ilustrasi WhatsApp (pexels.com/Cottonbro Studio)
Berikut 10 fitur aplikasi WhatsApp Business yang dapat membantu UMKM dalam mempersiapkan diri dan memaksimalkan potensi Ramadan tahun ini.
Di tengah periode yang serba sibuk ini, pelanggan membutuhkan kepastian dengan cepat. Memiliki Profil WhatsApp Business yang lengkap, mulai dari deskripsi, kategori, alamat, hingga informasi kontak, dapat langsung membangun kredibilitas, sehingga calon pelanggan merasa lebih yakin dan siap untuk melakukan pembelian.
Jam operasional mungkin berubah selama Ramadan untuk menyesuaikan waktu berbuka atau ibadah. Karena itu, perbarui jam operasional agar pelanggan tidak kebingungan saat menghubungi di luar jam layanan, serta arahkan mereka untuk menghubungi kembali ketika bisnis sudah beroperasi.
Jangan biarkan tingginya volume chat di jam-jam sibuk membuat pelanggan menunggu tanpa kepastian, atau memaksakan kamu untuk selalu memantau ponsel setiap saat. Salam otomatis memastikan pesan pelanggan langsung diterima dan direspons, sehingga mereka tetap merasa dihargai meskipun belum sempat membalas secara langsung.
Saat sedang beristirahat, terlebih selama Ramadan, pesan tidak di tempat membantu memberitahu pelanggan kapan kamu akan kembali merespons, sehingga ekspektasi tetap terkelola dan pesan lanjutan yang tidak perlu dapat diminimalkan. Untuk mengaktifkan keduanya, buka tab Fitur lalu pilih Salam Otomatis atau Pesan Tidak di Tempat.
Lonjakan pesanan selama Ramadan bisa terasa sangat padat. Gunakan Label untuk langsung mengelompokkan chat berdasarkan status, misalnya “Sudah Bayar – Siap Kirim”, “Pertanyaan Hampers Lebaran”, atau “Menu Berbuka”.
Jangan lupa untuk memberikan warna berbeda agar bisa memprioritaskan serta mengelola volume pesan yang meningkat dengan lebih efisien. Beberapa bisnis mungkin sekarang melihatnya sebagai Daftar sebagai ganti dari Label.
Tak perlu mengetik jawaban yang sama berulang kali untuk pertanyaan umum seperti “Harganya berapa?” atau “Estimasi pengirimannya berapa lama?”. Gunakan Balas Cepat agar respons tetap cepat dan konsisten saat orderan Ramadan lagi padat.
Tampilkan seluruh paket buka puasa, hampers lebaran, dan paket spesial langsung di dalam chat. Katalog yang jelas dan dilengkapi dengan visual akan memudahkan pelanggan untuk melihat dan memilih produk tanpa harus keluar dari WhatsApp, sehingga mendorong proses pembelian yang lebih cepat.
ilustrasi WhatsApp (pexels.com/Anton)
Pelanggan di Indonesia dikenal aktif menggunakan fitur Status. Manfaatkan fitur ini untuk membangun rasa urgensi dan antusiasme melalui diskon terbatas atau paket berbuka puasa dadakan, sehingga mempercepat keputusan pembelian.
Hindari kesalahan manual dan keterlambatan. Kini bisnis dapat membagikan Detail Rekening yang telah tersimpan hanya dengan satu ketukan, sehingga pelanggan dapat dengan mudah menyalin dan menempelkannya ke aplikasi perbankan untuk menyelesaikan pembayaran secara instan.
Jangan hanya melakukan percakapan tapi juga dorong penjualan. Gunakan iklan yang mengarahkan ke WhatsApp untuk menjangkau pelanggan potensial di Facebook dan Instagram, mengubah pengeluaran iklan menjadi penjualan langsung dan terukur di bulan Ramadan.
Tingkatkan kepercayaan dan kredibilitas kepada pelanggan baru selama Ramadan dengan berlangganan Verifikasi Meta. Layanan ini tidak hanya melindungi brand dari peniruan, tetapi juga membuka akses ke berbagai fitur penting untuk mendukung periklanan dan interaksi dengan pelanggan.
Lencana terverifikasi dapat ditampilkan secara menonjol di tab panggilan, profil bisnis, dan kartu kontak, sehingga langsung memberi rasa aman dan kepercayaan kepada pelanggan.
Seiring pertumbuhan bisnis, manfaatkan fitur Siaran Bisnis untuk mengirim pesan ke banyak pelanggan secara bersamaan. Fitur ini membantu menjangkau kembali pelanggan secara efisien, meningkatkan tingkat respons pesan, serta memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Itu dia 10 fitur untuk pebisnis yang bisa dimaksimalkan di bulan Ramadan ini.