5 Pengaturan Tersembunyi di Android yang Kuras Daya Baterai

- Aktivitas latar belakang yang tidak dibatasiSecara default, Android mengizinkan banyak aplikasi yang terpasang untuk tetap aktif di latar belakang tapi sebagai konsekuensinyam baterai ikut terkuras meski aplikasi sedang tidak digunakan.
- Always-on display dan refresh rate tinggiFitur always-on display membuat HP tampak lebih keren dan refresh rate tinggi seperti 120Hz atau 144Hz membuat animasi di layar terasa lebih mulus, namun mengorbankan daya tahan baterai.
- Pelacakan lokasi terus menerusLayanan lokasi termasuk fitur yang paling boros baterai di HP Android di mana banyak aplikasi meminta izin lokasi padahal sebenarnya tidak penting.
Banyak pengguna mengira baterai yang cepat habis terjadi karena HP sudah tua atau aplikasi terkini yang jadi semakin berat. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, namun banyak pengguna yang tidak sadar bahwa sistem Android sendiri juga bisa jadi penyebab utamanya. Bukan tanpa alasan, ada sejumlah pengaturan tersembunyi yang diam-diam menguras baterai sepanjang hari meski HP sedang tidak sedang dipakai, mulai dari yang berkaitan dengan fitur-fitur pada layar hingga Bluetooth. Berikut ulasan lengkapnya.
1. Aktivitas latar belakang yang tidak dibatasi
Secara default, Android mengizinkan banyak aplikasi yang terpasang untuk tetap aktif di latar belakang tapi sebagai konsekuensinyam baterai ikut terkuras meski aplikasi sedang tidak digunakan. Padahal, tidak semua aplikasi harus terus menerus berjalan di latar belakang. Yang masuk akal mungkin hanya aplikasi chat dan layanan penyimpanan cloud, sementara aplikasi pesan makanan atau game tidak perlu aktif terus menerus. Untuk itu, langsung saja pergi ke Settings > Apps dan pilih aplikasi yang ingin dibatasi dari berjalan di latar belakang. Jika sudah, pilih bagian Battery lalu atur ke mode Restricted.
2. Always-on display dan refresh rate tinggi

Fitur always-on display memang membuat HP tampak lebih keren dan refresh rate tinggi seperti 120Hz atau 144Hz membuat animasi di layar terasa lebih mulus. Namun, dengan mengaktifkan dua fitur ini jelas ada “harga” yang harus dibayar yaitu baterai HP jadi lebih cepat habis. Always-on display pada dasarnya membuat sebagian layar tetap menyala terus dan jika ditambah refresh-rate tinggi yang aktif sepanjang waktu, pengguna pada dasarnya mengorbankan daya tahan baterai untuk sesuatu yang sebenarnya tidak selalu dibutuhkan setiap saat. Untuk refresh-rate tinggi, ada baiknya untuk hanya mengaktifkannya ketika bermain game saja.
3. Pelacakan lokasi terus menerus
Layanan lokasi termasuk fitur yang paling boros baterai di HP Android di mana banyak aplikasi meminta izin lokasi padahal sebenarnya tidak penting. GPS dan sensor terkait memang dibutuhkan untuk aplikasi peta dan navigasi, tapi jika tidak dipakai terus-menerus, ada baiknya untuk tidak dibiarkan aktif sepanjang waktu. Apalagi ketika pengguna mengatur izin lokasi ke “Allow all the time”, HP bisa menggunakan kombinasi GPS, Wi‑Fi, Bluetooth dan sensor lainnya untuk melacak posisi secara berkelanjutan. Atur ke “Allow only while using the app” untuk aplikasi peta dan transportasi online, tapi matikan untuk media sosial, game dan aplikasi lain yang tidak memerlukan lokasi.
4. Gestur lift to wake atau semacamnya

Gestur seperti lift to wake, tap to check atau double-tap untuk menyalakan layar memang terdengar sepele, tapi diam-diam bisa membuat baterai lebih boros karena HP harus terus siaga membaca sentuhan dan gerakan. Artinya, sensor gerak dan sistem pendeteksi sentuhan bekerja di latar belakang untuk menunggu input setiap saat, jadi tidak benar-benar istirahat. Efeknya mungkin kecil di HP baru, tapi di perangkat yang sudah berumur, dampaknya terhadap daya tahan baterai cukup terasa. Untuk mematikannya, pengguna bisa pergi ke Settings > Advanced Features > Motions and Gestures dan nonaktifkan beberapa pilihan gestur di dalamnya.
5. Perizinan Nearby Devices pada aplikasi tertentu
Meski pengguna sudah mematikan Bluetooth, di beberapa kondisi, HP Android tetap bisa melakukan pemindaian perangkat di sekitar lewat proses latar belakang, terlebih jika pengguna memberikan izin Nearby Devices pada aplikasi tertentu. Perizinan itu memang berguna untuk hal seperti berbagi ke perangkat sekitar dan pairing cepat, tapi efek sampingnya baterai lebih boros karena HP jadi sering terbangun dan mengaktifkan Bluetooth untuk memindai perangkat sekitar. Untuk itu, batasi izin Nearby Devices hanya untuk aplikasi yang benar-benar penting, agar proses latar belakang berkurang dan meminimalisir kehabisan daya baterai.
Itulah tadi ulasan mengenai beberapa pengaturan tersembunyi di Android yang diam-diam kuras daya tahan baterai. Semoga informasi di atas bermanfaat dan bisa membantu HP-mu agar lebih hemat baterai.








![[QUIZ] Tim AMD atau Intel? Jawab Pertanyaan Ini untuk Tahu Cip yang Cocok Buatmu](https://image.idntimes.com/post/20241129/quiz-tim-amd-atau-intel-8-1ba865fe4d483ce4f9da6465f684c471.jpg)









