Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komdigi Minta Platform Adopsi Sistem yang Bisa Kenali Usia Pengguna

IMG-20250915-WA0016.jpg
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria (IDN Times/Misrohatun)
Intinya sih...
  • Wamenkomdigi meminta platform digital menerapkan sistem identifikasi usia pengguna sebagai tanggung jawab perlindungan anak di ruang digital.
  • Sesuai regulasi PP TUNAS, platform wajib verifikasi usia dan batasi konten negatif untuk pengguna di bawah usia yang ditentukan.
  • YouTube telah menyediakan fitur pemantauan orang tua dan algoritma pencegahan konten negatif, diharapkan dicontoh oleh platform lain.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria meminta platform digital menerapkan sistem yang dapat mengenali usia pengguna sebagai bentuk tanggung jawab platform dalam melindungi anak-anak di ruang digital.

"Kita membutuhkan mesin cerdas untuk mengidentifikasi usia pengguna. Platform bertanggung jawab untuk menerapkan teknologi semacam ini," kata Wamen Nezar dalam audiensi dengan perwakilan YouTube, yang dikutip dari rilis resmi.

Dibatasi dari konten tidak layak

Hal ini sejalan dengan regulasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) yang mewajibkan platform bertanggung jawab dalam melakukan verifikasi usia dan membatasi konten-konten negatif.

Menurut Wamen Nezar, pengguna yang belum cukup usia harus dibatasi aksesnya terhadap konten-konten yang tidak layak dikonsumsi.

"Dengan adanya identifikasi pengguna ini, anak-anak tidak diizinkan untuk melihat konten-konten tertentu," tambahnya.

YouTube punya fiturnya

Ilustrasi YouTube (freepik.com)
Ilustrasi YouTube (freepik.com)

Nezar mengapresiasi langkah YouTube yang telah menyediakan fitur untuk mempermudah pengawasan orang tua terhadap anak di platform digital serta meningkatkan kemampuan algoritma untuk mencegah munculnya konten-konten negatif.

Dia berharap upaya yang sudah dilakukan oleh YouTube dapat dicontoh oleh platform-platform lain untuk memastikan keamanan anak di ruang digital.

Permudah pemantauan anak

Sementara Global Head and Vice President of Government Affairs and Public Policy YouTube Leslie Miller mengatakan YouTube telah menyediakan beberapa fitur yang memudahkan pengawasan orang tua, diantaranya fitur untuk mengubah akses akun dari orang tua ke anak.

"Fitur ini untuk mempermudah orang tua memberikan akses bagi anak-anak meskipun menggunakan satu gawai yang sama," jelasnya.

Leslie Miller berharap upaya ini dapat mempermudah pemantauan terhadap aktivitas anak di ruang digital.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Achmad Fatkhur Rozi
EditorAchmad Fatkhur Rozi
Follow Us

Latest in Tech

See More

Perlukah Tempered Glass jika Galaxy S26 Dibekali Privacy Display?

30 Jan 2026, 15:22 WIBTech