Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar karena mendapatkan sinar matahari hampir sepanjang tahun. Kondisi ini membuat penggunaan PLTS semakin relevan sebagai solusi energi masa depan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Selain membantu mengurangi penggunaan energi fosil, pemanfaatan PLTS juga mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) semakin berkembang di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga industri. Seiring dengan perkembangan teknologi energi surya, sistem PLTS kini hadir dalam beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, yaitu on-grid, off-grid, dan hybrid.
Masing-masing sistem memiliki cara kerja, keunggulan, serta fungsi yang berbeda. Oleh karena itu, memahami perbedaan ketiga jenis PLTS ini sangat penting sebelum menentukan sistem yang paling sesuai untuk digunakan. Simak selengkapnya perbedaan on-grid, off-grid, dan hybrid berikut ini.
