuk meneruskan kepemimpinan Apple.

Di sisi lain, John Ternus memulai masa jabatannya dengan memberikan penghormatan kepada pendahulunya dan berterima kasih atas warisan kepemimpinan yang telah dibangun. Ia kemudian mengajak seluruh tim untuk bersama-sama membangun masa depan Apple melalui berbagai produk yang sedang disiapkan maupun inovasi yang belum terpikirkan. Dari pesan keduanya, pergantian CEO Apple terasa sebagai sebuah estafet dari satu pemimpin kepada pemimpin berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article