Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Pengaturan Google Maps yang Wajib Diubah agar Perjalanan Lebih Nyama
ilutrasi Google maps (pixabay.com/Tobias Albers-Heinemann)

Aplikasi Google Maps bukan sekadar penunjuk arah biasa. Di balik tampilannya yang simpel, ada banyak pengaturan tersembunyi yang bisa membuat pengalaman navigasi jadi jauh lebih akurat, hemat baterai, dan tentunya nyaman digunakan.

Dengan sedikit penyesuaian, kamu bisa mengubah Google Maps sesuai kebutuhan harian. Mulai dari menghadapi macetnya jalanan kota sampai tetap bisa navigasi saat sinyal hilang di perjalanan. Nah, berikut beberapa pengaturan yang wajib kamu ubah!

1. Aktifkan Offline maps agar hemat data dan tidak menyasar

Salah satu fitur paling penting tapi sering diabaikan adalah Offline maps. Dengan mengunduh peta, kamu tetap bisa navigasi meski sinyal buruk atau bahkan tidak ada sama sekali. Caranya:

  1.  Buka Google Maps

  2.  Tap foto profil

  3.  Pilih Offline maps

  4.  Klik Download new map

Gunakan Wi-Fi saat mengunduh agar tidak boros kuota. Fitur ini bahkan bisa mempercepat perhitungan rute, terutama di area dengan koneksi tidak stabil.

2. Prioritaskan rute hemat BBM

Dengan harga bahan bakar yang makin naik, fitur ini jadi penyelamat. Google Maps bisa memilihkan rute yang lebih hemat bahan bakar tanpa menambah waktu perjalanan secara signifikan. Caranya:

  1. Masuk ke Settings

  2. Pilih Navigation

  3. Aktifkan Prefer fuel-efficient routes

Cocok untuk kamu yang sering lewat jalan tol atau area padat kendaraan.

3. Aktifkan High-Accuracy Location

ilustrasi Google Maps (unsplash.com/henry perks)

Kalau kamu sering merasa titik lokasi meleset, berarti pengaturan ini belum optimal. Mode akurasi tinggi akan menggabungkan GPS, Wi-Fi, dan data seluler untuk hasil yang lebih presisi. Caranya:

  1.  Masuk ke Settings

  2.  Pilih Location

  3.  Aktifkan High Accuracy

Di Google Maps, kamu juga bisa kalibrasi kompas dengan gerakan angka delapan (∞) agar lokasi lebih tepat, terutama di area ramai.

4. Kelola riwayat lokasi untuk privasi

Google Maps menyimpan riwayat perjalanan lewat fitur Timeline. Kalau kamu kurang nyaman, fitur ini bisa dimatikan. Caranya:

  1.  Masuk ke Settings

  2.  Pilih Personal content

  3.  Nonaktifkan Location History

Kamu juga tetap bisa melihat perjalanan sebelumnya jika dibutuhkan tanpa harus terus merekam data.

5. Aktifkan Glanceable Directions

Fitur ini memungkinkan kamu melihat arah tanpa harus membuka aplikasi. Informasi seperti belokan, estimasi waktu, dan rute akan muncul di layar. Caranya:

  1.  Masuk ke Settings

  2.  Pilih Navigation settings

  3.  Aktifkan Glanceable directions

Cocok untuk kamu yang naik motor atau ingin tetap fokus ke jalan.

6. Gunakan pengingat waktu berangkat

ilustrasi Google Maps (unsplash.com/CardMapr.nl)

Sering kena macet karena terlambat berangkat? Google Maps bisa bantu mengingatkan waktu terbaik untuk pergi. Caranya:

  1.  Hubungkan dengan kalender

  2.  Aktifkan Reminders to leave di pengaturan navigasi

Aplikasi akan memperhitungkan kondisi lalu lintas secara real-time.

7. Putar musik tanpa ganggu navigasi

Perjalanan jauh bisa terasa lebih santai dengan musik. Google Maps bisa terhubung langsung dengan aplikasi musik favoritmu. Caranya:

  1.  Saat navigasi aktif, swipe ke atas

  2.  Hubungkan dengan aplikasi musik

Volume musik juga akan otomatis menyesuaikan saat ada instruksi arah.

Dengan mengubah beberapa pengaturan di Google Maps, kamu bisa mendapatkan pengalaman navigasi yang jauh lebih nyaman, hemat, dan aman. Mulai dari peta offline hingga mode hemat BBM, semuanya dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna. Jadi, luangkan sedikit waktu untuk mengaturnya, dan rasakan bedanya di perjalanan berikutnya.

Editorial Team