Kata sandi sudah menjadi bagian dari kehidupan digital sehari-hari. Hampir setiap akun, mulai dari email, media sosial, marketplace, hingga layanan perbankan, membutuhkan cara untuk memastikan bahwa orang yang masuk memang pemilik akun tersebut. Karena itu, banyak orang berusaha membuat kata sandi yang panjang dan sulit ditebak. Langkah tersebut memang penting, tetapi keamanan akun sebenarnya tidak cukup hanya mengandalkan satu kata sandi.
Masalahnya, kata sandi tetap dapat dicuri atau diketahui orang lain melalui berbagai cara. NIST, atau National Institute of Standards and Technology, bahkan menjelaskan bahwa password pada dasarnya tidak tahan terhadap phishing, sehingga pengguna dianjurkan memanfaatkan lapisan keamanan tambahan. Lantas, kenapa keamanan digital tidak cukup mengandalkan kata sandi saja?
