Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kekurangan Menggunakan VPN yang Perlu Diketahui
ilustrasi VPN (Unsplash/Petter Lagson)
  • Sejumlah situs, termasuk perbankan dan pembayaran, dapat menganggap VPN mencurigakan sehingga memicu verifikasi tambahan atau pemblokiran akses sementara.
  • VPN memindahkan kepercayaan data dari ISP ke penyedia VPN; pencatatan IP, waktu koneksi, server, atau DNS berpotensi mengganggu privasi, terutama pada layanan gratis.
  • Enkripsi dan rute melalui server VPN dapat menurunkan kecepatan serta latensi, menambah biaya berlangganan, dan tidak melindungi otomatis dari phishing, malware, cookie, maupun ancaman digital lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

VPN atau Virtual Private Network sering dianggap sebagai solusi praktis untuk meningkatkan privasi ketika berselancar di internet. Teknologi atau layanan ini dianggap seperti itu karena mampu menyamarkan alamat IP dan mengenkripsi koneksi antara perangkat pengguna dan server VPN. Namun, VPN bukanlah layanan yang sempurna. Selain menawarkan manfaat, VPN ternyata juga memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipahami agar pengguna tidak memiliki ekspektasi berlebihan. Apa saja itu? Berikut ulasan lebih lengkapnya.

1. Sejumlah situs dan layanan bisa menolak koneksi VPN

ilustrasi menggunakan laptop (Unsplash/Glenn Carstens-Peters)

Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah tidak semua situs atau layanan online bisa bekerja dengan baik ketika VPN diaktifkan. Layanan perbankan, sistem pembayaran dan platform yang memiliki mekanisme keamanan ketat bisa menganggap koneksi VPN sebagai aktivitas mencurigakan. Hal ini biasanya terjadi karena alamat IP pengguna terlihat berasal dari lokasi atau perangkat yang berbeda dari biasanya. Akibatnya, pengguna biasanya akan diminta melakukan verifikasi tambahan atau memasukkan kode autentikasi dua langkah lebih sering. Dalam situasi tertentu, akses bahkan bisa diblokir sementara karena sistem keamanan dari situs atau layanan terkait mengira koneksi pengguna berkaitan dengan percobaan penipuan atau pembajakan akun.

2. Pengguna harus 100% memercayai VPN

VPN memang bisa mengurangi visibilitas penyedia internet (ISP) atau situs terhadap aktivitas pengguna. Namun, hal ini bukan berarti data tersebut hilang begitu saja. Ketika VPN digunakan, lalu lintas internet pengguna dialihkan melalui server milik perusahaan VPN. Dengan kata lain, sebagian kepercayaan yang sebelumnya diberikan kepada ISP kini berpindah kepada penyedia VPN. Tingkat data yang dikumpulkan setiap layanan bisa berbeda-beda. Informasi yang mungkin dicatat adalah alamat IP, waktu koneksi, server yang digunakan hingga riwayat permintaan DNS. Jika data tersebut disimpan terlalu lama, bocor atau diminta oleh pihak berwenang melalui proses hukum, privasi pengguna tetap berpotensi terdampak. Risiko ini cenderung lebih besar pada VPN gratis atau yang kurang dikenal, terutama apabila penyedia VPN tidak menjelaskan cara mereka membiayai operasional dan mengelola data pengguna.

3. VPN bisa menurunkan kecepatan internet

ilustrasi kecepatan internet (Unsplash/Frederik Lipfert)

Koneksi VPN biasanya tidak secepat koneksi tanpa VON. Hal ini terjadi karena data harus melewati beberapa proses tambahan di mana koneksi dienkripsi, dialihkan menuju server VPN, kemudian diteruskan ke situs atau layanan yang dituju. Jalur tersebut jelas lebih panjang dibandingkan rute normal tanpa VPN. Besarnya penurunan kecepatan tidak selalu sama. Faktor yang memengaruhinya meliputi jarak server VPN, jumlah pengguna yang sedang terhubung, kualitas server penyedia layanan, serta protokol VPN yang digunakan. Server yang berada di negara lain biasanya menghasilkan latensi lebih tinggi karena data harus menempuh jarak yang lebih jauh. Dampaknya mungkin tidak terlalu terasa ketika pengguna hanya membaca artikel, namun bisa menjadi masalah ketika bermain game online yang kompetitif, mengikuti rapat virtual, atau mengunggah dan mengunduh file berukuran besar.

4. VPN menambah pengeluaran bulanan

Layanan VPN berkualitas tentu saja berbayar dan selalu menerapkan sistem berlangganan bulanan atau tahunan. Biaya tersebut jelas menjadi pengeluaran rutin tambahan di luar langganan lain seperti internet, layanan streaming dan penyimpanan cloud. Namun, VPN berbayar menawarkan beberapa keunggulan, seperti pilihan server yang lebih banyak, dukungan untuk berbagai perangkat, protokol keamanan modern, serta server yang lebih stabil. Fitur-fitur tersebut bisa membuat VPN berbayar lebih layak digunakan, terutama bagi pengguna yang memang membutuhkan perlindungan privasi tambahan atau akses jaringan yang konsisten. Namun, paket tahunan sering kali mengharuskan pengguna membayar di muka. Meskipun harga rata-ratanya bisa lebih murah, pembayaran langsung untuk periode panjang membuat pengguna jadi terikat pada VPN yang digunakan.

5. VPN sebenarnya tidak membuat pengguna sepenuhnya anonim

ilustrasi menjadi anonim di internet (Unsplash/Chris Yang)

Kesalahpahaman terbesar mengenai VPN adalah anggapan bahwa layanan ini bisa membuat pengguna sepenuhnya anonim di internet. Pada dasarnya, VPN hanya menyembunyikan alamat IP dan mengenkripsi lalu lintas antara perangkat pengguna dan server VPN. Perlindungan tersebut berguna, namun tidak mencakup seluruh jenis ancaman digital. VPN tidak secara otomatis mencegah serangan phishing, file berbahaya, malware atau pelacakan melalui cookie. Jika pengguna mengunduh file yang terinfeksi, VPN tidak selalu bisa mendeteksi atau menghapus file tersebut. Maka dari itu, VPN sebaiknya dilihat sebagai salah satu lapisan perlindungan, bukan solusi keamanan yang menyeluruh. Perlindungan yang lebih lengkap perlu menggabungkan VPN dengan kebiasaan keamanan lain, seperti menggunakan situs HTTPS, mengaktifkan autentikasi dua langkah, menggunakan pemblokir tracker, memasang antivirus, mengatur fitur privasi di browser, dan berhati-hati ketika terhubung ke jaringan Wi-Fi publik.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa kekurangan menggunakan VPN yang perlu diketahui. Selain kekurangan di atas, kekurangan apa lagi yang kamu ketahui dari memakai VPN?

Curated For You

Editorial Team

Related Article