Cara Pasang Iklan di Status WhatsApp buat Pemula, Bikin Jualan Laris

- WhatsApp Business dapat digunakan pelaku usaha untuk promosi digital melalui iklan yang menjangkau audiens di luar daftar kontak, dengan penayangan di sela Status pengguna dan Saluran.
- Untuk membuat iklan, pengguna perlu menyiapkan akun WhatsApp Business, memasukkan identitas serta kategori bisnis, lalu memilih materi promosi, deskripsi, lokasi target, anggaran harian, dan durasi.
- Iklan yang telah aktif dapat diedit secara real time melalui menu Kelola Iklan, khususnya untuk menyesuaikan anggaran, durasi tayang, dan target audiens tanpa membuat ulang iklan.
WhatsApp kini tak hanya sekedar aplikasi chatting, lho. WhatsApp kini bisa jadi salah satu media promosi produk untuk pelaku usaha. Aplikasi ini bisa menjadi pilihan promosi digital yang efektif untuk menjangkau pelanggan.
Fitur ini cocok untuk pemula yang ingin berjualan online dengan modal minim. Untuk memulai iklan di WhatsApp, kamu hanya membutuhkan ponsel. Simak selengkapnya cara memasang iklan di WhatsApp berikut!
1. Cara membuat akun WhatsApp Business

ikon WhatsApp (magnific.com/natanaelginting) Aplikasi WhatsApp Business kini tak hanya digunakan untuk membalas chat pelanggan. Fitur pengiklanan juga tersedia dalam aplikasi ini. Fitur pengiklanan ini dapat menjangkau audiens lebih luas di luar daftar kontak. Iklan yang kamu pasang akan muncul di sela-sela Status pengguna dan Saluran.
Untuk membuat akun pastikan WhatsApp Business sudah terpasang di smartphone kamu. Gunakan nomor yang sudah terdaftar di WhatsApp atau pilih 'Gunakan nomor lain' jika ingin menggunakan nomor baru. Selanjutnya, masukkan nomor telepon dan kode verifikasi yang diterima. Setelah itu, masukkan identitas nama bisnis dan satu hingga tiga kategori bisnis yang sesuai.
2. Cara memasang iklan di WhatsApp Business

ilustrasi logo WhatsApp (unsplash.com/Mariia Shalabaieva) Iklan di WhatsApp dapat menjangkau jutaan pengguna meski kita tidak saling menyimpan nomor kontak. Platform ini layak dijadikan sebagai media promosi produk kamu. Seperti sifat konten story pada umumnya, iklan WhatsApp juga akan ditayangkan selama 24 jam.
Untuk memasang iklan, klik ikon titik tiga, lalu masuk ke menu pengelolaan iklan. Pilih foto atau video yang akan diiklankan serta tambahkan deskripsi produk, target lokasi, anggaran per hari, dan durasi tayang. Klik 'Tambahkan Saldo' untuk melakukan pembayaran iklan. Lalu, klik 'Buat Iklan' untuk mengunggah iklan produk kamu.
3. Cara mengedit iklan yang sudah ditayangkan

ilustrasi aplikasi WhatsApp (pixabay.com/Wbster2703) Saat iklan sudah tayang, apakah kamu baru menyadari terdapat kesalahan? Tenang, WhatsApp Business juga punya fitur untuk mengatasi masalah ini. Kamu tidak perlu repot membuatnya dari awal.
WhatsApp Business menyediakan fitur pengeditan secara real time. Fitur ini tidak akan mengganggu iklan yang sedang tayang. Elemen yang bisa diubah saat iklan sedang tayang adalah anggaran (budget), durasi tayang, dan target audiens.
Caranya, masuk ke menu 'Kelola Iklan' melalui ikon titik tiga. Pilih iklan aktif yang ingin diedit. Ketuk ikon pensil pada ketentuan 'Anggaran dan durasi' atau 'Audiens', lalu sesuaikan kembali sesuai keinginan kamu. Simpan pengaturan iklan terbaru dan klik 'Perbarui iklan'
Langkah-langkah di atas terbilang simpel buat diterapkan. Sekarang, giliran kamu buat langsung coba dan liat sendiri hasilnya setelah memasang iklan di status WhatsApp, ya!





















